Flea Si Mesin Energi Funk Rock dari Red Hot Chili Peppers

Flea Si Mesin Energi Funk Rock dari Red Hot Chili Peppers

VakansiInfo -Kalau Red Hot Chili Peppers adalah jantung dari funk rock modern, maka Flea adalah detak nadinya. Nama aslinya Michael Peter Balzary, tapi dunia mengenalnya sebagai Flea—bassis liar, enerjik, dan penuh jiwa yang mengubah cara orang melihat instrumen berdawai rendah ini.

Dari Jazz ke Punk ke Funk: Perjalanan Musik yang Luar Biasa

Lahir di Melbourne, Australia (1962), Flea pindah ke Los Angeles saat masih kecil. Awalnya, ia adalah anak jazz. Bahkan, ayah tirinya seorang musisi jazz yang mengenalkannya pada Miles Davis dan Dizzy Gillespie. Tapi LA memberinya sesuatu yang baru: punk, funk, dan kebebasan berekspresi.

Dari situ, lahirlah gaya khas Flea: perpaduan slap bass funk, ketukan cepat punk, dan improvisasi liar jazz. Sebuah kombinasi yang tidak hanya unik, tapi juga revolusioner.

Tidak Sekadar Gila Panggung

Di atas panggung, Flea dikenal dengan aksi akrobatik dan tampil tanpa baju. Tapi jangan salah—di balik itu, dia adalah salah satu musisi paling cerdas dan penuh perasaan di industri ini. Bass-nya bukan hanya pengisi ritme, tapi juga suara utama dalam banyak lagu RHCP.

Baca Juga  Sigit Wardana Rilis Single “Lelaki Satu Wanita”
Contoh nyatanya?
  • “Give It Away” — groove-nya hampir seluruhnya di tenun oleh permainan Flea.
  • “Around the World” — intro basnya meledak seperti bom funk.
  • “Can’t Stop” — karakter lagunya hampir 100% di bentuk oleh groove dari Flea.
Chemistry dengan Chad Smith = Duo Ritme Tersolid

Hubungan musikal antara Flea dan drummer Chad Smith adalah contoh sempurna bagaimana bass dan drum bisa menyatu. Mereka tidak hanya bermain bersama, tapi bernapas bersama. Flea sendiri sering menyebut Chad sebagai “saudaranya dalam groove.”

Flea di Dunia Film & Aktivisme

Selain jadi musisi top, Flea juga pernah tampil di film seperti:

  • Back to the Future II & III
  • The Big Lebowski
  • Baby Driver
  • Obi-Wan Kenobi (Disney+)

Dan tak cuma itu—Flea juga mendirikan sekolah musik bernama Silverlake Conservatory of Music, untuk mendukung pendidikan musik bagi anak-anak kurang mampu.

Flea Kini: Dewasa Tapi Tetap Liar

Di usia 60-an, Flea sudah jadi ayah, suami, dan pemikir. Tapi jiwa liarnya tetap menyala. Di setiap konser RHCP, kamu masih bisa melihat dia melompat, menggila, dan memancarkan cinta untuk musik.

Baca Juga  Band Metal Barat yang Menggebrak Era 2000-an
Kutipan Legendaris Flea:

“I love music more than anything, more than food, more than air. Music is the only thing that has never betrayed me.”

Flea bukan sekadar bassis. Dia adalah ikon, seniman, dan kekuatan alam dalam dunia musik. Dengan tubuh yang mungil tapi jiwa sebesar panggung stadion, Flea telah membuktikan bahwa bass bisa jadi alat utama untuk bicara, menari, dan mengguncang dunia.

Kalau kamu baru belajar main bass, satu saran: tonton Flea main live. Di jamin… semangatmu langsung “meledak.”

(Fai)

About The Author

Pilihan Redaksi

Yuk Ikutan “Gebyar KREASI” di Vasaka Hotel Jakarta! Ajang Seru Anak-anak Tunjukkan Kreativitas Lewat Warna Jangan Sampai Kamu Ketinggalan Lomba Mewarnai Gebyar KREASI! Waktunya Tinggal Sebentar Lagi! Natasya Citra Marsella Siswi SD Mangku Kusman 8 Tegal Raih Juara Pertama Baca Puisi Pada Ajang Gebyar Kreasi Jendela Puspita di Bogor

Jangan Sampai Kamu Ketinggalan Lomba Mewarnai Gebyar KREASI! Waktunya Tinggal Sebentar Lagi!

Senar PE vs Mono vs Fluorocarbon: Mana yang Paling Cocok untuk Gaya Mancingmu?

Senar PE vs Mono vs Fluorocarbon: Mana yang Paling Cocok untuk Gaya Mancingmu?