
Rela Berdesakan dan Kepanasan, Warga Bogor Antusias Sambut Kirab Mahkota Binokasih
VakansiInfo, Bogor – Kawasan Batutulis, Kota Bogor dipadati ratusan hingga ribuan warga yang antusias menyaksikan Kirab Mahkota Binokasih Sanghyang Paké pada Jumat (8/5/2026) malam. Kehadiran Dedi Mulyadi menjadi salah satu magnet utama dalam prosesi budaya besar tersebut.
Sejak sore hari, masyarakat sudah memadati trotoar di depan Museum Pajajaran Batutulis demi melihat langsung iring-iringan budaya yang sarat nilai sejarah dan tradisi Sunda.
Pantauan di lokasi menunjukkan suasana sangat ramai. Warga tampak berdesakan di sepanjang jalur kirab yang dihiasi karpet merah, dekorasi janur kuning, payung megah, hingga kereta kencana dan pasukan berkuda yang menambah kemeriahan acara.
Riuh suara warga pecah saat menanti kedatangan Dedi Mulyadi di area museum.
“Bapak aing! Hidup bapak aing!” teriak warga kompak sambil melambaikan tangan.
Salah seorang warga asal Pabuaran, Yulia, mengaku rela datang sejak pukul 17.00 WIB demi menyaksikan langsung kirab budaya yang baru pertama kali digelar meriah di Kota Bogor tersebut.
“Gerah banget, panas sampai harus kipas-kipas terus. Tapi tetap semangat karena pengen ikut arak-arakan dan melihat langsung suasananya,” ujar Yulia.
Antusiasme serupa juga disampaikan Ati, warga Lawang Gintung, yang sengaja datang setelah melihat informasi acara di media sosial sehari sebelumnya.
“Dari kemarin sudah ramai di TikTok, jadi penasaran dan langsung datang. Pengen lihat langsung Kang Dedi dan suasana kirab budaya ini,” kata Ati.
Ia bahkan mengaku siap mengikuti rangkaian kirab berjalan kaki hingga finis di kawasan Lawang Suryakancana.
“Enggak takut capek, malah senang bisa ikut sampai selesai,” tambahnya.
Kirab Mahkota Binokasih sendiri mulai bergerak sekitar pukul 20.00 WIB dari kawasan Batutulis menuju Lawang Suryakancana. Prosesi budaya ini melibatkan penampilan seni dari 27 kabupaten dan kota di Jawa Barat, dikawal pasukan berkuda serta dimeriahkan sekitar 885 penari.
Acara tersebut menjadi salah satu agenda budaya terbesar di Kota Bogor tahun ini dan mendapat sambutan luar biasa dari masyarakat yang ingin merasakan langsung kemegahan budaya Sunda di Tanah Pakuan. (Mur)



