Sab. Agu 30th, 2025

Aneka Jamu Tradisional Nusantara dengan Khasiatnya yang Wajib Kamu Tahu

Aneka Jamu Herbal Nusantara dengan Khasiatnya yang Wajib Kamu Tahu

Vakansiinfo – Masalah kesehatan selalu menjadi perhatian sejak jaman dahulu. Melalui insting dan pengalaman hidup, manusia menggunakan bahan bersumber langsung dari alam untuk pengobatan tradisional. Baik dari tumbuhan maupun dari hewan. Pengetahuan tersebut di turunkan secara turun temurun, tercatat di relik, candi, hingga prasasti. Dari sanalah ilmu terkait obat mulai berkembang hingga sekarang. Indonesia sebagai salah satu negara multikultural sampai saat ini terkenal dengan resep pengobatan tradisionalnya. Yang di wariskan secrara turun temurun tiap generasi. Bahkan di tengah berkembangnya obat-obat modern, masih banyak keluarga yang lebih memilih menggunakan obat tradisional untuk mengatasi permasalahan kesehatan sehari-hari, Salah satu yang kita pasti kenal adalah jamu.

Masyarakat Indonesia, khususnya Suku Jawa, telah lama mengkonsumsi jamu sebagai sumber pengobatan dan pencegahan penyakit. Jamu-jamu tersebut bersumber dari berbagai tumbuhan dengan berbagai khasiat berbeda. Yang sampai sekarang efikasinya terbukti bermanfaat berdasarkan bukti empiris. Pemanfaatan jamu tradisional ini terlihat dari banyaknya penjual jamu di seluruh pelosok negeri, baik jamu gendong, sepeda, hingga membuka toko jamu sendiri.

Mengutip dari berbagai sumber, berikut beberapa rempah dan jamu yang masih banyak di konsumsi masyarakat Indonesia samapi sekarang ini:

Kunyit

Kunyit, Kunir atau Termeric, terbukti berkhasiat untuk mengobati nyeri dan anti inflamasi (peradangan). Di Asia Selatan, kunyit sudah di gunakan lebih dari 4000 tahun sebagai obat terbaik untuk mengatasi nyeri terutama karena inflamasi. Studi menyebutkan bahwa kandungan Curcumin yang di temukan dalam kunyit dapat meredakan nyeri pada artritis. Lebih baik dari obat anti inflamasi Natrium Diclofenac, dan sama efektifnya dengan obat Ibuprofen. Selain untuk obat anti inflamasi, kunyit juga di percaya untuk mengurangi nyeri menstruasi, tekanan darah tinggi hingga menurunkan berat badan.

Biasanya kunyit di campur dengan bahan lainnya untuk membuat jamu Kunir Asam. Bahan utama yang di gunakan meliputi buah asam di tambah kunyit. Juga ada yang di campur dengan sinom (daun asam muda), temulawak, kedawung, dan air jeruk lemon. Gula merah di campur dengan gula putih dan sedikit garam di gunakan sebagai pemanis. Orang jawa menyebut jamu ini sebagai ‘adem-ademan’ atau ‘seger-segeran’. Yang di percaya untuk menyegarkan tubuh, mengatasi nyeri tenggorokan, mendinginkan perut dan mempercepat menstruasi. Juga untuk menurunkan tekanan darah dan mengatasi konstipasi.

Baca Juga  Mengenal Cita-Cita Sejak Dini Lewat Buku “Ayo Bangun Cita-Citamu dari Sekarang”

Temulawak

Khasiat Temulawak yang paling sering di sebutkan adalah di percaya bisa meredakan mual, pusing, gejala pilek, dan pada anak-anak. Serta dapat meningkatkan nafsu makan. Biasanya orang membuat jamu temulawak dari campuran rimpang temulawak. Seringkali di tambah kencur, asem kawak tanpa biji, gula aren, daun pandan segar, dan jinten.

Beras kencur

Beras kencur di percaya berkhasiat agar tubuh terhindar dari rasa sakit dan nyeri yang biasanya timbul setelah bekerja terlalu keras. Selain itu, ada banyak pendapat bahwa ramuan ini dapat merangsang nafsu makan, sehingga nafsu makan meningkat dan tubuh menjadi lebih sehat. Bahan baku beras kencur adalah beras dan kencur. Bahan lainnya yang biasa di campur adalah kedawung, jahe, kapulogo, asam kawak, temukunci, kayu keningar, kunyit, kapur, dan pala. Sebagai pemanis di gunakan coklat gula pasir dan gula putih.

