IKA ITS Soroti Keselamatan Kereta Api, Usulkan Sistem Deteksi Bahaya Real Time
2 mins read

IKA ITS Soroti Keselamatan Kereta Api, Usulkan Sistem Deteksi Bahaya Real Time

👁️ 0 views

VakansiInfo, Jakarta – Keselamatan perjalanan kereta api kembali menjadi perhatian serius. Pengurus Pusat Ikatan Alumni Institut Teknologi Sepuluh Nopember (PP IKA ITS) mengusulkan penerapan sistem peringatan dini terintegrasi atau Integrated Early Warning System untuk meningkatkan keamanan operasional kereta api di Indonesia.

Usulan tersebut disampaikan langsung kepada Kementerian Perhubungan dan PT Kereta Api Indonesia (Persero) sebagai langkah preventif guna meminimalkan potensi kecelakaan di jalur perkeretaapian.

Wakil Ketua Umum PP IKA ITS, Heru Hermawan N, menjelaskan bahwa sistem ini mengadopsi filosofi Andon berbasis telemetri atau radio yang memungkinkan sinyal bahaya dikirim langsung ke kabin masinis saat kereta mendekati area berisiko.

“Peringatan dini yang terintegrasi langsung ke kabin masinis akan memberikan tambahan waktu reaksi dalam kondisi darurat, sehingga potensi kecelakaan dapat ditekan,” ujar Heru Hermawan.

Menurutnya, sistem tersebut dirancang untuk membantu masinis mengambil keputusan lebih cepat ketika menghadapi situasi darurat di lintasan kereta.

IKA ITS menilai masih terdapat sejumlah titik rawan yang berpotensi memicu kecelakaan, mulai dari gangguan di emplasemen stasiun, kereta berhenti mendadak di petak jalan, hingga kendaraan mogok di perlintasan sebidang.

Baca Juga  Menikmati Panorama Alam dari Jendela Perjalanan, Ini Jalur Kereta Api Terindah di Indonesia

Sekretaris Jenderal PP IKA ITS, Herman Prasetyo, mengatakan sistem ini nantinya juga akan terhubung dengan Pengatur Perjalanan Kereta Api (PPKA) di stasiun terdekat agar proses mitigasi risiko bisa berjalan lebih cepat dan efektif.

“Integrasi dengan PPKA dan sistem deteksi rintangan di perlintasan sebidang diharapkan memperkuat mitigasi risiko secara menyeluruh,” jelas Herman.

Selain memberikan peringatan langsung kepada masinis, sistem ini juga diharapkan mampu melengkapi teknologi persinyalan yang telah digunakan saat ini dengan fitur komunikasi darurat yang lebih responsif.

IKA ITS berharap penerapan sistem tersebut dapat mendukung target zero accident di sektor transportasi kereta api nasional.

Tak hanya itu, PP IKA ITS juga mengusulkan keterlibatan PT INKA (Persero) dan PT LEN Industri (Persero) dalam pengembangan purwarupa teknologi tersebut agar sesuai standar keselamatan persinyalan modern.

Ke depan, fitur keselamatan berbasis peringatan dini ini diharapkan dapat menjadi bagian penting dalam pengadaan sarana baru maupun program modernisasi kereta api yang telah beroperasi.

Dengan meningkatnya mobilitas masyarakat yang mengandalkan transportasi kereta api, sistem keselamatan yang adaptif dan responsif dinilai menjadi kebutuhan penting demi menciptakan perjalanan yang lebih aman dan nyaman bagi seluruh penumpang. (Eff)

About The Author