Tren Baru Paw-rents Meledak! Dog Yoga Jadi Gaya Hidup Baru Pemilik Anjing di Jakarta
1 min read

Tren Baru Paw-rents Meledak! Dog Yoga Jadi Gaya Hidup Baru Pemilik Anjing di Jakarta

👁️ 4 views

VakansiInfo, Jakarta – Gaya hidup pecinta hewan di Indonesia berubah drastis. Kalau dulu pelihara anjing cuma soal makan dan grooming, sekarang semuanya naik level—lebih personal, lebih emosional, bahkan jadi bagian dari identitas hidup.

Fenomena ini terlihat jelas dalam rangkaian menuju Jakarta International Pet Show 2026, di mana konsep unik seperti Dog Yoga mulai mencuri perhatian para paw-rents di Jakarta.

Digelar oleh PT Mavic Dyandra Internasional bersama Fenice dan Anver’s, aktivitas ini bukan sekadar tren—tapi jadi simbol kedekatan baru antara manusia dan hewan peliharaannya.

Bayangkan, kamu yoga bareng anjing kesayangan, dalam suasana santai, penuh energi positif, sambil membangun bonding yang lebih dalam. Inilah yang disebut banyak orang sebagai “pet humanization”—ketika hewan bukan lagi sekadar peliharaan, tapi bagian dari keluarga.

Konsep “You Play, We Groom” juga bikin pengalaman makin menarik. Saat pemilik aktif berolahraga, hewan peliharaan tetap mendapatkan perawatan profesional. Semua serba praktis, tapi tetap premium.

Keseruan acara makin terasa dengan puluhan komunitas pecinta anjing yang hadir. Tawa, interaksi, hingga momen menggemaskan jadi satu dalam pengalaman yang sulit dilupakan.

Baca Juga  Deretan Brand dan Aftermarket Luncurkan Produk Baru di IIMS 2026, dari Logo HSR hingga Mobil Hybrid dan Sportainment

Salah satu peserta bahkan mengaku terkejut dengan konsep ini. Bukan cuma seru, tapi juga membuka cara baru berinteraksi dengan hewan kesayangan.

Dan ini baru permulaan.

Puncaknya akan hadir di NICE PIK 2 pada 3–5 Juli 2026, saat Jakarta International Pet Show digelar dengan konsep yang lebih besar, lebih interaktif, dan lebih “relatable” dengan gaya hidup modern.

Dari pameran, kompetisi, hingga aktivitas seru lainnya, semua dirancang untuk satu tujuan: membuat hubungan manusia dan hewan peliharaan jadi lebih bermakna.

Satu pertanyaan tersisa—apakah ini akan jadi gaya hidup baru semua pecinta hewan di Indonesia? (Sam)

About The Author