Kuliner Semarang yang Wajib Dicoba, Ada Lumpia, Tahu Gimbal hingga Es Puter
5 mins read

Kuliner Semarang yang Wajib Dicoba, Ada Lumpia, Tahu Gimbal hingga Es Puter

VakansiInfoSemarang tidak hanya menawarkan kawasan Kota Lama, bangunan bersejarah, dan berbagai destinasi wisata menarik. Kota di Jawa Tengah ini juga memiliki kekayaan kuliner yang bisa menjadi bagian seru dari perjalanan.

Ada banyak pilihan kuliner Semarang yang cocok dimasukkan ke dalam agenda wisata seharian. Mulai dari lumpia, tahu gimbal, soto, nasi ayam, jajanan tradisional, hingga oleh-oleh, semuanya menawarkan karakter rasa yang berbeda.

Bagi Anda yang datang bersama keluarga, teman, maupun rombongan kecil, wisata kuliner bisa menjadi pilihan itinerary yang santai. Tidak perlu menyusun perjalanan terlalu rumit, cukup menentukan beberapa tempat makan yang searah atau mudah dijangkau.

Berikut tujuh kuliner legendaris Semarang yang bisa Anda masukkan ke dalam agenda makan dari pagi hingga malam.

1. Lumpia Gang Lombok

Lumpia Gang Lombok menjadi salah satu nama yang tidak bisa dilepaskan dari cerita kuliner Semarang. Lumpia sendiri telah menjadi salah satu makanan yang identik dengan kota ini dan kerap diburu wisatawan sebagai menu makan maupun oleh-oleh.

Lumpia memiliki cita rasa gurih dengan isian rebung serta saus khas yang membuatnya berbeda dari camilan pada umumnya. Menu ini cocok menjadi pembuka perjalanan kuliner sebelum Anda melanjutkan eksplorasi ke tempat berikutnya.

Jika datang bersama rombongan, sebaiknya tentukan sejak awal jumlah lumpia yang ingin disantap di tempat dan yang akan dibawa pulang. Datang lebih awal juga bisa menjadi pilihan untuk menghindari antrean panjang.

2. Tahu Gimbal Pak Edy

Setelah menikmati lumpia, perjalanan kuliner bisa dilanjutkan dengan tahu gimbal Pak Edy. Menu ini cocok bagi Anda yang ingin mencoba makanan khas Semarang dengan porsi yang lebih mengenyangkan.

Tahu gimbal terdiri dari tahu goreng, lontong, kol, telur, udang goreng, serta saus kacang yang memberikan cita rasa gurih dan khas.

Perpaduan berbagai bahan membuat satu porsi tahu gimbal terasa cukup lengkap. Kuliner ini juga bisa menjadi pilihan bagi wisatawan yang ingin mengenal makanan khas Semarang selain lumpia.

Baca Juga  Tempat Wisata Unik dan Instagramable di Semarang yang Wajib Dikunjungi

Saat jam makan siang, sebaiknya siapkan waktu lebih agar agenda kuliner tidak terasa terburu-buru.

3. Soto Bangkong

Untuk agenda makan pagi atau siang, Soto Bangkong bisa menjadi salah satu pilihan. Kuah soto yang hangat membuat menu ini cocok dinikmati sebelum melanjutkan perjalanan mengelilingi Semarang.

Porsinya dapat disesuaikan dengan kebutuhan dan bisa dilengkapi dengan lauk pendamping. Karena rasanya cukup familiar, soto juga menjadi pilihan yang relatif mudah dinikmati ketika bepergian bersama keluarga atau rombongan.

Sebelum berangkat, ada baiknya mengecek kembali jam operasional agar kunjungan bisa disesuaikan dengan itinerary.

4. Lekker Paimo

Setelah menikmati beberapa makanan berat, saatnya memasukkan jajanan ke dalam agenda. Lekker Paimo bisa menjadi pilihan untuk mengisi waktu santai di tengah perjalanan.

