Polda Metro Jaya Ungkap Perkembangan Kasus Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS Andrie Yunus
In

VakansiInfo, Jakarta – Polda Metro Jaya mengungkap perkembangan terbaru penyelidikan kasus penyiraman air keras terhadap aktivis KontraS, Andrie Yunus, yang terjadi pada Kamis (12/3/2026) malam.

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Iman Imanuddin, menyampaikan bahwa hasil penyelidikan tim gabungan menemukan adanya empat orang terduga pelaku.

Tim gabungan tersebut terdiri dari Polda Metro Jaya, Polres Metro Jakarta Pusat, serta Bareskrim Polri.

“Empat terduga pelaku menggunakan dua sepeda motor menunggu korban di depan KFC Cikini, lalu mengikuti korban hingga ke Jalan Salemba I persimpangan Jalan Talang,” ujar Iman dalam jumpa pers di Mapolda Metro Jaya, Senin (16/3/2026).

Fakta tersebut diperoleh berdasarkan analisa terhadap 86 titik kamera CCTV yang tersebar di wilayah Jakarta.

“Kami memperoleh rekaman CCTV dengan gambar yang cukup jelas sehingga sangat membantu proses penyelidikan dan penyidikan,” jelasnya.

Setelah melakukan aksi penyiraman, keempat pelaku melarikan diri ke arah yang berbeda. Dua pelaku dengan satu sepeda motor bergerak ke arah Jakarta Selatan.

Baca Juga  Polda Metro Jaya Kerahkan 6.812 Personel Amankan Lebaran 2026

Mereka sempat melawan arus di Jalan Salemba Raya menuju kawasan Senen, lalu ke Jalan Kramat Raya hingga ke Tugu Tani, sebelum akhirnya menuju Stasiun Gondangdia dan melanjutkan perjalanan ke wilayah Jakarta Selatan.

Sementara itu, dua pelaku lainnya melarikan diri ke arah Jakarta Timur hingga menuju wilayah Bogor. Mereka melintasi Jalan Pramuka Sari, Matraman, Jatinegara, hingga Jalan Otto Iskandardinata.

Dalam upaya menghilangkan jejak, salah satu pelaku diketahui sempat mengganti pakaian saat melarikan diri.

“Dari rekaman CCTV yang dipadukan dengan analisa alat komunikasi, salah satu pelaku mengganti pakaian. Mereka kemudian berpencar ke wilayah Kalibata, Ragunan, dan Bogor,” tambah Iman.

Polda Metro Jaya terus melakukan pengejaran dan pendalaman guna mengungkap identitas serta motif para pelaku dalam kasus tersebut. (Sam)

About The Author

Author

vakansiinfooffcial@gmail.com

Related Posts