Vakansiinfo – Berhadapan dengan orang yang pemarah (mudah marah) memang bikin energi terkuras. Suasana jadi tegang, pikiran ikut tertekan, dan kadang tanpa sadar kita jadi ikutan bad mood. Meskipun kamu tidak terpancing, energi negatif dari mereka bisa tetap memengaruhi suasana hati.
Tapi membalas amarah dengan amarah hanya akan bikin situasi makin kacau. Solusi terbaik? Tetap tenang dan kendalikan diri. Di sinilah pentingnya sikap elegan—nggak perlu adu suara, tapi tetap punya kendali penuh atas diri sendiri.
Nah, berikut beberapa tips kekinian yang bisa kamu terapkan saat berhadapan dengan orang pemarah, tanpa kehilangan ketenangan:
1. Tetap Tenang, Jangan Terbawa Emosi
Ini kunci utamanya. Saat ada yang marah-marah, usahakan untuk tidak ikut panas. Tarik napas dalam-dalam, tenangkan diri, dan hindari membalas dengan nada tinggi. Semakin kamu bisa menjaga ketenangan, semakin kamu menunjukkan kedewasaan dan kekuatan emosionalmu.
2. Dengerin Dulu, Jangan Langsung Menyela
Kadang, orang yang marah cuma butuh didengar. Walaupun nadanya tinggi, coba tahan diri untuk nggak langsung memotong. Dengarkan sampai selesai. Dengan begitu, kamu memberi ruang buat mereka mengekspresikan diri, dan itu bisa bikin situasi sedikit lebih adem.
3. Jaga Nada Bicara dan Pilih Kata-Kata yang Tepat
Bersikap tegas itu boleh, tapi nggak perlu ikutan keras. Gunakan nada yang tenang dan kata-kata yang sopan. Nada bicara yang lembut bisa menurunkan tensi dan membuat lawan bicara merasa lebih dihargai—meskipun mereka lagi diliputi emosi.
4. Jangan Terlalu Diambil Hati
Saat marah, orang bisa bicara tanpa filter—kadang menyakitkan, kadang nggak masuk akal. Belajarlah untuk nggak menyerap semua ucapannya secara personal. Fokus pada apa yang sebenarnya mereka maksud, bukan kata-kata yang terucap karena emosi sesaat.
5. Tahu Kapan Harus Mundur Sejenak
Kalau situasi makin panas dan nggak kondusif, jangan ragu untuk menjauh. Bukan karena kalah, tapi karena kamu tahu batasnya. Memberi jarak bisa jadi langkah paling dewasa untuk menjaga diri dan mencegah konflik yang nggak perlu.
Menghadapi orang pemarah dengan kepala dingin adalah bentuk kekuatan mental yang sesungguhnya. Kamu nggak harus teriak untuk menunjukkan keberanian. Justru, sikap tenang dan elegan menunjukkan bahwa kamu mampu menjaga martabat diri sambil meredam konflik dengan cara yang jauh lebih dewasa.
Karena pada akhirnya, yang paling kuat bukan mereka yang paling keras, tapi mereka yang tetap bisa tenang ketika badai datang.
(Ati)