Jelang Galaxy Unpacked, CEO Samsung Tegaskan AI Harus Memahami Pengguna, Bukan Sekadar Lebih Cerdas
2 mins read

Jelang Galaxy Unpacked, CEO Samsung Tegaskan AI Harus Memahami Pengguna, Bukan Sekadar Lebih Cerdas

VakansiInfo, Jakarta – Menjelang ajang Galaxy Unpacked 2026, TM Roh menegaskan bahwa masa depan kecerdasan buatan (AI) tidak ditentukan oleh seberapa pintar teknologi tersebut, melainkan oleh kemampuannya memahami kebutuhan setiap pengguna secara personal.

Dalam opininya, TM Roh menjelaskan bahwa berbagai inovasi besar sepanjang sejarah selalu menjadi revolusi ketika berhasil hadir dalam kehidupan sehari-hari. Hal yang sama diyakininya akan terjadi pada AI.

“AI tidak akan berbeda. AI berkembang semakin cerdas dengan sangat cepat, tetapi untuk benar-benar mengubah cara hidup manusia, AI harus memahami siapa penggunanya, bagaimana mereka hidup, dan bagaimana teknologi dapat membantu mereka,” tulisnya.

Menurut TM Roh, AI kini telah memasuki era agentic AI, yakni teknologi yang tidak hanya mampu memberikan jawaban, tetapi juga dapat mengambil tindakan atas nama pengguna, dengan keputusan akhir tetap berada di tangan manusia.

Ekosistem Galaxy Jadi Fondasi AI Personal

Samsung meyakini pengalaman AI terbaik akan hadir melalui perangkat yang paling memahami penggunanya. Karena itu, perusahaan membangun ekosistem yang menghubungkan smartphone, tablet, smartwatch, televisi, perangkat rumah pintar, hingga perangkat foldable dan wearable.

Baca Juga  Samsung Tingkatkan Kompetensi Guru Dan Dosen Melalui Samsung Innovation Campus

Melalui ekosistem tersebut, AI mampu memahami berbagai aktivitas pengguna, mulai dari pola tidur yang dipantau Galaxy Watch, aktivitas di rumah melalui perangkat SmartThings, hingga produktivitas sehari-hari melalui smartphone dan tablet Galaxy.

Data dari berbagai perangkat tersebut kemudian dipadukan untuk menghadirkan bantuan yang lebih relevan sesuai kebutuhan pengguna tanpa harus mengganggu aktivitas mereka.

Keamanan Tetap Menjadi Prioritas

TM Roh menegaskan bahwa semakin personal AI bekerja, semakin penting pula aspek keamanan dan privasi.

Untuk itu, Samsung mengandalkan Samsung Knox sebagai fondasi keamanan yang melindungi perangkat Galaxy sekaligus koneksi antarperangkat.

Menurutnya, data pribadi pengguna tetap diproses secara aman sehingga pengguna mengetahui bagaimana AI bekerja dan tetap memiliki kendali penuh terhadap informasi mereka.

AI Akan Mendorong Inovasi Perangkat

Samsung juga melihat perkembangan AI akan memengaruhi desain perangkat masa depan. Salah satunya melalui inovasi perangkat Galaxy Foldable yang menawarkan layar lebih luas namun tetap ringkas saat dilipat.

Selain produktivitas, AI juga akan berperan besar dalam mendukung kesehatan melalui perangkat wearable yang mampu memantau pola tidur, pemulihan tubuh, hingga berbagai indikator kesehatan lainnya.

Baca Juga  Samsung QLED 4K Kini Tersedia dengan Ukuran Layar 98 Inci, Early Order Sekarang!

Galaxy Unpacked Digelar 22 Juli di London

Samsung memastikan akan memperkenalkan berbagai inovasi terbaru pada ajang Galaxy Unpacked yang akan berlangsung 22 Juli 2026 di London, Inggris.

Dalam acara tersebut, Samsung akan menampilkan pengalaman AI yang lebih personal, alami, serta didukung ekosistem terbuka yang memungkinkan lebih banyak mitra menghadirkan inovasi baru.

Acara Galaxy Unpacked akan disiarkan secara langsung mulai pukul 20.00 WIB melalui Samsung.com, Samsung Newsroom, dan kanal YouTube Samsung. (Eff)

About The Author