Vakansiinfo – Bandeng presto adalah salah satu hidangan khas Indonesia yang terbuat dari ikan bandeng yang di masak dengan cara di presto (di masak dengan tekanan tinggi) sehingga daging ikan menjadi empuk dan mudah untuk di konsumsi. Hidangan ini memiliki cita rasa yang khas dan sangat di gemari oleh banyak orang, baik di daerah pesisir maupun di kota-kota besar.
Asal-usul Bandeng Presto
Sejarah bandeng presto berawal dari daerah pesisir utara Pulau Jawa, khususnya di kota-kota seperti Semarang dan Jepara. Ikan bandeng merupakan salah satu jenis ikan yang mudah di temukan di wilayah pesisir tersebut dan menjadi bahan makanan sehari-hari. Namun, bandeng memiliki duri yang cukup banyak dan keras, yang membuatnya tidak begitu di gemari oleh sebagian orang. Terutama bagi yang tidak terbiasa mengolah ikan dengan duri-duri kecil.
Untuk mengatasi masalah duri tersebut, para nelayan dan masyarakat pesisir mulai mengembangkan teknik memasak ikan bandeng dengan cara di presto. Proses presto menggunakan alat dengan tekanan tinggi, yang membuat daging ikan menjadi empuk, sehingga duri-duri halus yang ada pada ikan bisa hancur dan tidak terasa saat di makan. Selain itu, memasak bandeng dengan presto juga membuat ikan lebih awet, sehingga bisa di simpan lebih lama tanpa mudah rusak.
Bandeng presto pertama kali di populerkan oleh para pedagang makanan di daerah pesisir. Yang menjualnya dalam bentuk ikan bandeng yang sudah di masak dan siap makan. Hidangan ini kemudian menyebar ke berbagai daerah di Indonesia, bahkan di kenal di luar negeri sebagai salah satu kuliner Indonesia yang khas.
Berikut adalah resep bandeng presto yang bisa Anda coba di rumah:
Bahan-bahan:
- 1 ekor ikan bandeng ukuran sedang (sekitar 500 gram – 1 kg)
- 5 siung bawang putih, haluskan
- 5 butir bawang merah, haluskan
- 2 buah cabai merah (opsional), haluskan
- 1 cm jahe, haluskan
- 2 lembar daun salam
- 1 batang serai, memarkan
- 2 sendok teh air asam jawa
- 1 sendok teh gula merah serut
- Garam secukupnya
- 1 sendok teh kaldu bubuk (opsional)
- 500 ml air (untuk presto)
- Minyak untuk menggoreng (opsional)
Cara Membuat:
- Persiapkan Ikan Bandeng: Bersihkan ikan bandeng, buang jeroannya dan cuci hingga bersih. Bisa juga meminta kepada penjual untuk membersihkan ikan dari duri-duri besar jika Anda merasa kesulitan. Lumuri ikan dengan garam dan air asam jawa, diamkan selama sekitar 10-15 menit untuk mengurangi bau amis.
- Membuat Bumbu Halus: Haluskan bawang putih, bawang merah, cabai merah (jika menggunakan), dan jahe hingga benar-benar halus.
- Memasak Ikan dengan Presto: Dalam panci presto, masukkan ikan bandeng, bumbu halus, daun salam, serai, gula merah serut, dan kaldu bubuk (jika menggunakan). Tambahkan air hingga ikan terendam. Tutup panci presto dan masak dengan api sedang selama sekitar 30-45 menit. Proses presto ini akan membuat daging ikan menjadi empuk dan duri-duri kecil hancur.
- Penggorengan (Opsional): Setelah ikan bandeng dipresto, Anda bisa menggorengnya sebentar dengan minyak panas untuk memberi tekstur renyah di luar, atau bisa langsung disajikan tanpa digoreng tergantung selera.
- Penyajian: Sajikan bandeng presto yang sudah empuk dengan nasi putih hangat. Anda juga bisa menambahkan sambal atau lalapan sesuai selera.
Tips:
Untuk membuat ikan bandeng lebih tahan lama, bandeng presto bisa di bekukan setelah di masak. Cukup masukkan ikan yang sudah di presto dalam wadah kedap udara, dan simpan dalam freezer.
Jika tidak memiliki panci presto, Anda bisa menggunakan panci biasa dengan menambah waktu memasak. Namun, hasilnya tidak akan selembut ketika menggunakan panci presto.
Bandeng presto memiliki rasa yang lezat dan tekstur yang sangat empuk, sehingga cocok dinikmati oleh segala usia. Hidangan ini sering dijadikan sajian istimewa di rumah atau bahkan untuk dijadikan oleh-oleh khas daerah.
(Mur)