VakansiInfo – Ketika berbicara tentang drummer paling berpengaruh sepanjang masa, satu nama hampir selalu muncul di daftar teratas: John Bonham. Dikenal dengan gaya bermain yang bertenaga, penuh emosi, dan insting alami yang luar biasa, Bonham—atau akrab disebut “Bonzo”—adalah kekuatan yang tak terpisahkan dari Led Zeppelin, band rock legendaris asal Inggris.
Kekuatan dan Kepekaan dalam Satu Sosok
John Bonham bukan hanya soal volume dan tenaga, tapi groove. Ia adalah bukti bahwa pukulan keras bisa tetap musikal dan penuh nuansa. Bonham dikenal dengan teknik “heavy foot” pada bass drum—menghasilkan dentuman yang terdengar seperti ledakan, tapi tetap pas dalam irama.
Permainannya dalam lagu seperti When the Levee Breaks, Kashmir, dan Rock and Roll menjadi studi wajib bagi banyak drummer. Namun yang paling ikonik adalah solo panjang dalam lagu Moby Dick, di mana ia menunjukkan betapa ekspresif dan mendalamnya suara drum sebagai alat utama, bukan hanya pengiring.
Bermain dari Hati, Bukan Sekadar Teknik
Bonham tidak pernah belajar secara formal di sekolah musik. Tapi itulah kehebatannya: ia bermain dari hati, mengandalkan intuisi dan perasaan. Banyak musisi menyebut bahwa yang membuat Bonham istimewa adalah sense timing-nya yang nyaris supernatural—ia bisa sedikit “di belakang beat” tapi tetap membuat lagu terdengar hidup dan menggugah.
Jimmy Page (gitaris Led Zeppelin) pernah berkata bahwa Bonham adalah “drummer terbaik di generasinya”, bukan karena teknik rumit, tapi karena “setiap ketukan miliknya terasa penting”.
Meninggalkan Dunia, Menyisakan Legenda
Tragisnya, Bonham meninggal dunia di usia yang masih muda—32 tahun—pada tahun 1980 karena komplikasi alkohol. Kepergiannya begitu mengguncang Led Zeppelin hingga band memutuskan untuk bubar, karena menurut mereka, “tanpa Bonham, Led Zeppelin bukanlah Led Zeppelin.”
Namun, warisan Bonham hidup terus. Gaya bermainnya masih di jadikan standar oleh banyak drummer modern. Bahkan anaknya, Jason Bonham, meneruskan jejak sang ayah dan kerap tampil membawakan lagu-lagu Zeppelin dengan semangat yang sama.
Bonham Adalah Beat-nya Rock
John Bonham bukan hanya seorang drummer—ia adalah roh dari setiap ketukan rock klasik, pengingat bahwa dalam musik, kekuatan sejati tidak hanya terdengar, tetapi di rasakan. Di balik dentuman drumnya yang ikonik, ada jiwa yang bermain sepenuh hati—dan itulah yang membuat namanya abadi.
(Fai)