VakansiInfo – Kalau kamu punya hobi aquascape atau baru banget tertarik sama ikan hias, ternak ikan guppy adalah salah satu pilihan paling mudah buat dicoba. Selain warnanya cantik, perawatannya santai banget dan hasilnya bisa cepat. Bayangin aja, kalau dilakukan dengan benar, akuariummu bisa penuh dengan guppy warna-warni dalam waktu singkat. Yuk, kita bahas cara ternaknya dari awal sampai panen!
1. Persiapan Awal: Wadah & Air yang Tepat
Sebelum mulai menjodohkan guppy, hal paling penting adalah menyiapkan “rumah” dan “lingkungan” yang nyaman.
• Pilihan wadah
Mau pakai akuarium fullset, bak plastik, ember, bahkan toples? Semuanya bisa! Yang penting wadahnya bersih dan bukan bekas bahan kimia. Isi air jangan terlalu dangkal—minimal 30 cm supaya guppy bisa berenang bebas dan ekornya tidak mudah rusak.
• Siapkan air matang (wajib!)
Jangan pernah pakai air keran langsung ya. Klorin di air bisa bikin guppy stres dan mati. Diamkan air minimal 1–2 hari sebelum dipakai. Air bersih adalah kunci keberhasilan ternak guppy.
• Perlengkapan dasar
Cukup sediakan spons filter dengan aerasi lembut. Guppy nggak butuh arus deras. Tambahkan juga tanaman air seperti hydrilla atau moss sebagai tempat berlindung, terutama untuk betina dan nanti anakannya.
2. Pilih Indukan yang Bagus
Kesuksesan ternak guppy sangat ditentukan oleh kualitas indukan.
• Betina siap kawin
Cari betina yang perutnya buncit dan ada bintik gelap di bagian dekat anus. Itu tanda telur sudah matang.
• Jantan berkualitas
Pilih jantan dengan ekor yang mekar, warna cerah, dan aktif mengejar betina.
• Rasio pemijahan
Idealnya 1 jantan : 2 atau 3 betina. Ini supaya betina tidak stres karena terus dikejar.
• Pakan sebelum dikawinkan
Kasih makanan tinggi protein seperti cacing sutra atau artemia beberapa hari sebelum dipasangkan. Ini membantu mematangkan telur dan meningkatkan kualitas sperma.
3. Proses Kawin & Kehamilan
• Satukan indukan
Masukkan indukan ke wadah pemijahan dan biarkan mereka “proses” sendiri.
• Masa kehamilan
Betina guppy hamil sekitar 21–30 hari. Catat tanggalnya, supaya bisa memprediksi hari lahir.
• Tanda mau melahirkan
Perut betina tampak kotak dan ia sering bersembunyi di tanaman air.
4. Proses Kelahiran & Penyelamatan Burayak
• Segera pisahkan induk
Begitu muncul anakan, langsung pisahkan induk betina supaya tidak memakan burayaknya.
• Sediakan shelter
Di wadah burayak, beri tanaman padat/moss sebagai tempat sembunyi dan sumber mikroorganisme alami.
5. Perawatan Burayak Biar Cepat Besar
• Pakan awal (0–7 hari)
Gunakan pakan mikro seperti infusoria atau micro worms. Mulut burayak masih kecil banget.
• Pakan lanjutan
Setelah 7 hari, bisa di beri artemia atau daphnia agar cepat besar dan warna lebih cepat muncul.
• Ganti air rutin
Kunci utama: air bersih! Ganti 20% air tiap hari atau dua hari sekali.
6. Panen & Penjualan
• Waktu panen
Guppy siap jual biasanya di usia 1–2 bulan, saat warna dan bentuk sirip sudah terlihat jelas.
• Cara pemasaran
Jual lewat media sosial, marketplace, toko ikan hias, atau live streaming untuk memperlihatkan kualitasnya.
• Pilih indukan baru
Setelah panen, pilih beberapa anakan terbaik untuk dijadikan indukan generasi berikutnya. Ini penting supaya kualitas tetap stabil.
Ternak guppy itu ternyata mudah banget. Yang kamu butuhkan cuma wadah sederhana, air bersih, indukan bagus, dan perawatan rutin. Hasilnya? Ikan cantik berwarna-warni yang cepat berkembang biak dan bisa jadi peluang cuan kalau di pasarkan dengan baik.
Siap mulai ternak guppy di rumah?
(Fai)



