Laba Bersih Phapros Melonjak 109% di 2025, Berbalik dari Rugi Jadi Untung

Laba Bersih Phapros Melonjak 109% di 2025, Berbalik dari Rugi Jadi Untung

VakansiInfo, Jakarta – PT Phapros Tbk berhasil mencatatkan kebangkitan kinerja keuangan sepanjang tahun 2025. Emiten berkode saham PEHA ini membukukan laba bersih sebesar Rp27,44 miliar pada periode Januari–Desember 2025, meningkat tajam 109% dibandingkan tahun sebelumnya yang masih mencatatkan kerugian Rp290,63 miliar.

Tak hanya berbalik dari rugi menjadi untung, pencapaian ini juga jauh melampaui kinerja tahun 2023 yang hanya mencatatkan laba Rp6,01 miliar. Lonjakan ini menunjukkan keberhasilan strategi transformasi yang dijalankan perusahaan di tengah tantangan industri farmasi yang dinamis.

Penjualan Tumbuh Dua Digit di Semua Segmen

Kinerja positif Phapros didorong oleh peningkatan penjualan sebesar Rp940,88 miliar pada 2025 atau naik 26,34% secara tahunan (yoy). Pertumbuhan terjadi merata di seluruh lini produk:

  • Segmen obat bebas (OTC) tumbuh 43,20%
  • Obat Generik Berlogo (OGB) meningkat 13,95%
  • Segmen ethical melonjak hingga 54,94%

Peningkatan ini menjadi bukti keberhasilan strategi pemasaran dan optimalisasi portofolio produk yang dilakukan perusahaan.

Efisiensi Produksi dan Operasional

Selain pertumbuhan penjualan, efisiensi biaya menjadi faktor penting dalam peningkatan laba. Phapros berhasil menekan beban pokok penjualan (COGS) sebesar 5,41% menjadi Rp448,37 miliar.

Baca Juga  United Tractors Bukukan Laba Bersih Sebesar Rp 14,8 Triliun di Tahun 2025

Rasio COGS terhadap penjualan juga turun signifikan dari 63,65% pada 2024 menjadi 47,65% di 2025, menandakan proses produksi yang semakin efisien dan margin keuntungan yang lebih sehat.

Tak hanya itu, beban usaha berhasil ditekan 14,64% menjadi Rp406,43 miliar, serta biaya pemasaran dan distribusi turun hingga 27,8%.

Strategi Transformasi Jadi Kunci Kebangkitan

Plt. Direktur Utama Phapros, Ida Rahmi Kurniasih menyebut bahwa pencapaian ini merupakan hasil dari strategi “bangkit satukan tujuan” yang dijalankan sejak awal 2025.

Transformasi dilakukan melalui sejumlah langkah strategis, antara lain:

  • Penguatan Sales & Operation Planning
  • Peningkatan kompetensi tim pemasaran
  • Penataan kerja sama dengan distributor
  • Optimalisasi portofolio produk
  • Efisiensi biaya secara menyeluruh

Menurutnya, strategi ini berhasil memperbaiki fundamental bisnis dan mengembalikan profitabilitas perusahaan.

Neraca Keuangan Semakin Sehat

Phapros juga mencatatkan perbaikan struktur keuangan dengan menurunkan liabilitas sebesar 7,45% menjadi Rp959,70 miliar. Di sisi lain, ekuitas meningkat 8,74% menjadi Rp427,47 miliar.

Arus kas operasional pun tercatat positif sebesar Rp123,75 miliar, dengan saldo kas akhir tahun mencapai Rp120,98 miliar atau naik 31,49% dibandingkan tahun sebelumnya.

Baca Juga  United Tractors Bukukan Laba Bersih Sebesar Rp 14,8 Triliun di Tahun 2025

Inovasi Produk Dorong Pertumbuhan

Dari sisi inovasi, Phapros meluncurkan produk OAT (obat anti TBC) kategori 1 dosis harian yang mendukung program pemerintah dalam penanggulangan tuberkulosis.

Selain itu, perusahaan juga menghadirkan produk kesehatan pria berbentuk Orodispersible Film (ODF), yang menawarkan kepraktisan dan efisiensi dibandingkan sediaan konvensional.

Langkah inovatif ini memperkuat posisi Phapros dalam menghadapi persaingan industri sekaligus memenuhi kebutuhan kesehatan masyarakat.

Optimisme Berkelanjutan

Dengan fondasi bisnis yang semakin kuat, Phapros optimistis dapat mempertahankan tren pertumbuhan di masa depan. Perusahaan juga berkomitmen untuk terus mendorong inovasi, digitalisasi, serta efisiensi operasional guna menciptakan nilai tambah bagi para pemangku kepentingan. (Eff)

About The Author

Pilihan Redaksi

Dodgers dan UNIQLO Resmi Bermitra, Hadirkan “UNIQLO Field” di Stadion

Dodgers dan UNIQLO Resmi Bermitra, Hadirkan “UNIQLO Field” di Stadion

Indonesia Fit Festival 2026 Hadir di Jakarta, Gabungkan Olahraga, Musik, dan Rave Culture

Indonesia Fit Festival 2026 Hadir di Jakarta, Gabungkan Olahraga, Musik, dan Rave Culture