Sebulan Jelang Mudik Lebaran, Teknologi Hybrid SHS Dinilai Jadi Opsi Paling Fleksibel Hadapi Macet dan Perjalanan Jauh

Sebulan Jelang Mudik Lebaran, Teknologi Hybrid SHS Dinilai Jadi Opsi Paling Fleksibel Hadapi Macet dan Perjalanan Jauh

VakansiInfo, Jakarta – Menjelang periode mudik Lebaran, perhatian masyarakat mulai tertuju pada kesiapan kendaraan untuk perjalanan lintas provinsi dengan durasi panjang dan kondisi lalu lintas yang sulit diprediksi. Kebutuhan akan kendaraan yang hemat bahan bakar, fleksibel tanpa harus antre di SPKLU, serta tetap nyaman saat menghadapi kemacetan membuat teknologi hybrid generasi terbaru semakin relevan.

Pendekatan Super Hybrid System (SHS) pada lini SUV elektrifikasi JAECOO diposisikan sebagai solusi praktis agar perjalanan mudik tetap tenang tanpa dihantui rasa khawatir kehabisan daya atau range anxiety.

Karakter mudik di Indonesia identik dengan kombinasi jalur Tol Trans Jawa maupun Sumatera, kemacetan panjang di jalan arteri, hingga medan menanjak dengan ritme berkendara yang berubah-ubah.

Head of Product JAECOO Indonesia, Ryan Ferdiean Tirto, menjelaskan bahwa sistem SHS dirancang untuk mengatur penggunaan mesin bensin dan motor listrik secara otomatis sesuai kondisi jalan.

“Pola kerja adaptif ini membantu kendaraan tetap responsif saat menyalip, namun tetap irit saat merayap di tengah kemacetan. Ini sangat pas untuk karakter mudik kita yang jaraknya bisa ratusan kilometer,” jelasnya.

Tiga Tips Memilih Kendaraan Hybrid untuk Mudik

Ryan membagikan tiga hal penting yang bisa menjadi acuan masyarakat saat memilih kendaraan hybrid untuk perjalanan Lebaran.

1. Pilih Sistem Hybrid yang Adaptif

Mudik berarti siap menghadapi segala medan — dari jalan tol lancar hingga macet total berjam-jam. Sistem SHS secara otomatis mengatur perpaduan mesin dan motor listrik agar tetap efisien tanpa perlu pengaturan manual dari pengemudi.

Baca Juga  JAECOO Perkenalkan Program Co-Creation J5 EV di IIMS 2026, Konsumen Diajak Tentukan Desain dan Fitur Mobil Impian

Pendekatan ini tertanam pada JAECOO J7 SHS-P dan JAECOO J8 SHS-P ARDIS yang difokuskan untuk ketangguhan penggunaan harian maupun perjalanan luar kota.

2. Pastikan Jarak Tempuh Panjang dan Fleksibel

Kekhawatiran utama pemudik yang beralih ke elektrifikasi adalah antrean di stasiun pengisian daya. Dengan sistem SHS, kendaraan mengandalkan mesin dan baterai sekaligus, sehingga perjalanan bisa terus berlanjut tanpa bergantung sepenuhnya pada charging station.

Pendekatan ini membuat perencanaan rute lebih sederhana dan waktu tempuh lebih efisien.

3. Manfaatkan Fitur Elektrifikasi yang Fungsional

Salah satu fitur yang relevan dengan kebiasaan pemudik Indonesia adalah Vehicle to Load (V2L). Fitur ini memungkinkan mobil menjadi “powerbank raksasa” berjalan.

Daya listrik kendaraan dapat dimanfaatkan untuk menyeduh kopi, menghangatkan makanan sahur atau berbuka, hingga mengisi daya gadget seluruh anggota keluarga saat beristirahat di rest area.

Fitur Keselamatan dan Kenyamanan Jadi Nilai Tambah

Selain efisiensi mesin, faktor keselamatan juga menjadi perhatian utama saat perjalanan jauh.

JAECOO J7 SHS-P dan JAECOO J8 SHS-P ARDIS dilengkapi hingga 19 fitur ADAS, termasuk Adaptive Cruise Control dan Traffic Jam Assist, yang membantu mengurangi kelelahan pengemudi saat menghadapi kemacetan panjang.

Untuk kenyamanan keluarga, J8 SHS-P ARDIS menghadirkan fitur kursi pijat di penumpang depan serta sistem audio premium.

Sementara itu, unit EV perdana JAECOO, JAECOO J5 EV, menawarkan hiburan karaoke serta kapasitas bagasi luas untuk menampung koper dan oleh-oleh khas mudik.

Baca Juga  PT Jasa Marga (Persero) Tbk Perkenalkan Fitur Baru Travoy di Indonesia International Motor Show, Jadi ‘Asisten Pribadi’ Pemudik

Dealer Siaga dan Layanan Darurat 24 Jam

Untuk memastikan perjalanan konsumen tetap aman, JAECOO mengimbau pemilik kendaraan melakukan pengecekan di dealer resmi melalui pemindaian sistem elektronik dan mekanikal secara menyeluruh.

Tersedia pula program free atau diskon 50% wheel alignment (S&K berlaku).

Selama periode Lebaran, JAECOO menyiagakan 14 Dealer Siaga di rute utama mudik, didukung layanan bantuan darurat 24 jam yang mencakup towing, bantuan bahan bakar, hingga layanan home service.

Catatan Positif di Awal 2026

Performa JAECOO di Indonesia menunjukkan tren positif. Berdasarkan data wholesales Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (GAIKINDO) Januari 2026, JAECOO J5 EV mencatat distribusi 1.942 unit dan menjadi SUV listrik terlaris, sekaligus membawa JAECOO menembus peringkat 9 besar merek mobil nasional.

Saat ini, jaringan dealer JAECOO telah beroperasi di 25 titik mulai dari Medan, kota-kota besar di Pulau Jawa, hingga Makassar. Jumlah tersebut ditargetkan berkembang menjadi 80 dealer pada akhir 2026 guna menjamin ketersediaan suku cadang dan layanan purnajual bagi seluruh konsumen.

Dengan kombinasi efisiensi, fleksibilitas, serta dukungan layanan purnajual yang luas, teknologi Super Hybrid System dinilai menjadi salah satu opsi paling realistis bagi masyarakat yang ingin mudik lebih tenang, hemat, dan nyaman di tengah dinamika perjalanan Lebaran Indonesia. (Mur)

About The Author

Pilihan Redaksi

Rebranding Laluasa Coffee & Eatery di Babelan, Hadirkan Kopi Bakar Manggar dan Sop Buntut Bintang Lima Harga Kaki Lima

Rebranding Laluasa Coffee & Eatery di Babelan, Hadirkan Kopi Bakar Manggar dan Sop Buntut Bintang Lima Harga Kaki Lima

PT Jasa Marga (Persero) Tbk Perkenalkan Fitur Baru Travoy di Indonesia International Motor Show, Jadi ‘Asisten Pribadi’ Pemudik

PT Jasa Marga (Persero) Tbk Perkenalkan Fitur Baru Travoy di Indonesia International Motor Show, Jadi ‘Asisten Pribadi’ Pemudik