Cabai Jawa

Cabai Jawa merupakan salah satu rempah-rempah yang sering di gunakan sebagai bumbu di masakan tradisional. Biasanya ramuan jamu puyang ini di gunakan masyarakat sebagai obat mengatasi kelelahan dan kekakuan, mencegah masuk angin, meningkatkan energi, mengurangi perut kembung, mengatasi beri-beri, reumatik, tekanan darah rendah, kolera, influenza, sakit kepala, lemah syahwat, bronkitis, dan sesak napas dll. Jamu ini di ketahui mengandung tinggi zat besi dan nutrisi lainnya yang dapat membantu tubuh memproduksi lebih banyak sel darah merah dan mencegah anemia.

Untuk membuat jamu ini bahan yang di pakai meliputi Cabai Jawa di tambah dengan temuireng, temulawak, jahe, kudu, adas, pulosari, kunyit, merica, kedawung, keningar, asam jawa, dan temukunci. Sebagai pemanisnya gula merah, gula putih dan garam.

Paitan

Paitan/Pahitan, sesuai dengan namanya memiliki arti Pahit. Merupakan salah satu jamu yang mengandung bahan-bahan herbal yang berasa pahit, seperti sambiloto, brotowali, meniran, lempuyang, widorolaut, doroputih, babakan pule, adas dan atau empon-empon. Berdasarkan studi komunitas, di sebutkan bahwa manfaat tradisional jamu ini dapat di gunakan untuk berbagai masalah kesehatan. Seperti cuci darah/penghilang gatal, biduran, nafsu makan penambah nafsu makan, diabetes, bau badan, menurunkan kolesterol, perut kembung/jerawat, pegal-pegal, dan pusing. Obat tradisional ini meskipun terkenal karena rasanya yang tidak enak, tetapi khasiatnya telah teruji oleh waktu dalam mengatasi gangguan sistem pencernaan.

Baca Juga  Atasi Saraf Kejepit Secara Alami: 3 Tanaman Herbal yang Efektif Meredakan Nyeri

Kudu-Laos Herbal

Dua bahan utama minuman herbal ini adalah laos (lengkuas) dan mengkudu (buah mengkudu atau buah keju). Selain efek menghangatkan tubuh, minuman herbal tradisional ini juga membantu meredakan berbagai ketidaknyamanan perut termasuk kram menstruasi. Kudu-Laos baik untuk anak-anak dan orang dewasa. Jika dikonsumsi secara teratur, juga dapat membantu mengatasi hipertensi dan meningkatkan nafsu makan. Untuk membuat resep ini, cincang laos dan mengkudu lalu seduh bersama. Anda juga bisa menambahkan bahan lain seperti asam jawa, bawang putih, cabai puyang, garam, dan merica sesuai selera.

Galian Singset

Minuman herbal ini memiliki salah satu kata yang paling di dambakan dalam namanya: ‘singset’ berarti langsing atau ramping. Dan efek itulah yang membuat resep tradisional ini begitu populer, terutama di kalangan wanita. Sebagian besar masyarakat juga mengungkapkan manfaat lain seperti kulit yang lebih baik, aroma tubuh yang harum, dan organ kewanitaan yang lebih kencang. Resep ini menggunakan temulawak, jahe, kunyit, serai, dan kayu manis, dicampur asam jawa, ketumbar, dan merica, semuanya di haluskan dan di rebus.

Memanfaatkan jamu tradisional sebagai home remedies di Indonesia memang memberikan banyak hal positif. Tapi ada beberapa hal yang perlu di perhatikan. Salah satunya adalah hindari konsumsi jangka panjang dan dengan frekuensi yang berlebihan. Dalam sebuah studi di katakan bahwa konsumsi jamu jangka panjang akan memberikan dampak negatif pada ginjal dan saluran pencernaan. Selain itu perhatikan juga apabila terjadi reaksi alergi, segera hentikan konsumsi jamu. Bagi Anda yang sedang menjalani terapi pengobatan, lebih baik konsultasikan dulu dengan dokter terkait jamu yang bisa/tidak bisa di konsumsi untuk menghindari terjadinya efek samping yang berkebalikan.

(Mur)

Related Post