Nusantara Beat Rilis Album Perdana Bertajuk Self-Titled, Angkat Akar Musik Indonesia ke Panggung Global

VakansiInfo – Grup musik Indo-psikedelik berbasis Amsterdam, Nusantara Beat, resmi meluncurkan album penuh perdana mereka yang berjudul sama dengan nama grup tersebut. Album self-titled ini dirilis serentak di seluruh dunia dalam format digital serta piringan hitam long play. Untuk kawasan Asia Tenggara, Nusantara Beat bekerja sama dengan label rekaman independen asal Jakarta, demajors.

Peluncuran album ini menjadi tonggak penting setelah Nusantara Beat mendapat perhatian luas lewat penampilan live dan rangkaian single piringan 7 inci di bawah Bongo Joe Records. Respons positif dari publik dan kritikus memperkuat langkah mereka. menghadirkan karya yang memperluas visi musik yang telah mereka bangun sejak awal.

Berisi 11 lagu orisinal, album ini menyajikan perjalanan musikal yang menggali dalam akar budaya Indonesia. Nusantara Beat memadukan melodi folk, nuansa Indo-pop klasik, groove psikedelik, hingga sentuhan sonik kontemporer yang memberi warna segar. Nama “Nusantara” sendiri menjadi elemen penting dalam identitas musikal mereka.

Vokalis Megan De Klerk menjelaskan bahwa istilah “Nusantara” merujuk pada kepulauan Indonesia dan semangat persatuan yang menyertainya. “Nusantara berarti seluruh kepulauan Indonesia. Saat ini tetap bermakna keberagaman budaya yang bersatu dalam satu identitas. Jadi ketika kami menyebut Nusantara Beat, itu bermakna irama dari seluruh kepulauan Indonesia yang dipadukan menjadi satu suara,” ujarnya.

Baca Juga  Teman Perjalanan Terbaik: Rekomendasi Lagu Indonesia untuk Traveling

Pemain bas Michael Joshua, yang lahir di Jawa Barat sebelum pindah ke Belanda pada usia 15 tahun, menambahkan bahwa band ini memiliki ruang kreatif yang luas untuk mengeksplorasi gagasan tersebut.

Nusantara Beat terdiri dari musisi keturunan Indonesia yang besar di Belanda:

Megan De Klerk (vokal), Jordy Sanger (gitar), Rouzy Portier (gitar/kibor), Michael Joshua Yonata (bas), Sonny Groeneveld (drum), dan Gino Groeneveld (perkusi).

Menurut Gino, Nusantara Beat terbentuk melalui kecintaan mereka terhadap budaya Indonesia. “Sonny dan Jordy sudah lama membahas ide membangun band keroncong. Sementara Rouzy dan Michael juga memimpikan band bernuansa Indonesia. Pada tahun 2021, mimpi itu terealisasi,” tuturnya.

Formasi mereka semakin lengkap ketika Sonny mengajak adiknya, Gino, yang baru hengkang dari Altin Gün, untuk menambah elemen perkusi. Bergabungnya Megan sebagai vokalis—yang untuk pertama kalinya menyanyikan lagu-lagu berbahasa Indonesia—menjadi titik penyempurna dinamika musikal mereka.

Debut panggung Nusantara Beat berlangsung pada musim panas 2022 di Amsterdam. Setelah itu, mereka merilis tiga interpretasi baru dari lagu klasik Indonesia. Yaitu “Djanger” (2023), “Kota Bandung” (2023), dan “Mang Becak” (2024). Dua di antaranya menjadi penghormatan khusus terhadap Pop Sunda, genre pop Indonesia yang memadukan musik tradisional Sunda dengan warna psikedelik, surf, dan funk era 1960–1970-an.

Baca Juga  Kementerian Ekraf Dorong Transformasi Musik Nasional Lewat Kolaborasi dengan Gig Life Pro

Rouzy menjelaskan bahwa musisi Indonesia pada masa itu banyak terinspirasi pop Barat. “Mereka ingin terdengar seperti idola mereka dengan peralatan dan efek serupa. Gaya ini tetap relevan sampai hari ini,” ujarnya.

Melalui album baru ini, Nusantara Beat tidak hanya merayakan tradisi, tetapi juga memperkenalkan pendekatan modern lewat produksi bersih, penggunaan synthesizer kontemporer, dan groove yang kuat. “Untuk album ini, kami tetap memusatkan perhatian pada tradisi musik Sunda dan skala pelog gamelan,” tambah Michael.

Sebagai mitra perilisan di Asia Tenggara, demajors menilai album ini penting untuk memperkuat narasi musik Indonesia di tingkat global. “Perkembangan musik Indonesia di kancah internasional sangat menarik. Kami berharap album ini membawa Nusantara Beat menuju penerimaan yang lebih luas, baik di dunia maupun di Indonesia,” kata David Tarigan dari demajors.

(Mur)

About The Author

Author

vakansiinfooffcial@gmail.com

Related Posts