You are currently viewing Hari Pertama Masuk Sekolah di Jakarta Di Warnai Kemacetan

Vakansiinfo – Hari pertama masuk sekolah di Jakarta di warnai oleh kemacetan di sejumlah jalan utama, Senin (08/07/2024). Kepadatan lalu lintas ini di sebabkan oleh tingginya mobilitas masyarakat di awal pekan setelah liburan sekolah berakhir. Kondisi ini membuat perjalanan menjadi lambat dan menyebabkan banyak siswa-siswi terlambat tiba di sekolah.

Beberapa ruas jalan yang mengalami kemacetan parah antara lain; Jalan Raya Jambore, Jalan Raya Bogor hingga kawasan Cijantung, Jalan Raya Kramat Jati hingga perempatan Cililitan, Jalan Dewi Sartika menuju Cawang Kompor, Jalan Mayjen Sutoyo hingga perempatan UKI Cawang, serta Jalan Letjen M T Haryono menuju Jalan Gatot Subroto.

Kepadatan di jalan-jalan ini tidak hanya mengganggu aktivitas sehari-hari. Tetapi juga menimbulkan kekhawatiran terkait ketepatan waktu para siswa dalam memulai kegiatan belajar.

Hari Pertama Masuk Sekolah di Jakarta Di Warnai Kemacetan

Selain itu, kemacetan ini juga berdampak pada waktu tempuh yang semakin panjang bagi para orang tua yang mengantar anak-anak mereka ke sekolah. Banyak di antara mereka yang harus berangkat lebih awal untuk menghindari keterlambatan. Namun, dengan kondisi lalu lintas yang begitu padat, upaya tersebut sering kali tidak membuahkan hasil yang di harapkan.

Baca Juga  Siswa SMK Triwijaya Sabet 5 emas, 1 Perunggu pada Kejuaraan Pencak Silat Kesultanan Kacirebonan

Pihak berwenang telah berupaya mengatur lalu lintas dengan menambah petugas di beberapa titik rawan kemacetan. Meskipun demikian, volume kendaraan yang tinggi tetap sulit di atasi. Beberapa sekolah juga berinisiatif memberikan toleransi waktu masuk bagi siswa yang terlambat. Sebagai respons terhadap situasi yang tidak terduga ini.

Masyarakat berharap agar ada solusi jangka panjang yang dapat mengatasi masalah kemacetan di Jakarta, terutama di hari-hari penting seperti hari pertama masuk sekolah. Perencanaan transportasi yang lebih baik dan peningkatan infrastruktur di harapkan dapat menjadi langkah konkret untuk mengurangi kemacetan di masa mendatang.

(Eff)