United Tractors Catat Penurunan Laba, Buyback Rp2 Triliun dan Akuisisi Tambang Emas

VakansiInfo, Jakarta – PT United Tractors Tbk (UT) mengumumkan laporan keuangan konsolidasian hingga triwulan keempat 2025 dengan pendapatan bersih Rp131,3 triliun, turun 2 persen dibandingkan Rp134,4 triliun pada periode yang sama tahun sebelumnya. Laba bersih tercatat Rp14,8 triliun atau turun 24 persen secara tahunan.
Penurunan laba terutama dipengaruhi melemahnya kontribusi segmen Kontraktor Penambangan akibat curah hujan tinggi serta turunnya harga jual batu bara pada segmen Pertambangan Batu Bara Termal dan Metalurgi. Namun, kenaikan harga emas menjadi penopang kinerja di tengah tekanan sektor komoditas.
Segmen Kontraktor Penambangan menyumbang Rp54,1 triliun atau turun 7 persen. Unit ini dijalankan oleh PT Pamapersada Nusantara (PAMA) dan PT Kalimantan Prima Persada. Volume pemindahan tanah turun 10 persen menjadi 1.100 juta bcm, sementara produksi batu bara klien stabil di 148 juta ton.
Di segmen Mesin Konstruksi, pendapatan turun tipis 2 persen menjadi Rp36,6 triliun. Penjualan alat berat Komatsu naik 2 persen menjadi 4.515 unit dengan pangsa pasar 20 persen. Komatsu tetap memimpin pasar alat berat sektor pertambangan.
Sementara itu, segmen Pertambangan Batu Bara Termal dan Metalurgi melalui PT Tuah Turangga Agung mencatat kenaikan volume penjualan menjadi 11,6 juta ton, tetapi pendapatan turun 7 persen menjadi Rp24,2 triliun akibat harga rata-rata yang lebih rendah.
Di sisi lain, segmen Pertambangan Emas dan Mineral Lainnya melonjak 41 persen menjadi Rp14,0 triliun. Operasi emas melalui PT Agincourt Resources dan PT Sumbawa Jutaraya mencatat total penjualan setara emas 227 ribu ons.
Secara korporasi, UT menyelesaikan buyback saham Rp2 triliun dan melanjutkan tahap kedua dengan nilai maksimal Rp2 triliun hingga April 2026. UT juga mengakuisisi 100 persen saham PT Arafura Surya Alam, tambang emas di Sulawesi Utara.
Di tengah tantangan komoditas, langkah diversifikasi dan penguatan ESG menjadi strategi utama UT menjaga pertumbuhan berkelanjutan. (Sam)
About The Author
Author
vakansiinfooffcial@gmail.com
