×
Ngemil Manis Tapi Takut Sugar Crash? Ini Penjelasannya

VakansiInfo – Banyak orang menghindari camilan manis karena takut cepat ngantuk, lemas, atau kehilangan fokus setelahnya. Padahal, tidak semua rasa manis menyebabkan sugar crash. Yang berperan besar justru jenis gula yang dikonsumsi.

Kalau tahu cara memilihnya, Sobat VI tetap bisa menikmati camilan manis tanpa khawatir energi turun mendadak di tengah aktivitas.

Kenapa Sugar Crash Bisa Terjadi?

Sugar crash biasanya terjadi setelah mengonsumsi gula putih atau pemanis dengan indeks glikemik tinggi. Jenis gula ini membuat kadar gula darah naik dengan cepat, lalu turun drastis. Akibatnya, tubuh terasa lemas, mudah lapar, sulit fokus, bahkan mood ikut turun.

Inilah alasan mengapa ngemil manis sering dianggap “musuh” bagi produktivitas.

Gula Alami, Energi Lebih Stabil

Berbeda dengan gula putih, gula alami dari sumber seperti singkong dan sorgum memiliki indeks glikemik lebih rendah. Artinya, energi dilepaskan secara perlahan dan lebih stabil.

Efeknya, tubuh tetap bertenaga lebih lama, rasa kenyang bertahan, dan fokus tidak mudah buyar. Gula alami juga cenderung lebih ramah bagi metabolisme karena diproses tubuh secara bertahap.

Singkong dan Sorgum, Alternatif Manis yang Lebih Tenang

  • Singkong dikenal sebagai sumber karbohidrat dengan pelepasan energi yang lebih stabil.
  • Sorgum bersifat gluten-free dan mengandung senyawa alami yang mendukung keseimbangan energi harian.

Keduanya memberi rasa manis alami tanpa memicu lonjakan gula darah yang ekstrem, selama dikonsumsi dalam porsi wajar.

Tips Ngemil Manis Tanpa Takut Energi Drop

Agar tetap aman saat ngemil manis, Sobat VI bisa:

  • Memilih camilan dengan gula alami atau pemanis rendah indeks glikemik
  • Mengombinasikan manis dengan protein atau lemak sehat
  • Menghindari konsumsi berlebihan dalam satu waktu
  • Memperhatikan respons tubuh setelah makan

Manis Tetap Bisa Jadi Teman Aktivitas

Ngemil manis tidak selalu identik dengan rasa lemas dan ngantuk. Dengan memilih sumber gula yang tepat, kamu tetap bisa menikmati rasa manis sambil menjaga energi, fokus, dan mood tetap stabil sepanjang hari.

Intinya, bukan soal menghindari manis, tapi lebih cermat memilih sumbernya. (Ati)

About The Author

Author

vakansiinfooffcial@gmail.com

Related Posts