Ikan Arwana Tiba-Tiba Pendiam? Kenali 5 Tanda Stres dan Cara Mengatasinya

Ikan Arwana Tiba-Tiba Pendiam? Kenali 5 Tanda Stres dan Cara Mengatasinya

VakansiInfo – Setiap hewan yang mengalami stres biasanya akan menunjukkan tanda-tanda tertentu, termasuk ikan arwana. Karena itu, bagi siapa saja yang memelihara atau berencana memelihara ikan eksotis ini, penting untuk mengenali ciri-ciri arwana yang sedang stres, lengkap dengan penyebab serta cara mengatasinya.

1. Menjadi Lebih Pendiam atau  Pasif

Ikan arwana yang stres umumnya terlihat lebih pasif dan sering berdiam di sudut akuarium atau kolam. Kondisi ini bisa disebabkan oleh rasa kesepian atau keberadaan tankmate yang tidak cocok dan justru mengganggu.

Untuk mengatasinya, arwana bisa diberi teman yang sesuai. Namun, pemilihan tankmate tidak boleh sembarangan karena ikan yang tidak cocok justru dapat memperparah stres. Oleh karena itu, penting mengetahui jenis ikan apa saja yang aman dan cocok dipelihara bersama arwana.

2. Hilang Nafsu Makan

Hilangnya nafsu makan sering kali muncul bersamaan dengan perilaku pasif. Kondisi ini tergolong serius karena sebagian ikan hanya mampu bertahan sekitar lima hari tanpa asupan makanan.

Beberapa penyebab arwana kehilangan nafsu makan antara lain bosan dengan pakan, sedang sakit, kualitas air yang buruk, atau mengalami stres. Tanda ikan sakit bisa terlihat dari sisik rusak, tubuh semakin kurus, berenang tidak seimbang, sulit bernapas, dan sering berada di dasar akuarium.

Langkah yang bisa dilakukan antara lain mengganti air secara berkala, memastikan filter berfungsi dengan baik, serta menghindari pemindahan ikan saat pengurasan air. Cukup buang sebagian air agar ikan tetap merasa nyaman. Penambahan garam ikan juga dapat membantu mencegah jamur dan menstabilkan kondisi air.

Jika perlu mengganti air secara keseluruhan, ikan sebaiknya dipindahkan ke wadah berisi air lama. Air baru wajib di endapkan minimal 24 jam. Saat pindah ke lingkungan baru, arwana sebaiknya dipuasakan selama dua hari untuk mencegah risiko fatal.

3. Ikan Terlihat Gelisah

Dalam kondisi normal, arwana berenang dengan gerakan halus dan teratur. Saat stres, ikan akan terlihat gelisah dan berenang tidak menentu. Ini bisa menjadi tanda kadar oksigen di dalam air tidak stabil.

Jika arwana sering berada di permukaan air, bernapas cepat, dan terlihat mangap-mangap, kemungkinan oksigen berkurang. Segera periksa dan bersihkan filter agar kualitas air tetap terjaga.

4. Mudah Terkejut

Arwana yang stres bisa berenang cepat dan membentur kaca akuarium akibat terkejut. Lingkungan sekitar yang terlalu ramai sering menjadi penyebabnya.

Solusinya, kaca akuarium bisa di tutup sementara menggunakan tirai gelap atau koran, lalu di buka sedikit demi sedikit setiap minggu. Alternatif lain adalah memindahkan akuarium ke tempat yang lebih tenang.

5. Menjadi Agresif

Ciri lain arwana stres adalah perilaku agresif, seperti mencoba meloncat keluar dari akuarium. Hal ini biasanya di sebabkan oleh ketidaknyamanan lingkungan, terutama suhu air yang tidak stabil.

Untuk mencegahnya, gunakan alat pengukur suhu agar suhu air tetap ideal dan stabil, sehingga ikan merasa aman dan terhindar dari stres di kemudian hari.

Dengan memahami ciri-ciri stres pada ikan arwana beserta cara mengatasinya, pemilik ikan dapat menjaga kesehatan dan kenyamanan arwana agar tetap aktif, sehat, dan berumur panjang.

(Fai)

About The Author

Pilihan Redaksi

Desa Wisata Kaki Langit, Liburan Seru Bernuansa Alam dan Budaya di Bantul

Desa Wisata Kaki Langit, Liburan Seru Bernuansa Alam dan Budaya di Bantul

Remaja Jadi Kunci Indonesia Emas 2045, BPS Tekankan Investasi Sejak Dini

Remaja Jadi Kunci Indonesia Emas 2045, BPS Tekankan Pentingnya Investasi Sejak Dini