Kucing Tahu Namanya Saat Dipanggil, tapi Kenapa Sering Cuek?
4 mins read

Kucing Tahu Namanya Saat Dipanggil, tapi Kenapa Sering Cuek?

VakansiInfo, Jakarta – Bagi para pawrent, memberi nama pada kucing kesayangan tentu menjadi salah satu hal yang menyenangkan. Nama tersebut bukan hanya menjadi identitas si anabul, tetapi juga menjadi panggilan yang hampir setiap hari kita ucapkan.

“Milo!”

“Pus!”

“Cimot!”

Namun, pernahkah kamu bertanya-tanya apakah kucing sebenarnya tahu bahwa nama tersebut ditujukan kepadanya?

Sebab, respons kucing ketika dipanggil memang sering membingungkan. Kadang telinganya langsung bergerak dan kepalanya menoleh. Tapi pada kesempatan lain, dipanggil berkali-kali pun ia tetap santai, seolah suara kita hanyalah angin lalu.

Lantas, apakah kucing benar-benar mengenali namanya?

Kucing ternyata bisa mengenali namanya

Jawabannya, iya. Kucing ternyata mampu mengenali nama yang biasa digunakan untuk memanggilnya.

Teresa Manucy, DVM, dokter hewan di VCA Fleming Island Animal Hospital, menjelaskan dalam PetMD bahwa kucing dapat membedakan namanya sendiri dari nama hewan peliharaan lain.

Kemampuan ini kemungkinan terbentuk melalui kebiasaan dan asosiasi. Ketika sebuah nama terus digunakan dalam situasi tertentu, kucing perlahan belajar menghubungkan suara tersebut dengan dirinya.

Apalagi jika panggilan itu sering diikuti sesuatu yang menyenangkan. Misalnya, setelah namanya dipanggil, ia mendapatkan makanan, belaian, perhatian, atau diajak bermain.

Karena itu, jangan heran jika kucing bisa langsung menoleh ketika mendengar namanya, terutama ketika panggilan tersebut datang dari orang yang sudah dikenalnya.

Baca Juga  Keanggunan dan Misterinya, Ini Fakta Unik tentang Kucing Hitam

Bukan cuma nama, kucing juga mengenali suara

Kemampuan kucing dalam mengenali manusia ternyata tidak berhenti pada nama.

Kucing memiliki sistem pendengaran yang sangat baik. Telinganya dapat bergerak secara mandiri dan berputar untuk membantu menangkap suara dari berbagai arah.

Lisa Radosta, DACVB, ahli perilaku hewan dari Florida Veterinary Behavior Service, menjelaskan bahwa kucing dapat merespons berbagai suara yang mereka dengar, termasuk suara manusia.

Kucing juga mampu mengenali pola suara yang sudah familiar. Artinya, anabul bukan hanya bisa belajar bahwa “Mimi” adalah namanya, tetapi juga dapat mengetahui siapa yang sedang memanggilnya.

Itulah sebabnya respons kucing terhadap suara pemiliknya bisa berbeda dengan respons ketika mendengar suara orang asing.

Kalau tahu namanya, kenapa malah cuek?

Ini mungkin pertanyaan paling sering muncul di kalangan pawrent.

Kalau kucing memang tahu namanya, kenapa ketika dipanggil berkali-kali justru tidak datang?

Jawabannya sederhana: tahu bukan berarti mau merespons.

Kucing dikenal sebagai hewan yang cukup mandiri. Mereka bisa saja mendengar panggilan kita, mengenali suara kita, bahkan memahami bahwa namanya sedang disebut, tetapi memilih tidak melakukan apa-apa.

Jadi, ketika kamu memanggilnya dari ruang tamu dan dia tetap rebahan di atas sofa, belum tentu dia tidak mendengar.

Bisa saja dia mendengar dengan sangat jelas.

Baca Juga  Kucing Pilek? Tenang, Ini Cara Mudah Bantu Si Manis Cepat Sembuh!

Hanya saja, menurutnya, datang menghampiri kamu bukan sesuatu yang perlu dilakukan saat itu.

Setiap kucing punya respons yang berbeda

Menariknya, ada pula kucing yang justru langsung datang ketika namanya dipanggil.

Jika anabul berlari menghampiri setiap kali mendengar namanya, kemungkinan ia memang memiliki karakter yang lebih sosial dan menikmati interaksi dengan manusia.

Perbedaan respons tersebut merupakan hal yang wajar. Kepribadian, kebiasaan, pengalaman, serta hubungan antara kucing dan pemilik dapat memengaruhi cara anabul bereaksi ketika dipanggil.

Jadi, jangan buru-buru menganggap kucing tidak mengenali namanya hanya karena ia tidak datang.

Jadi, apakah kucing tahu namanya?

Ya, kucing bisa mengenali namanya sendiri.

Mereka juga dapat mengenali suara manusia yang sudah familiar. Namun, kemampuan mengenali nama tidak otomatis membuat kucing selalu datang setiap kali dipanggil.

Kadang ia akan menoleh.

Kadang telinganya saja yang bergerak.

Kadang benar-benar menghampiri.

Dan kadang… tidak memberikan respons sama sekali.

Bukan berarti anabul tidak sayang atau tidak mengenal pawrent-nya. Bisa jadi dia tahu kamu sedang memanggilnya, tetapi sedang terlalu nyaman untuk beranjak dari tempat tidurnya.

Maklum, hidup sebagai kucing memang punya prioritas sendiri: makan, bermain, tidur, lalu pura-pura tidak mendengar ketika dipanggil. (Fai)

About The Author