
VakansiInfo, Bogor – Komunitas Kelompok Penyanyi Jalanan Merdeka bersama Imah Hejo – Imah Urang Sarerea sukses menggelar kegiatan buka puasa bersama dan santunan anak yatim yang dirangkai dengan panggung seni komunitas. Acara berlangsung pada Senin (9/3/2026) di kawasan Villa Ciomas.
Kegiatan yang digelar pada hari ke-20 Ramadan ini berlangsung hangat dan penuh kebersamaan. Selain menjadi ajang silaturahmi, acara tersebut juga menghadirkan berbagai pertunjukan seni yang melibatkan komunitas budaya dan pegiat kreatif di Bogor Raya.
Panggung seni dimulai sejak pukul 15.00 WIB hingga menjelang waktu berbuka puasa. Sejumlah seniman tampil secara bergiliran membawakan karya mereka, mulai dari musik hingga pembacaan puisi.
Beberapa penampilan yang memeriahkan acara antara lain dari Coim Kusnadi yang membawakan lagu terbarunya berjudul Eling, kemudian penampilan Herie Matahari dari Kebun Sastra, serta Adi Wil dari Sanggar Senja.
Selain itu, panggung seni juga diisi dengan pembacaan puisi, penampilan musik dari Sambu Street dan Royes D’Siekil, hingga atraksi pencak silat. Suasana semakin khas dengan alunan musik tradisional kacapi suling yang dibawakan oleh Ki Odoy bersama rekan-rekannya.
Acara semakin khidmat dengan tausiah hikmah Ramadan yang disampaikan oleh Rd. Lutfi Suriadiningrat. Tausiah tersebut memberikan pesan spiritual tentang pentingnya kebersamaan dan kepedulian sosial di bulan suci Ramadan.
Sejumlah komunitas turut hadir dalam kegiatan ini, di antaranya Bogor Wanita Berkebaya, Komunitas 50+, Komunitas Leumpank, Jangkar Jiwa, Rancage Manunggal Rasa, hingga komunitas pencak silat dan berbagai pegiat seni lainnya di Bogor Raya.
Salah satu penggagas kegiatan, Tohir Kulikulo, mengatakan bahwa kegiatan ini menjadi ruang silaturahmi sekaligus bentuk kepedulian terhadap sesama, khususnya anak-anak yatim.
“Kegiatan ini menjadi bentuk kepedulian terhadap anak yatim dan sesama, sekaligus ajang silaturahmi kreatif yang diharapkan dapat mempererat kebersamaan serta membangun atmosfer kreatif di Bogor Raya,” ujarnya.
Ia juga menjelaskan bahwa keberadaan Imah Hejo yang difasilitasi oleh Kang Diki diharapkan dapat menjadi ruang bersama bagi para pegiat seni dan budaya.
“Imah Hejo – Imah Urang Sarerea diorientasikan menjadi salah satu kantong seni dan budaya, tempat berkumpulnya para seniman dan komunitas untuk berkreasi serta berkarya,” tambahnya.
Dalam kegiatan tersebut, anak-anak yatim menerima santunan berupa tas sekolah, alat tulis, Al-Qur’an, serta berbagai bingkisan yang disambut dengan penuh kebahagiaan.
Setelah berbuka puasa bersama, acara dilanjutkan dengan doa bersama serta ramah tamah antar komunitas yang hadir, memperkuat rasa kebersamaan dan solidaritas di antara para peserta. (Ckr03)
