Vakansiinfo – Universitas Tarumanagara (Untar) resmi membuka Program Studi (Prodi) Magister Ilmu Komunikasi. Yang di resmikan melalui acara inagurasi di Auditorium Kampus Untar pada Kamis, 12 Desember 2024. Langkah strategis ini di lakukan untuk menjawab kebutuhan akan penguasaan ilmu komunikasi di era digital yang terus berkembang pesat.
Rektor Untar, Prof. Dr. Amad Sudiro, S.H., M.H., M.Kn., M.M., dalam sambutannya menyatakan. Bahwa pendirian program studi ini merupakan upaya memperkuat reputasi Untar sebagai salah satu universitas swasta terbaik di Indonesia.
“Pendirian Program Studi Magister Ilmu Komunikasi ini adalah langkah strategis untuk menjawab perkembangan ilmu komunikasi yang semakin kompleks. Program ini di harapkan dapat di kelola dengan baik, sehingga berkembang secara berkelanjutan dan memberikan kontribusi signifikan bagi dunia ilmu komunikasi,” ujar Prof. Amad.
Program studi ini di dasarkan pada Keputusan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia Nomor 609/E/0/2024 tentang Izin Pembukaan Program Studi Ilmu Komunikasi Program Magister di Universitas Tarumanagara. Rencananya, proses perkuliahan akan di mulai pada awal tahun 2025.
Ketua Pengurus Yayasan Tarumanagara, Prof. Dr. Ariawan Gunadi, S.H., M.H., yang turut hadir dalam acara tersebut. Menggarisbawahi pentingnya inovasi dalam ilmu komunikasi untuk menjawab kebutuhan generasi muda, khususnya Generasi Z.
“Kita harus terus adaptif terhadap perkembangan zaman. Berdirinya Program Studi Magister Ilmu Komunikasi ini adalah capaian yang sangat membanggakan dan patut di apresiasi,” ujar Prof. Ariawan.
Ia juga menambahkan bahwa ilmu komunikasi tetap menjadi bidang yang relevan di berbagai belahan dunia. “Dalam pengamatan saya saat mengunjungi kampus-kampus ternama di luar negeri, ilmu komunikasi masih menjadi salah satu bidang yang paling di minati. Penting untuk mengombinasikan ilmu komunikasi dengan disiplin ilmu lain agar dapat memenuhi kebutuhan masyarakat yang terus berubah,” tambahnya.
Pada acara tersebut, Dr. Riant Nugroho, M.Si., CBA, Tenaga Ahli Wakil Menteri Komunikasi dan Digital, turut memberikan paparan bertajuk “Ilmu Komunikasi Hari Ini: Dari Kejelasan dan Kepastian Menuju Persimpangan dengan Ketidakpastian”. Dalam paparannya, ia menyoroti transformasi komunikasi dari media analog ke digital. Yang telah mengubah cara masyarakat memahami dan membentuk opini publik.
Dekan Fakultas Ilmu Komunikasi Untar, Dr. Riris Loisa, M.Si., menegaskan. Bahwa Prodi Magister Ilmu Komunikasi Untar di selenggarakan dengan berlandaskan nilai-nilai Humanis, Entrepreneurial, Profesionalisme, dan Integritas (HEPI).
“Dengan mengedepankan nilai-nilai HEPI, kami percaya bahwa para lulusan akan mampu menghadapi tantangan dunia komunikasi yang semakin kompleks, terutama di era dominasi komunikasi digital. Lulusan kami diharapkan mampu menciptakan inovasi dan memberikan dampak signifikan di bidangnya,” jelas Dr. Riris.
Pendirian Program Magister Ilmu Komunikasi ini menjadi tonggak baru bagi Untar untuk terus berkontribusi dalam membangun generasi yang siap menghadapi tantangan global di bidang komunikasi.
(Eff)