Faktor Yang Membuat Mengapa Para Remaja Menjadi Target Politik Identitas

Faktor Yang Membuat Mengapa Para Remaja Menjadi Target Politik Identitas

Vakansiinfo – Muhammad Kokodi Abrar selaku ketua organisasi perhimpunan remaja masjid (PRIMA) DMI Depok menjelaskan Peranan penting anak muda dalam Pilkada 2024 sangat signifikan dan dapat berdampak besar terhadap proses demokrasi dan arah kebijakan negara.

Para remaja merupakan generasi yang tumbuh dan berkembang dalam periode signifikan dalam sejarah. Yaitu peralihan dari dunia yang tidak terlalu terhubung secara digital menjadi dunia yang sangat terhubung dan di pengaruhi oleh teknologi informasi. Mereka menjadi saksi dan peserta aktif dalam perubahan sosial, ekonomi, dan budaya yang di picu oleh revolusi digital.

Abrar juga menjelaskan mengapa para remaja menjadi salah satu target dari politik identitas. Di antaranya sebagai berikut :

1. Jumlah populasi yang cukup besar

Para remaja merupakan generasi yang memiliki jumlah populasi yang signifikan. Dalam beberapa negara, para remaja telah menjadi mayoritas pemilih potensial.

Oleh karena itu, suara para remaja dapat memiliki pengaruh besar dalam menentukan hasil Pemilu dan komposisi pemerintahan.

2. Kekuatan pemilih yang besar

Meskipun terkadang ada anggapan bahwa para remaja kurang tertarik atau kurang berpartisipasi dalam proses politik. Tetapi jika para remaja bersatu dan menggunakan hak pilih mereka, mereka dapat membentuk kekuatan pemilih yang sangat signifikan.

Baca Juga  Bukan Hanya Kulineran, Yummy Expo 2024 Akan Ada Grand Final Indonesia Youth Barista Championship 2024

Jika para remaja menggunakan hak suara mereka dengan cerdas, mereka dapat mempengaruhi keputusan politik dan memilih pemimpin yang mewakili aspirasi dan kepentingan mereka

3. Mempengaruhi agenda politik

Milenial sering kali memiliki pandangan yang berbeda dan memprioritaskan isu-isu tertentu yang berbeda dengan generasi sebelumnya

Dalam pemilihan, partai politik dan kandidat akan cenderung memperhatikan dan merespons kebutuhan dan aspirasi pemilih para remaja agar mendapatkan dukungan mereka. Oleh karena itu, partisipasi aktif para remaja dalam Pemilu dapat mempengaruhi agenda politik yang di bicarakan oleh kandidat dan partai politik.

4. Teknologi dan media sosial

Para remaja secara umum lebih terbiasa dengan teknologi digital dan media sosial. Hal ini memberikan kesempatan bagi mereka untuk menyebarkan informasi, mempengaruhi opini publik, dan memobilisasi pemilih lainnya melalui media sosial.

Dengan memanfaatkan platform ini secara efektif, para remaja dapat memperluas jangkauan pesan politik dan memobilisasi dukungan untuk kandidat atau isu tertentu.

5. Inovasi dan energi

Para remaja sering kali diidentifikasi dengan semangat inovasi, kreativitas, dan keberanian untuk mencoba hal baru. Di arena politik, hal ini dapat membawa perspektif baru, gagasan segar, dan energi yang diperlukan untuk mengatasi tantangan dan masalah yang kompleks.

Baca Juga  Hari Pertama Masuk Sekolah di Jakarta Di Warnai Kemacetan

Peran para remaja dalam Pemilu dapat membawa ide-ide baru dan solusi yang inovatif untuk membangun masa depan yang lebih baik.

Untuk itu abrar menghimbau agar para remaja dan pemuda sekalian untuk tidak terprovokasi oleh oknum politik yg mencoba melakukan politik identitas di daerahnya.

(Trd)

About The Author

Pilihan Redaksi

Penutupan Pelatihan Barista dan Tataboga Disnaker Lampung Selatan

Penutupan Pelatihan Barista dan Tataboga Disnaker Lampung Selatan

Tingkatkan Kualitas Lembaga Pendidikan Islam, PULDAPII Susun Strategi Solutif di Multaqo ke-14

Tingkatkan Kualitas Lembaga Pendidikan Islam, PULDAPII Susun Strategi Solutif di Multaqo ke-14