Pameran Kaligrafi Hadir di World Capital Tower, Padukan Seni dan Aksi Amal
2 mins read

Pameran Kaligrafi Hadir di World Capital Tower, Padukan Seni dan Aksi Amal

VakansiInfo, Jakarta – Ada pemandangan berbeda di Main Lobby World Capital Tower, Mega Kuningan, Jakarta. Selama tiga hari, 16–18 September 2026, area perkantoran tersebut menjadi ruang pamer bagi karya kaligrafi dari empat seniman.

Pameran ini menjadi penyelenggaraan perdana pameran kaligrafi di kawasan perkantoran Mega Kuningan. Selain menghadirkan karya seni, kegiatan tersebut juga membawa misi sosial melalui penjualan amal.

Pameran diselenggarakan oleh Asosiasi Kaligrafi Indonesia, Indonesia Calligraphy and Painting Institute, dan Chindo Business Center, dengan World Capital Tower sebagai venue.

Empat kaligrafer yang ambil bagian dalam pameran ini adalah Fang Fujie, Hu Sudan, Liu Haoyi, dan Juan Yuan Chun.

Mereka menampilkan karya sekaligus membawa pengalaman di bidang kaligrafi dan seni yang diperoleh melalui berbagai pameran, penghargaan, serta kegiatan seni dan budaya.

Hasil Penjualan untuk NTT

Yang menarik, pameran ini tidak berhenti pada kegiatan menikmati karya seni. Sebagian kegiatan juga diarahkan untuk aksi amal.

Hasil dari penjualan amal ditujukan untuk membantu masyarakat di Nusa Tenggara Timur (NTT) yang terdampak gempa pada Agustus 2026.

Konsep tersebut membuat pameran memiliki dua sisi sekaligus. Pengunjung dapat mengenal karya para kaligrafer sekaligus ikut berpartisipasi dalam kegiatan sosial melalui pembelian karya atau aktivitas amal yang tersedia.

Seni di Tengah Aktivitas Kantor

Pemilihan World Capital Tower sebagai lokasi pameran juga membuat karya kaligrafi hadir di ruang yang dekat dengan aktivitas sehari-hari masyarakat perkotaan.

Main Lobby World Capital Tower menjadi titik pertemuan antara pekerja, tenant, komunitas, dan pengunjung gedung. Selama pameran berlangsung, mereka dapat melihat karya seni secara langsung tanpa harus datang ke ruang galeri khusus.

Bagi World Capital Tower, kegiatan tersebut menjadi bagian dari dukungan terhadap seni dan komunitas di lingkungan gedung.

Gedung perkantoran di kawasan Mega Kuningan tersebut tidak hanya menjadi tempat menjalankan aktivitas bisnis, tetapi juga dapat menjadi ruang untuk berbagai kegiatan yang memberikan pengalaman tambahan bagi tenant dan pengunjung.

Pameran kaligrafi ini sekaligus memperkenalkan seni tersebut kepada komunitas perkantoran di Mega Kuningan. Kehadiran karya di area Main Lobby membuat apresiasi terhadap kaligrafi dapat berlangsung berdampingan dengan aktivitas bisnis sehari-hari.

Selain menghadirkan karya seni, pameran ini mempertemukan unsur seni dan kepedulian sosial melalui aksi amal bagi masyarakat terdampak bencana di NTT. (Eff)

About The Author