VakansiInfo – Di tengah meningkatnya prevalensi penyakit jantung di Indonesia, Siloam Heart Hospital terus memperkuat posisinya sebagai rumah sakit jantung unggulan nasional. Dengan penerapan standar klinis bertaraf internasional, Siloam Heart Hospital mencatat success rate operasi bypass jantung mencapai 98,8%. Lebih tinggi dibandingkan angka keberhasilan yang dipublikasikan dalam Journal of Cardiothoracic Surgery tahun 2024 terkait hasil CABG di Singapura.
Sebagai upaya berkelanjutan dalam peningkatan kompetensi, Siloam Heart Hospital menyelenggarakan Program Proktor Klinik bersama ahli bedah jantung internasional, Prof. Oleksandr Babliak, M.D., Ph.D., Chief of Cardiac Surgery Department Dobrobut Medical Network sekaligus Founder of MICS Babliak Academy, Kyiv, Ukraina. Program yang berlangsung pada 25–26 November 2025 ini meliputi:
- Demonstrasi langsung teknik Total Coronary Revascularization via Anterior Thoracotomy (TCRAT)
- Diskusi mendalam mengenai kasus klinis
- Bimbingan teknis untuk dokter bedah jantung
- Pemaparan standar internasional terkait teknik Minimally Invasive Cardiac Surgery (MICS)
Kegiatan dipandu oleh dr. Heston G. B. Napitupulu, Sp.BTKV(K), MARS, selaku Chief of Cardiac Surgery Department Siloam Heart Hospital sekaligus operator utama, serta di ikuti oleh tim bedah toraks kardiovaskular, tim anestesi kardiovaskular, tim kardiologi, dan tenaga medis pendukung lainnya.
Komitmen terhadap Transformasi Layanan Bedah Jantung
Sebagai rumah sakit yang fokus pada inovasi layanan kardiovaskular, Siloam Heart Hospital terus mengimplementasikan teknik Minimally Invasive Cardiac Surgery (MICS) sebagai bagian dari roadmap layanan bedah jantung modern. Teknik ini memungkinkan operasi di lakukan melalui sayatan kecil tanpa membuka tulang dada secara penuh, sehingga mempercepat pemulihan pasien.
“Pada teknik MICS, kami dapat mengakses jantung tanpa membedah tulang dada. Sayatan kecil di sela tulang rusuk sudah cukup untuk mencapai area yang di perlukan sehingga pemulihan pasien dapat berlangsung lebih cepat. Namun, tidak semua pasien penyakit jantung koroner dapat menjalani teknik ini; penilaian anatomi, fungsi jantung, dan komorbid menjadi faktor penting agar hasil operasi tetap aman dan optimal,”
— dr. Heston G. B. Napitupulu.
Integrasi Keahlian Global untuk Hasil Klinis Terbaik
Melalui proctorship internasional ini, Siloam Heart Hospital menegaskan perannya sebagai pusat layanan kardiovaskular berstandar global. Fokus utama tidak hanya pada pencapaian hasil tindakan, tetapi juga peningkatan kompetensi tenaga medis di bidang bedah jantung di Indonesia.
“Komitmen kami adalah memastikan setiap pasien mendapatkan penanganan yang paling tepat sesuai kondisinya. Banyak kasus penyakit jantung koroner yang sudah berada pada tahapan kompleks sehingga memerlukan tindakan bedah, bukan hanya pemasangan ring. Melalui proctorship internasional ini, setiap keputusan klinis kami pastikan di dukung oleh kompetensi terbaik. Serta standar yang sebanding dengan pusat-pusat kardiovaskular dunia,” — dr. Karina Arifiani, M.Sc, Hospital Director Siloam Heart Hospital.
Untuk informasi terbaru seputar kesehatan jantung serta program dan aktivitas Siloam Heart Hospital. Masyarakat dapat mengikuti akun media sosial resmi (Instagram, Facebook, TikTok, YouTube) di @SiloamHeartHospital atau mengunjungi situs resmi www.siloamhospitals.com
(Eff)
.



