
Pancasila Kita: Ketika Nilai Bangsa Diuji oleh Realitas Zaman
Pancasila kita
Oleh cokro
Entah kita mengingatnya untuk apa
Dan terasakah jejaknya
Satu Juni sekedar angka
Tapi sejarah mengubahnya
Soekarno,
Dengan api di mulutnya
Dia bakar ruang sidang
Di bawah senapan kolonial
Jiwa itu telah digali
Dari sanubari kearifan anak negeri
Pancasila, katanya
Dan kita pun percaya
Lima kata yang begitu saja
Menjadi jiwa bangsa
Menjadi dasar negara
Ketuhanan !
Kemanusiaan !
Persatuan !
Kerakyatan !
Keadilan !
Lima titik api
Yang selama ini
Masih terasa mati
Di bawah duli oligarki
Dalam kibar panji tirani
Atas nama
merah putih
Garuda
Atau bhineka tunggal ika
Ada satu yang tak mati
Ketunggalan opini
Saudara,
Pancasila tak pernah bernyawa
Selama kita memujanya
Tapi menikamnya di bawah meja
Sedang rakyat tak pernah khianat
Hanya di hatinya
Pancasila hidup dan terjaga
Pasirangin, 1/6/26
VakansiInfo – Cokro adalah pekerja seni dan pendidik yang aktif berkarya di bidang teater, seni rupa, dan sastra. Ia dikenal konsisten membina generasi muda melalui berbagai kegiatan seni dan pendidikan. Karyanya memadukan nilai budaya, edukasi, dan spiritualitas dalam setiap ekspresi kreatifnya. Melalui seni, ia berupaya menghadirkan makna, kesadaran, dan inspirasi bagi masyarakat luas. (Red)



