
Hybrid Fitness Didorong Jadi Fondasi Baru Industri Olahraga Indonesia
VakansiInfo, Jakarta – Olahraga kini tidak lagi hanya soal mengejar prestasi atau menjaga kebugaran. Perkembangannya mulai bergerak menjadi bagian dari gaya hidup sekaligus industri yang memiliki peluang ekonomi besar.
Melihat perkembangan tersebut, Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) mendorong hybrid fitness menjadi salah satu fondasi baru dalam industri olahraga nasional melalui Indonesia Sports Summit (ISS) 2026 x Jakarta Hybrid Race.
Ajang tersebut akan berlangsung pada 11-13 September 2026 di Jakarta International Convention Center (JICC), GBK Hall A. Kompetisi berskala nasional ini menargetkan lebih dari 2.000 peserta dari berbagai kalangan, mulai pelari, penggemar pusat kebugaran hingga masyarakat umum.
Mengusung tema “Beyond The Game 2.0: From Nation Building to Global Industry”, ISS 2026 ingin memperlihatkan bahwa olahraga dapat berkembang lebih jauh sebagai ekosistem yang menghubungkan prestasi, gaya hidup, komunitas hingga peluang ekonomi.
Salah satu fokus yang diangkat adalah hybrid fitness melalui subtema “Indonesia’s New Movement: Hybrid Fitness as the New Foundation of the National Sports Industry.”
Deputi Bidang Pengembangan Industri Olahraga Kemenpora, Teuku Arlan Perkasa Lukman, mengatakan pertumbuhan industri olahraga membuka ruang bagi lahirnya berbagai bentuk olahraga baru yang semakin dekat dengan masyarakat.
“Pertumbuhan industri olahraga di Indonesia terus membuka peluang baru, termasuk melalui berkembangnya hybrid fitness yang menggabungkan kompetisi, gaya hidup aktif, dan partisipasi masyarakat,” ujar Teuku Arlan dalam siaran pers yang diterima InfoPublik, Jumat (21/8/2026).
Menurutnya, semangat Beyond The Game 2.0 diharapkan dapat membawa olahraga tidak hanya sebagai bagian dari pembangunan bangsa, tetapi juga menjadi industri yang mampu berkembang hingga tingkat global.
“Jakarta Hybrid Race dan Indonesia Sports Summit menjadi bagian dari upaya tersebut, sekaligus memperkuat budaya sport for all dan membuka ruang bagi generasi muda untuk mengenal serta berkembang dalam ekosistem olahraga masa depan,” katanya.
Lari dan Latihan Fungsional dalam Satu Kompetisi
Jakarta Hybrid Race menggunakan format Half Simulation yang menggabungkan aktivitas lari dengan delapan stasiun latihan fungsional.
Peserta akan menghadapi tantangan SkiErg, Sled Push, Sled Pull, Burpee Broad Jump, Rowing, Farmers Carry, Sandbag Lunges, dan Wall Balls.
Kompetisi ini membuka beberapa kategori, yakni Doubles Women, Doubles Men, Doubles Women Pro, Doubles Men Pro, dan Relay.
Namun, pengalaman di ISS 2026 tidak hanya ditujukan bagi peserta kompetisi. Penyelenggara juga menyiapkan Hybrid Training Series yang dapat diikuti peserta dewasa maupun anak-anak.
COO 20FIT, Novi Eastiyanto, mengatakan Jakarta Hybrid Race dibuat agar olahraga hybrid dapat dikenal lebih luas oleh masyarakat.
“Jakarta Hybrid Race di Indonesia Sports Summit 2026 kami hadirkan untuk siapa saja, baik yang ingin menguji kemampuan maupun yang baru ingin mengenal hybrid sports,” ujar Novi.
Menurutnya, masyarakat yang tidak mengikuti perlombaan maupun sesi latihan tetap dapat menikmati berbagai aktivitas yang tersedia.
“Bagi yang tidak ikut race atau latihan, semua tetap bisa datang dan menikmati seluruh pengalaman hybrid fitness yang ada,” katanya.
Buka Peluang Sports Tourism
Potensi olahraga sebagai bagian dari sektor pariwisata juga menjadi perhatian dalam penyelenggaraan ISS 2026.
Johnny Tieu, atlet profesional hybrid race sekaligus performance coach yang aktif berkompetisi di Asia, menilai ajang ini dapat menjadi ruang bertemunya pemerintah, pelaku industri dan masyarakat.
“Indonesia Sports Summit menjadi langkah positif untuk mempertemukan pemerintah, industri, dan masyarakat dalam mengembangkan olahraga, termasuk potensi sports tourism sebagai penggerak ekonomi,” ujar Johnny.
Ia berharap Jakarta Hybrid Race menjadi awal dari semakin banyaknya kompetisi hybrid race di berbagai kota di Indonesia.
“Semoga ini menjadi awal kolaborasi yang kuat dan membuka jalan lebih banyak untuk event hybrid race di berbagai kota di Indonesia,” katanya.
Menjelang kompetisi, panitia juga menyiapkan Hybrid Training dan Hybrid Kids pada 11 September serta Athlete Check-in pada 11-13 September 2026.
Peluncuran ISS 2026 x Jakarta Hybrid Race ditandai dengan simulasi penggunaan peralatan hybrid race oleh Teuku Arlan Perkasa Lukman, Novi Eastiyanto, dan Johnny Tieu.
Melalui penyelenggaraan ini, Kemenpora berharap semakin banyak masyarakat tertarik berolahraga sekaligus ikut tumbuh dalam ekosistem industri olahraga yang menghubungkan kompetisi, kebugaran, komunitas, pariwisata, dan peluang ekonomi. (Mur)



