VakansiInfo – Festival Literasi Anak terbesar di Indonesia, CIA Fest 2025, resmi menutup rangkaian acaranya dengan sebuah pencapaian bersejarah. Bertempat di Lapangan Banteng, Jakarta Pusat, sebanyak 366 keluarga berpartisipasi dalam kegiatan “200 Menit Tanpa Gawai” dan berhasil mencatatkan Rekor MURI untuk “Kegiatan tanpa gawai dengan jumlah keluarga peserta terbanyak.”
Acara ini menjadi simbol komitmen bersama dalam memperkuat kedekatan keluarga. Dan menegaskan pentingnya waktu berkualitas antara orang tua dan anak di tengah dominasi teknologi digital.
Wakil Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Wamen PPPA) Veronica Tan yang hadir dalam kegiatan tersebut. Menegaskan pentingnya disiplin waktu tanpa gawai bagi keluarga Indonesia.
“Kita semua harus menjadikan 200 menit tanpa gawai sebagai semangat harian keluarga. Terima kasih kepada CIA Fest 2025 yang sudah menghadirkan kegiatan luar biasa ini,” ujar Veronica Tan.
Kolaborasi antara Majalah Cahaya Inspirasi Anak (CIA) dan Kementerian PPPA telah terjalin sejak 2023 melalui program Gerakan Hak Baca Anak. Sinergi ini terus diMperkuat lewat kerja sama yang resmi diMtandatangani pada Desember 2023. Dan audiensi bersama Menteri PPPA Arifah Fauzi pada Juli 2025.
Selain kegiatan tanpa gawai, hari ketiga CIA Fest juga di meriahkan dengan Lomba Fashion Show “Bajalan Bungas”. Menampilkan anak-anak kelas 3–4 SD dengan kostum bertema budaya Kalimantan dan bahan daur ulang. Anak-anak disabilitas turut berpartisipasi, menunjukkan semangat inklusivitas dan kepedulian terhadap lingkungan.
Direktur Fesyen Kemenparekraf, Romi Astuti, yang menjadi juri mengatakan. “Kreativitas anak-anak luar biasa. Mereka belajar mencintai budaya Indonesia sejak dini, dan CIA Fest menjadi wadah yang luar biasa untuk menumbuhkan rasa bangga terhadap karya lokal.”
Memasuki usia ke-15 tahun, Majalah CIA telah menjangkau lebih dari 10 juta pembaca anak di seluruh Indonesia. CIA Fest 2025 yang berlangsung pada 3–5 Oktober menghadirkan beragam kegiatan seperti lomba literasi, pameran UMKM disabilitas, bazar buku rakyat, talkshow parenting, hingga pesta ramah anak “Pesta Gelembung”.
Festival ini menegaskan perannya bukan hanya sebagai ajang hiburan, tetapi juga sebagai gerakan nasional literasi anak dan penguatan peran orang tua di era digital.
(Eff)



