Sab. Agu 30th, 2025

Kadek Adi Asih Ukir Sejarah: Raih Perunggu di Debut Piala Dunia Panjat Tebing 2025

Kadek Adi Asih Ukir Sejarah: Raih Perunggu di Debut Piala Dunia Panjat Tebing 2025

Vakansiinfo – Atlet muda panjat tebing Indonesia asal Bali, Kadek Adi Asih, mencetak prestasi membanggakan dengan meraih medali perunggu di ajang Piala Dunia Panjat Tebing 2025 yang di gelar di Bali, Sabtu (03/05) sore. Pencapaian ini terasa istimewa karena merupakan debut Kadek di kejuaraan dunia dan hanya sebulan setelah ia bergabung dengan pelatnas panjat tebing Indonesia pada April lalu.

Kadek tampil impresif di nomor speed putri dan berhasil mengalahkan wakil Korea Selatan, Jeong Jimin, dalam perebutan tempat ketiga dengan catatan waktu 7,27 detik. Sementara medali emas diraih oleh atlet Polandia, Aleksandra Miroslaw, dengan waktu 6,37 detik.

Meski tidak diunggulkan, Kadek mampu menunjukkan kemampuan terbaiknya sepanjang kompetisi. Ia lolos babak kualifikasi dengan catatan waktu 7,00 detik dan melaju ke 16 besar. Di babak tersebut, ia menyingkirkan wakil Polandia, Chudziak, yang gagal melanjutkan pertandingan, dengan waktu 6,91 detik.

Langkah Kadek berlanjut ke perempat final, di mana ia menghadapi rekan senegaranya, Susan Nurhidayah. Kadek mencatat waktu 6,96 detik dan melaju ke semifinal setelah Susan terpeleset di lintasan.

Baca Juga  Keseruan Camping: Pengalaman Liburan Seru di Alam Terbuka

Di babak semifinal, Kadek harus mengakui keunggulan atlet China, Zhou Yafei, yang menang tipis dengan waktu 7,28 detik, unggul empat milidetik dari Kadek yang mencatat 7,32 detik. Namun, Kadek bangkit di babak perebutan perunggu dengan kemenangan atas Jeong Jimin.

Ditemui seusai pertandingan, Kadek menyampaikan rasa syukurnya atas pencapaian yang tak terduga ini. Ia mengaku tidak memasang target tinggi karena baru saja bergabung dengan tim nasional.

“Tidak menyangka bisa mendapat perunggu di sini. Karena saya baru masuk pelatnas bulan April. Meskipun waktunya pendek, tapi saya terus belajar dari senior-senior. Perasaannya jelas bangga. Ada motivasi dari keluarga yang membuat saya fokus sampai sekarang,” ujar Kadek.

Perunggu ini menjadi tonggak awal perjalanan Kadek di kancah internasional dan sekaligus harapan baru bagi dunia panjat tebing Indonesia.

(Mur)

Related Post