Tim Pengmas ITB Kembangkan Inovasi Air Bersih di Perbatasan Indonesia–Timor Leste

Tim Pengmas ITB Kembangkan Inovasi Air Bersih di Perbatasan Indonesia–Timor Leste

VakansiInfo – Suasana semarak Hari Kemerdekaan RI ke-80 terasa berbeda di Desa Silawan, Kecamatan Tasifeto Timur, Kabupaten Belu. Di desa yang berada tepat di garis perbatasan Indonesia–Timor Leste tersebut. Masyarakat berkumpul di Lapangan Joni untuk menyaksikan peresmian inovasi penting: SeaToWater. Sebuah bangunan sederhana berukuran 4×6 meter yang berfungsi sebagai rumah produksi garam sekaligus sistem pengolahan air laut menjadi air bersih.

SeaToWater memanfaatkan metode distilasi, yakni memanaskan air laut hingga menjadi uap dan mengembunkannya menjadi air tawar. Cara ini memungkinkan satu fasilitas memproduksi dua kebutuhan vital bagi masyarakat pesisir. Garam dan air bersih—yang selama ini sulit di akses warga Silawan karena keterbatasan sumber air dan kondisi geografis yang berada di kawasan perbatasan.

Peresmian fasilitas tersebut menjadi hasil nyata kolaborasi tiga perguruan tinggi negeri: Institut Teknologi Bandung (ITB), Universitas Indonesia (UI), dan Universitas Terbuka (UT). Melalui Program Pengabdian Masyarakat Kolaborasi Indonesia (PMKI) 2025 bertajuk ATAMBUA KITA (Kolaborasi Intensif untuk Transformasi Bersama). Program ini di rancang khusus untuk menjawab tantangan di wilayah 3T—tertinggal, terdepan, dan terluar. Dengan Desa Silawan sebagai titik strategis karena menjadi salah satu garda depan NKRI.

Baca Juga  IICCS Summer School 2025: Generasi Muda Siap Jadi Motor Transisi Energi

Selama ini, masyarakat Silawan bergantung pada sumur dangkal, air hujan, atau harus berjalan jauh saat kemarau hanya untuk mendapatkan air bersih. Melihat kondisi tersebut, PMKI 2025 hadir dengan rangkaian kegiatan lintas bidang. Selama sembilan hari, 10–18 Agustus 2025, menggunakan pendekatan partisipatif yang melibatkan masyarakat sejak tahap perencanaan.

Tim Pengmas ITB Kembangkan Inovasi Air Bersih di Perbatasan Indonesia–Timor Leste

Dalam pembagian peran, ITB berfokus pada pembangunan infrastruktur seperti SeaToWater dan Rain Harvesting. UI melaksanakan program kesehatan mulai dari edukasi stunting hingga pemeriksaan medis. Sementara UT memperkuat kapasitas pendidikan melalui pelatihan guru dan metode belajar kreatif.

SeaToWater menjadi inovasi paling menonjol. Menggunakan panas matahari, rak susun, plat besi, dan geomembran. Alat ini mampu menghasilkan air tawar dalam jumlah stabil sekaligus membuka peluang ekonomi baru dari produksi garam. “Dengan SeaToWater, kami tidak hanya membantu memenuhi kebutuhan air bersih, tetapi juga menghadirkan potensi ekonomi bagi warga,” ujar Dr. Susanna Nurdjaman, perwakilan ITB dalam keterangan tertulisnya yang di terima vakansiinfo.com Minggu (16/11).

Manfaatnya langsung dirasakan warga. “Dulu kami sering kesulitan air bersih. Sekarang dengan alat ini kami bisa dapat air sekaligus garam untuk dijual. Sangat membantu,” kata Yohanes Tahu, salah satu warga Silawan.

Baca Juga  ReSalt House: Inovasi ITB Ubah Sampah Plastik Jadi Rumah Garam di Pesisir Cirebon

Selain SeaToWater, tim ITB juga meresmikan sistem Rain Harvesting di rumah warga pada 13 Agustus 2025. Instalasi ini menyalurkan air hujan ke tangki penampungan melalui filtrasi sederhana, memberikan cadangan air yang aman terutama di musim kemarau. “Airnya bisa kami gunakan lebih lama dan lebih bersih,” ujar Bapak Stefanus Liku.

Peresmian dua fasilitas air bersih ini menegaskan bahwa proyek tersebut bukan sekadar simbol perayaan kemerdekaan, tetapi bukti nyata kolaborasi kampus dan masyarakat dalam mendukung pembangunan wilayah perbatasan. “Program ini adalah kontribusi kecil namun bermakna bagi pencapaian SDGs dan visi Indonesia Emas 2045,” ungkap Dr. Susanna.

Dengan hadirnya SeaToWater dan Rain Harvesting, masyarakat Silawan kini memiliki akses lebih layak terhadap air bersih, peluang pendapatan baru dari garam, serta peningkatan layanan kesehatan dan pendidikan—sebuah capaian yang menjadi gambaran harapan bagi kawasan perbatasan Indonesia lainnya.

(Mur/red)

About The Author

Pilihan Redaksi

Kado Hijau Milad Muhammadiyah ke-113, MLH Resmi Luncurkan Program “Green Mining Watch”

Kado Hijau Milad Muhammadiyah ke-113, MLH Resmi Luncurkan Program “Green Mining Watch”

Tengku Carren Bangkit: Perjalanan Pemulihan dan Karier Internasional Menyambut Ramadan

Tengku Carren Bangkit: Perjalanan Pemulihan dan Karier Internasional Menyambut Ramadan