VakansiInfo, Jakarta – Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno, melaksanakan Safari Ramadan di Musala Al Mabrur, Minggu (22/2). Dalam suasana penuh kehangatan, ia sekaligus merefleksikan satu tahun kepemimpinannya bersama Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung.
Menurut Rano, Safari Ramadan bukan sekadar agenda seremonial, tetapi momentum mempererat silaturahmi antara pemerintah dan masyarakat.
“Alhamdulillah, 20 Februari kemarin genap satu tahun kami menjalankan amanah memimpin Jakarta. Dari 40 program quick win yang kami canangkan, 97 persen sudah berhasil kami selesaikan,” ungkapnya.
Capaian tersebut, kata Rano, menjadi pijakan untuk memperkuat implementasi program pada tahun anggaran berjalan. Ia menyebut 2026 sebagai tahun penguatan kebijakan agar manfaatnya benar-benar dirasakan warga.
“Tahun ini adalah tahun penguatan program. Kami ingin memastikan setiap kebijakan berdampak langsung bagi masyarakat,” ujarnya.
Fokus Tangani Banjir, Macet, dan Kemiskinan Kota
Rano menegaskan, masih ada tiga persoalan besar yang menjadi tantangan Jakarta, yakni banjir, kemacetan, dan kemiskinan kota. Seluruh strategi pembangunan akan diarahkan untuk menjawab tiga isu tersebut secara bertahap dan berkelanjutan.
Untuk penanganan banjir, Pemprov DKI Jakarta akan melanjutkan normalisasi Sungai Ciliwung serta penataan bantaran sungai. Proses pembebasan lahan dan relokasi warga, katanya, dilakukan sesuai aturan dengan solusi hunian yang lebih layak.
Di sektor transportasi, pemerintah terus memperluas konektivitas angkutan umum melalui pengembangan Transjabodetabek. Langkah ini dinilai lebih efektif dibanding terus menambah jalan baru di tengah keterbatasan lahan.
“Kami tidak bisa terus menambah jalan. Penguatan transportasi publik adalah strategi utama untuk mengurai kemacetan,” jelasnya.
Selain itu, Pemprov DKI juga melanjutkan subsidi transportasi bagi 15 golongan masyarakat sebagai bentuk keberpihakan kepada kelompok rentan.
Ramadan Perkuat Kebersamaan
Di akhir sambutannya, Rano mengajak seluruh warga menjaga kebersamaan dan semangat gotong royong dalam membangun Jakarta.
“Jakarta ini milik kita bersama. Yang bisa menjaga dan membangunnya adalah kita semua. Semoga Ramadan ini membawa keberkahan dan mempererat persatuan,” tutupnya.
Kegiatan Safari Ramadan tersebut turut dihadiri jajaran pemerintah kota, tokoh masyarakat, dan warga sekitar, serta ditutup dengan doa bersama untuk keselamatan dan kemajuan Jakarta. (Mur)
