Hanung Bramantyo Garap Adaptasi Children of Heaven, Angkat Perspektif Lokal Indonesia

VakansiInfo, Jakarta – Proyek adaptasi film internasional kembali digarap sineas nasional. Kali ini, Hanung Bramantyo dipercaya memimpin versi Indonesia dari Children of Heaven, film asal Iran yang dikenal luas di panggung festival dunia.

Film tersebut pertama kali dirilis pada 1997 dan disutradarai oleh Majid Majidi. Versi aslinya bahkan meraih nominasi Academy Awards untuk kategori Film Berbahasa Asing Terbaik. Reputasi inilah yang membuat proses adaptasi Indonesia dipandang sebagai langkah strategis sekaligus penuh tantangan.

Alih-alih menyalin adegan atau membangun ulang visual yang sama, Hanung memilih menyesuaikan konteks cerita agar relevan dengan realitas sosial Indonesia. Menurutnya, kisah kakak-beradik dari keluarga sederhana tersebut memiliki nilai universal tentang tanggung jawab, keluarga, dan perjuangan hidup anak-anak—nilai yang bisa diterjemahkan dalam latar budaya berbeda.

“Cerita ini kuat karena sederhana. Tugas kami memastikan kesederhanaan itu tetap terasa, tetapi dekat dengan realitas anak-anak di Indonesia,” ujarnya.

Film ini diproduksi oleh MD Pictures dengan pendekatan ramah anak, baik dalam cerita maupun sistem produksinya. Hanung menekankan pentingnya pengaturan jadwal syuting yang menyesuaikan ritme kerja anak. Ia menilai konsistensi performa pemeran anak tidak bisa dipaksakan dalam jam kerja panjang seperti aktor dewasa.

Baca Juga  Keluarga di “Air Mata di Ujung Sajadah 2”: Kehangatan di Tengah Duka

Selain aspek teknis, ekspektasi publik terhadap film asli juga menjadi tantangan tersendiri. Namun Hanung menegaskan nominasi Oscar versi Iran bukanlah beban kreatif. Fokusnya adalah membangun film yang berdiri sendiri dalam konteks Indonesia.

Dalam pengembangan naskah, tim kreatif melakukan penyesuaian latar sosial, lokasi, dan dinamika keluarga. Unsur kompetisi lari yang menjadi bagian penting dalam film asli tetap dipertimbangkan, meski dengan kemungkinan adaptasi naratif.

Melalui proyek ini, Hanung melihat peluang memperluas ragam film keluarga nasional. Adaptasi ini diharapkan menjadi contoh bagaimana cerita lintas budaya dapat hadir dengan identitas lokal yang kuat sekaligus standar produksi yang lebih sensitif terhadap kebutuhan pemeran anak. (Fai)

About The Author

Author

vakansiinfooffcial@gmail.com

Related Posts