VakansiInfo, Bogor – Sebuah mobil penumpang jenis Toyota Sienta bernomor polisi F 1559 DF mengalami insiden terperosok ke sisi jalan di Jalan Raya Bojonggede–Kemang (Bomang), tepatnya di Desa Sukmajaya, Kecamatan Tajurhalang, Kabupaten Bogor, pada Minggu (25/1/2026) dini hari.
Kejadian tersebut terjadi sekitar pukul 00.30 WIB. Berdasarkan informasi yang dihimpun, pengemudi diduga mengalami microsleep atau tertidur sesaat akibat kelelahan saat berkendara. Kondisi itu membuat kendaraan kehilangan kendali hingga keluar jalur dan terperosok ke sisi jalan.
Menyadari situasi tersebut, pemilik kendaraan, Wahyu, segera melaporkan kejadian ke Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Bogor. Laporan diterima petugas pada pukul 00.48 WIB, dan tim rescue langsung bergerak cepat menuju lokasi.
Respons Cepat Tim Rescue Damkar Bogor
Tim rescue dari Mako Cibinong diberangkatkan pada pukul 00.50 WIB dan tiba di lokasi sekitar pukul 01.00 WIB. Proses evakuasi berlangsung kurang lebih 2 jam 30 menit, dengan mempertimbangkan aspek keselamatan serta kondisi medan di sekitar lokasi kejadian.
Selama proses penanganan, petugas terlebih dahulu melakukan koordinasi dengan pelapor, kemudian menyiapkan peralatan pendukung sebelum mengevakuasi kendaraan secara bertahap dan terkendali.
Peralatan dan Unit yang Dikerahkan
Dalam proses evakuasi, tim rescue menggunakan sejumlah peralatan keselamatan, antara lain helm, sarung tangan, spreader, wire, balok, dan sling. Adapun unit rescue yang diterjunkan adalah F 9926 L (Unit 05).
Evakuasi Berjalan Aman dan Kondusif
Berkat kerja sama dan profesionalisme petugas di lapangan, mobil berhasil dievakuasi dengan aman tanpa adanya korban jiwa. Situasi di lokasi kejadian pun dinyatakan kondusif. Setelah seluruh rangkaian penanganan selesai, tim rescue kembali ke Mako Cibinong pada pukul 03.45 WIB.
Penanganan insiden ini dilakukan oleh Rescue Regu 1, yang terdiri dari Zaidan Rabbani (Operator), Nuriyadi, Fatan Faturahman (Pemadaman), dan Bagos SW (Pemadaman).
Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Bogor kembali mengimbau masyarakat agar tidak memaksakan diri berkendara dalam kondisi lelah atau mengantuk, terutama pada jam-jam rawan dini hari, demi menjaga keselamatan diri dan pengguna jalan lainnya. (Mom)



