Gaya Hidup Aktif Bikin Sunscreen Jadi Bagian Penting dari Rutinitas Harian
4 mins read

Gaya Hidup Aktif Bikin Sunscreen Jadi Bagian Penting dari Rutinitas Harian

VakansiInfo, Jakarta – Aktivitas masyarakat kini semakin dinamis. Pagi hari bisa dimulai dengan olahraga, dilanjutkan bekerja, bertemu teman, hingga menjalani berbagai aktivitas di luar ruangan.

Di tengah rutinitas tersebut, penggunaan sunscreen atau tabir surya pun mulai mengalami perubahan. Jika sebelumnya sunscreen lebih sering dianggap sebagai bagian dari rutinitas kecantikan atau hanya digunakan saat bepergian ke pantai, kini perlindungan dari sinar ultraviolet (UV) semakin menjadi bagian dari kebiasaan sehari-hari.

Kebutuhan tersebut juga semakin beragam karena setiap orang memiliki aktivitas dan kondisi kulit yang berbeda.

Ada yang membutuhkan sunscreen untuk menemani olahraga, ada yang menggunakannya sebelum memakai makeup, sementara sebagian lainnya perlu mempertimbangkan kondisi kulit tertentu saat memilih produk.

Sunscreen Mengikuti Gaya Hidup Penggunanya

Perubahan kebiasaan konsumen tersebut menjadi salah satu alasan hadirnya konsep Wardah A.M. Club.

Program ini menggabungkan edukasi mengenai perlindungan UV dengan aktivitas olahraga, kecantikan, dan komunitas. Tujuannya, masyarakat tidak hanya mengenal pentingnya sunscreen, tetapi juga memahami bahwa pemilihannya perlu disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing.

Brand Manager Wardah Sunscreen, Vina Yolanda, mengatakan gaya hidup masyarakat saat ini membuat kebutuhan perlindungan kulit ikut berubah.

“Early mornings, active living, dan self-care kini menjadi bagian dari gaya hidup,” kata Vina.

Menurutnya, sunscreen tidak selalu bisa dipilih dengan pendekatan yang sama untuk setiap orang.

Aktivitas luar ruangan, penggunaan kosmetik, kondisi kulit sensitif, hingga perawatan kulit tertentu dapat menjadi pertimbangan sebelum menentukan produk yang sesuai.

Baca Juga  Plant-Based vs High-Protein: Gaya Hidup Sehat Mana yang Cocok Buat Kamu?

Kenali Perlindungan UV Lewat Pengalaman Interaktif

Edukasi mengenai perlindungan UV dalam Wardah A.M. Club juga dikemas dengan pendekatan yang lebih interaktif.

Salah satunya melalui penggunaan kamera UV yang dapat membantu memperlihatkan bagian wajah yang sudah mendapatkan perlindungan sunscreen dan area yang masih rentan terhadap paparan sinar UV.

Pendekatan visual seperti ini membuat pengguna dapat melihat secara langsung bagaimana sunscreen bekerja sebagai bagian dari perlindungan kulit.

Selain itu, teknologi kecerdasan buatan (AI) digunakan untuk menghubungkan kondisi kulit dengan kebiasaan dan aktivitas pengguna sebelum memberikan rekomendasi produk.

Ada pula simulasi laboratorium yang memperkenalkan berbagai karakteristik sunscreen, seperti tekstur, hasil akhir pada kulit, ketahanan terhadap air, hingga kebutuhan penggunaan ulang.

Dikombinasikan dengan Aktivitas Pagi

Yang menarik, edukasi perlindungan UV tersebut tidak berdiri sendiri.

Wardah A.M. Club mengemasnya bersama berbagai aktivitas yang dekat dengan gaya hidup masyarakat, seperti lari, pilates, membaca, dan kegiatan komunitas.

Sejumlah komunitas olahraga dan gaya hidup juga dilibatkan sehingga pembahasan mengenai sunscreen terasa lebih dekat dengan aktivitas sehari-hari.

Pola tersebut mencerminkan perubahan cara masyarakat melihat perlindungan kulit.

Sunscreen kini tidak hanya dipikirkan ketika seseorang hendak berlibur ke pantai atau melakukan aktivitas outdoor dalam waktu lama. Produk ini mulai menjadi bagian dari persiapan sebelum bekerja, berolahraga, maupun menjalani rutinitas harian.

Pilihan Sunscreen Semakin Personal

Dengan aktivitas yang semakin beragam, pemilihan sunscreen pun menjadi semakin personal.

Baca Juga  Your Next One-Stop Entertainment ‘Black Owl’ di Hampton Square @ Manhattan District Gading Serpong, Resmi Dibuka

Sunscreen yang digunakan untuk olahraga, misalnya, memiliki pertimbangan yang berbeda dengan produk yang dipakai sebelum makeup.

Begitu pula ketika seseorang memiliki kondisi kulit tertentu atau sedang menjalani rangkaian perawatan kulit.

Karena itu, memahami kebutuhan kulit dan aktivitas sehari-hari menjadi bagian penting sebelum menentukan produk perlindungan UV.

Wardah A.M. Club menjadi salah satu pendekatan industri kecantikan dalam merespons perubahan tersebut dengan mempertemukan edukasi, aktivitas gaya hidup, dan komunitas.

Empat Sosok Jadi Wardah A.M. Club Icons

Konsep A.M. Club juga diperkuat dengan kehadiran empat figur yang menjadi Wardah A.M. Club Icons.

Mereka merepresentasikan karakter dan gaya hidup yang berbeda, yaitu Yuki Kato sebagai Explore, Sivia sebagai Sporty, Agatha Pricilla sebagai Beauty, dan Tantri Namirah sebagai On Trend.

Keempatnya menjadi gambaran bahwa kebutuhan perlindungan kulit dapat hadir dalam berbagai aktivitas dan karakter.

Agatha Pricilla mengatakan perlindungan kulit merupakan bagian dari persiapan sebelum menjalani aktivitas.

“Fearless adalah tetap berani memulai dan mencoba. Dengan persiapan dan perlindungan yang tepat dari Wardah Sunscreen UV Shield, kita bisa terus mengeksplorasi hal baru tanpa kehilangan rasa nyaman,” ujar Agatha.

Pada akhirnya, sunscreen bukan lagi sekadar produk tambahan dalam rutinitas kecantikan.

Di tengah gaya hidup yang semakin aktif, perlindungan dari paparan sinar UV menjadi bagian dari kebiasaan yang perlu disesuaikan dengan aktivitas, kebutuhan, dan kondisi kulit sepanjang hari. (Eff)

About The Author