Jajanan ini memiliki berbagai pilihan rasa, mulai dari manis hingga gurih. Bentuknya yang ringan juga membuatnya cocok disantap bersama teman atau keluarga.

Karena cukup populer, Anda perlu menyiapkan kemungkinan antre saat berkunjung. Agar perjalanan tetap nyaman, jadikan Lekker Paimo sebagai pemberhentian camilan dan bukan agenda yang terlalu lama.

5. Wingko Babat

Perjalanan kuliner Semarang belum lengkap tanpa menyiapkan oleh-oleh. Salah satu yang bisa dipertimbangkan adalah wingko babat.

Tekstur kelapa dan rasa manis menjadi karakter yang membuat makanan ini mudah dikenali. Selain cocok dinikmati sendiri, wingko juga praktis untuk dibawa pulang dan dibagikan kepada keluarga maupun teman.

Sebaiknya pembelian oleh-oleh dilakukan menjelang akhir perjalanan. Dengan begitu, Anda tidak perlu terlalu lama membawa makanan berkeliling kota.

Jika datang bersama rombongan, buat daftar kebutuhan oleh-oleh sebelum berbelanja agar proses pembelian lebih cepat dan praktis.

6. Es Puter Cong Lik

Setelah menikmati berbagai makanan gurih, Es Puter Cong Lik bisa menjadi pilihan untuk memberikan jeda rasa yang lebih menyegarkan.

Es puter cocok dinikmati pada sore hari ketika Anda ingin beristirahat sejenak sebelum melanjutkan perjalanan. Pilihan rasa yang tersedia bisa disesuaikan dengan selera.

Baca Juga  SKOLA Dining Semarang, Destinasi Kuliner Baru di Kota Lama dengan Konsep Mewah dan Artistik

Kuliner ini juga cocok untuk rombongan kecil yang ingin duduk santai sambil menikmati suasana sebelum masuk ke agenda makan malam.

7. Nasi Ayam Bu Wido

Sebagai penutup perjalanan kuliner seharian, Nasi Ayam Bu Wido bisa menjadi pilihan untuk makan malam.

Nasi ayam menawarkan rasa gurih dengan berbagai lauk pendamping sehingga terasa lebih lengkap setelah seharian menjelajah kuliner Semarang.

Menu ini juga membuat agenda wisata kuliner tidak hanya dipenuhi camilan. Setelah memulai hari dengan lumpia, mencicipi tahu gimbal dan soto, menikmati jajanan serta es puter, nasi ayam bisa menjadi hidangan penutup yang hangat dan mengenyangkan.

Jika bepergian bersama rombongan, pastikan waktu makan malam tidak terlalu berdekatan dengan agenda sebelumnya agar perjalanan tetap nyaman.

Tips Menyusun Wisata Kuliner Semarang Seharian

Menikmati kuliner Semarang tidak harus dilakukan dengan makan berat di setiap tempat. Justru, perjalanan akan terasa lebih nyaman jika Anda mengatur ritmenya.

Mulailah dengan makanan yang lebih ringan seperti lumpia atau soto, kemudian lanjutkan dengan makanan utama. Setelah itu, sisipkan jajanan dan minuman atau dessert sebelum kembali menikmati menu makan malam.

Jangan lupa menyediakan waktu untuk membeli oleh-oleh. Dengan cara ini, perjalanan kuliner tidak hanya menjadi agenda makan, tetapi juga kesempatan untuk mengenal lebih dekat cita rasa khas Semarang.

Tujuh kuliner tersebut dapat menjadi gambaran awal untuk menyusun wisata kuliner Semarang dari pagi hingga malam. Mulai dari lumpia, tahu gimbal, soto, lekker, wingko babat, es puter, hingga nasi ayam, masing-masing menawarkan pengalaman rasa yang berbeda.

Jadi, jika Anda sedang merencanakan liburan ke Semarang, jangan hanya memasukkan destinasi wisata ke dalam itinerary. Sisakan ruang untuk mencicipi kuliner khasnya karena perjalanan ke Semarang juga bisa menjadi perjalanan untuk mengenal kota lewat rasa. (Fai)

About The Author