Menkomdigi Meutya Hafid Tekankan Pentingnya Kolaborasi Jurnalisme Global dan Lokal di Era Ekonomi Digital

Menkomdigi Meutya Hafid Tekankan Pentingnya Kolaborasi Jurnalisme Global dan Lokal di Era Ekonomi Digital

VakansiInfo – Kolaborasi antara jurnalisme global dan konteks lokal kini semakin penting di tengah pesatnya perkembangan ekonomi digital Indonesia. Hal tersebut di sampaikan Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi), Meutya Hafid. Dalam acara Peluncuran Bloomberg Businessweek Indonesia yang di gelar di Hotel Westin, Jakarta Selatan, Kamis (20/11/2025). Menurutnya, perpaduan dua perspektif tersebut menjadi kunci dalam menghadirkan informasi yang berkualitas bagi publik.

Meutya menegaskan bahwa informasi yang akurat dan kredibel tidak hanya membantu masyarakat dalam memahami perkembangan ekonomi. Tetapi juga menjadi fondasi bagi pelaku usaha dan pembuat kebijakan dalam mengambil keputusan strategis. “Paduan antara jurnalisme global dengan konteks lokal menghadirkan informasi akurat, kredibel, dan relevan bagi para pengambil keputusan di Indonesia,” ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa pertumbuhan sektor ekonomi digital Indonesia terus menunjukkan tren positif. Dalam tiga tahun terakhir, Gross Merchandise Value (GMV) ekonomi digital Indonesia meningkat rata-rata sembilan persen per tahun. Dengan laju tersebut, nilai GMV Indonesia di proyeksikan mencapai USD360 miliar pada 2030. Menjadikan Indonesia sebagai kekuatan utama ekonomi digital di Asia Tenggara.

Baca Juga  Menkomdigi Meutya Hafid Dorong Pemutakhiran Data Pelanggan Lewat e-SIM untuk Ruang Digital yang Lebih Aman

Di tengah dinamika pertumbuhan tersebut, Meutya menilai media — baik global maupun lokal — memiliki peran yang semakin strategis. Menurutnya, media harus mampu membaca data, memetakan tren, dan menyajikan analisis yang memberi perspektif relevan bagi pelaku usaha. Namun, tantangan juga muncul seiring fragmentasi audiens dan perubahan pola konsumsi berita yang di picu perkembangan teknologi. Termasuk adopsi kecerdasan artifisial (AI).

“Iklan digital tumbuh pesat, penggunaan AI membawa banyak peluang, tetapi juga menuntut media untuk tetap adaptif tanpa mengabaikan integritas jurnalistik,” kata Meutya. Ia menegaskan bahwa pemanfaatan AI harus tetap berada dalam koridor etika, mengingat media memiliki tanggung jawab besar dalam membentuk ekosistem informasi yang sehat.

Menutup sambutannya, Meutya menekankan bahwa kolaborasi antara media, pemerintah, dan industri adalah bagian penting untuk memperkuat daya saing Indonesia di lanskap informasi global. “Saya percaya kolaborasi ini akan membawa Indonesia kepada ekosistem bisnis yang lebih kuat, lebih transparan, dan berdaya saing global,” tandasnya.

(Mur)

About The Author

Pilihan Redaksi

Acer Luncurkan Predator Triton 14 AI, Laptop Gaming Paling Tipis Bertenaga AI dan Sistem Pendingin Graphene Pertama di Dunia

Acer Luncurkan Predator Triton 14 AI, Laptop Gaming Paling Tipis Bertenaga AI dan Sistem Pendingin Graphene Pertama di Dunia

Seminar Internasional Pendidikan 2025 Dorong Implementasi Pembelajaran Mendalam di Indonesia

Seminar Internasional Pendidikan 2025 Dorong Implementasi Pembelajaran Mendalam di Indonesia