Jalan sunyi: pada kirana kejora Puisi Heri Cokro "Jalan sunyi: pada kirana kejora"
Jalan sunyi: pada kirana kejora

Menjadi penulis adalah menyusuri jalan sunyi

Mengungkap apa yang ditatap
Menguliti yang tak kasatmata
Menekuri hidup yang berharga
Menjaga makna dari residu tipu daya
Memperkaya bahasa jadi berjiwa
Mengikat manusia pada cinta

Dan kau melangkah
Di antara awan
Menerbangkan kata
Yang tak tahu hinggap dimana

Saat hidup semakin memiuh
Menjadi gumpalan yang dipertikaikan
Aku yakin kau tak diam
Terus berupaya di tengah kegelapan
Menuliskan suara hati yang sepi
Meski menjadi tak berarti
Tapi dia menari-nari di atas gergaji

Menjadi mataair di lautan airmata
Menjadi detak di jiwa retak
Mungkin ada masa jiwa-jiwa kembali
Menjiarahi kesunyian hati
Mendengarmu melantunkan
Kidung purba kesejatian manusia

Pasirangin, 2224

Puisi yang terinspirasi keberadaan beliau almarhumah, “jalan sunyi” mu berujung di sini. Dalam dekapan ridho illahi, selamat jalan mbak Kirana, namamu abadi di hati kami.

Turut Belasungkawa Dari Segenap Redaksi Vakansiinfo

About The Author

Baca Juga  Liburan Akhir Pekan Seru, Ini 6 Aktivitas Asik yang Bisa Kamu Coba!

Author

vakansiinfooffcial@gmail.com

Related Posts