Aktivitas Outdoor di Malang untuk Pemula, dari Rafting hingga Snorkeling
4 mins read

Aktivitas Outdoor di Malang untuk Pemula, dari Rafting hingga Snorkeling

VakansiInfo – Malang dan kawasan sekitarnya menawarkan beragam pilihan aktivitas outdoor yang dapat dicoba wisatawan pemula. Tidak selalu membutuhkan pengalaman khusus, sejumlah aktivitas seperti rafting, river tubing, trekking ringan, camping, paralayang tandem, hingga snorkeling dapat dilakukan dengan dukungan pemandu dan perlengkapan keselamatan.

Karakter petualangannya pun berbeda. Ada aktivitas yang mengajak wisatawan menyusuri sungai, menikmati suasana hutan, melihat pemandangan dari ketinggian, hingga menjelajahi kawasan pesisir.

Berikut enam aktivitas outdoor di Malang yang dapat menjadi pilihan bagi wisatawan yang ingin mencoba pengalaman baru di alam terbuka.

1. Rafting di Kaliwatu Rafting

Kaliwatu Rafting di Kota Batu dapat menjadi salah satu pilihan untuk wisatawan yang ingin mencoba arung jeram. Sebelum pengarungan dimulai, peserta mendapatkan pengarahan mengenai posisi duduk, teknik menggunakan dayung, serta tindakan yang perlu dilakukan ketika berada di sungai.

Perlengkapan keselamatan dan pendampingan pemandu menjadi bagian penting dalam aktivitas ini. Peserta tetap akan menghadapi arus dan jeram yang memberikan sensasi petualangan, tetapi pengarungan dilakukan secara berkelompok sehingga pemula tidak perlu mengendalikan perahu seorang diri.

2. River Tubing di Wringinanom

Desa Wringinanom, Kecamatan Poncokusumo, menawarkan pengalaman menyusuri sungai menggunakan ban melalui aktivitas Sedaer River Tubing.

Peserta menggunakan ban masing-masing dan mengikuti aliran sungai dengan pendamping yang memahami karakter jalur. Helm, pelampung, ban, serta arahan pemandu membantu peserta mengikuti aktivitas dengan lebih terarah.

Selain tantangan menyusuri sungai, perjalanan tubing juga menawarkan pemandangan pedesaan, kebun, dan aliran Sungai Amprong.

3. Trekking Ringan ke Coban Rondo

Bagi wisatawan yang ingin menikmati alam dengan aktivitas fisik yang lebih ringan, kawasan Coban Rondo di Pujon dapat menjadi pilihan.

Baca Juga  Liburan Murah di Bogor! Telaga Warna Tawarkan Panorama Alam Menawan

Akses menuju kawasan air terjun relatif tertata sehingga wisatawan tidak harus menjalani trekking panjang atau menghadapi medan teknis untuk menikmati suasana hutan dan air terjun.

Selain menikmati Coban Rondo, pengunjung juga dapat mengisi waktu dengan aktivitas lain seperti berjalan di jogging track, mengunjungi Taman Labirin, atau menikmati suasana camping ground.

Kawasan ini cocok bagi wisatawan yang ingin tetap aktif selama liburan tanpa menjadikan aktivitas fisik berat sebagai fokus utama.

4. Tandem Paralayang di Gunung Banyak

Gunung Banyak di Kota Batu menawarkan pengalaman menikmati lanskap perbukitan dan kawasan kota dari udara melalui olahraga paralayang.

Wisatawan pemula dapat mencoba penerbangan tandem bersama pilot. Dalam penerbangan ini, pilot bertanggung jawab terhadap proses penerbangan, mulai dari persiapan lepas landas hingga pendaratan.

Meski tidak membutuhkan perjalanan trekking yang panjang, aktivitas ini tetap memberikan sensasi ketinggian. Karena penerbangan bergantung pada kondisi angin dan cuaca, peserta perlu menyiapkan waktu yang fleksibel serta mengikuti keputusan pilot dan pengelola.

5. Camping Santai di Bedengan

Bumi Perkemahan Bedengan di Desa Selorejo, Kecamatan Dau, menawarkan pengalaman bermalam di kawasan hutan pinus dengan suasana alam yang cukup dekat dengan fasilitas perkotaan.

Keberadaan aliran sungai di sekitar kawasan membuat pengalaman camping terasa lebih dekat dengan alam. Wisatawan dapat berjalan-jalan di sekitar hutan, duduk di tepi sungai, memasak bersama, atau menikmati suasana malam di area terbuka.

Sebelum camping, wisatawan tetap perlu memperhatikan prakiraan cuaca dan kondisi kawasan. Posisi camping yang berada dekat aliran air membuat kondisi lingkungan perlu menjadi pertimbangan saat memilih lokasi mendirikan tenda.

Baca Juga  Wisata Alam Curug Cikondang Cianjur, Cocok Buat Healing

6. Snorkeling di CMC Tiga Warna

CMC Tiga Warna di Malang Selatan menghadirkan pilihan aktivitas outdoor dengan karakter pesisir.

Untuk mencapai kawasan pantai, wisatawan perlu berjalan melalui kawasan konservasi sebelum menikmati perairan Tiga Warna. Aktivitas snorkeling dapat dilakukan menggunakan perlengkapan yang sesuai serta mengikuti ketentuan pengelola kawasan.

Selain menikmati panorama bawah laut, perjalanan ke CMC Tiga Warna juga memperkenalkan wisatawan pada lingkungan mangrove, pantai, dan ekosistem laut.

Sistem reservasi dan pembatasan jumlah pengunjung menjadi bagian dari pengelolaan kawasan konservasi. Karena itu, wisatawan perlu memperhatikan ketentuan kunjungan sebelum datang.

Pilih Aktivitas Sesuai Kondisi dan Pengalaman

Enam aktivitas tersebut menunjukkan bahwa pilihan wisata outdoor di Malang tidak terbatas pada pendakian gunung atau kegiatan dengan kemampuan teknis tinggi.

Wisatawan dapat memilih aktivitas air seperti rafting dan river tubing, menikmati suasana hutan melalui trekking dan camping, mencoba pengalaman dari udara lewat paralayang tandem, atau menjelajahi kawasan pesisir melalui snorkeling.

Sebelum memilih aktivitas, periksa kondisi cuaca, kemampuan fisik, perlengkapan keselamatan, serta aturan dari masing-masing pengelola. Untuk aktivitas seperti rafting, tubing, paralayang, dan snorkeling, ikuti seluruh arahan pemandu atau instruktur selama kegiatan berlangsung.

Dengan persiapan yang sesuai, wisatawan pemula tetap dapat menikmati pengalaman outdoor di Malang sekaligus mengenal karakter alam yang berbeda dalam satu wilayah. (Fai)

About The Author