Pagelaran Tari Ādya Rañjana, Rayakan Proses Belajar dan Keberagaman Gerak dari Enam Daerah Nusantara

Pagelaran Tari Ādya Rañjana, Rayakan Proses Belajar dan Keberagaman Gerak dari Enam Daerah Nusantara

VakansiInfo, Jakarta – Gerak kecil yang lahir dari ruang latihan, langkah ragu yang perlahan berubah menjadi percaya diri, hingga tarian yang akhirnya utuh di atas panggung. Semua proses itu dirayakan dalam Pagelaran Tari Ādya Rañjana, sebuah pertunjukan yang menempatkan perjalanan belajar sebagai inti dari seni tari.

Mengusung semangat “sebuah awal bernama gerak”, pagelaran ini menjadi wadah bagi para penari dari berbagai latar belakang untuk menampilkan hasil pembelajaran mereka bersama Lentik Rolas, ruang belajar seni tari yang tumbuh dari semangat kebersamaan dan kecintaan pada budaya Indonesia.

Digelar di Galeri Indonesia Kaya, Jakarta, pertunjukan ini turut mendapat perhatian dari pemerintah. Acara tersebut dihadiri oleh Dadam Mahdar, Direktur Seni Rupa dan Seni Pertunjukan Kementerian Ekonomi Kreatif, sebagai bentuk dukungan terhadap pengembangan seni pertunjukan dan ekosistem kreatif di Tanah Air.

Di atas panggung, Ādya Rañjana menghadirkan enam karya tari daerah dari berbagai penjuru Nusantara: Nusa Tenggara Timur, Jakarta, Bali, Jawa Barat, Nusa Tenggara Barat, hingga Sumatera Barat. Setiap tarian membawa identitas tradisi masing-masing, namun ditafsirkan kembali melalui pendekatan gerak yang segar dan relevan dengan masa kini.

Baca Juga  Kolaborasi Strategis LINI dan ASETI: Mengangkat Ragam Irama dan Tari Nusantara ke Pentas Dunia

Penonton pun tidak hanya disuguhi keindahan estetika, tetapi juga kisah perjalanan—tentang latihan yang berulang, keberanian memulai, serta proses tumbuh bersama sebagai komunitas.

Pagelaran ini berada di bawah pengawalan Reitha F. Hanividya sebagai Penanggung Jawab Produksi dan Artistik yang memastikan kesatuan visi kreatif dari proses hingga pertunjukan. Koordinasi pelaksanaan dipimpin Ruth D. Marulita selaku Ketua Pagelaran, sementara arah pengembangan komunitas didukung Yuneri Chandra, Ketua Yayasan Lentik Rolas Creative.

“Ādya Rañjana menjadi wujud nyata bahwa seni tari tidak hanya tentang hasil akhir di atas panggung, tetapi tentang perjalanan, keberanian memulai, dan semangat belajar yang terus hidup,” ujar pihak penyelenggara.

Lebih dari sekadar hiburan, pertunjukan ini menjadi ruang perjumpaan antara tubuh, rasa, dan waktu—di mana gerak menjelma bahasa universal yang menyatukan pengalaman, generasi, serta identitas budaya.

Melalui pagelaran ini, Lentik Rolas Creative berharap masyarakat semakin mengapresiasi seni tari sekaligus menyadari bahwa proses belajar dan berkarya dalam seni dapat berlangsung tanpa batas usia maupun latar belakang.

Baca Juga  Kasundan International Silat Camp 2025: Lestarikan Budaya, Gerakkan Ekonomi Garut

Sebagai rumah kreatif seni budaya yang lahir dari kebersamaan dua belas sahabat, Lentik Rolas terus membuka ruang agar tradisi tetap hidup, bergerak, dan menemukan maknanya di masa kini. (Eff)

About The Author

Pilihan Redaksi

IIMS 2026 Dukung Kesiapan Mudik Lebaran Lewat Kendaraan, Teknologi, dan Promo Menarik

IIMS 2026 Dukung Kesiapan Mudik Lebaran Lewat Kendaraan, Teknologi, dan Promo Menarik

all seasons Jakarta Thamrin Hadirkan “Bukber KURMA” dan Urban Ramadhan Retreat, Buka Puasa Rooftop dengan View Citylight

all seasons Jakarta Thamrin Hadirkan “Bukber KURMA” dan Urban Ramadhan Retreat, Buka Puasa Rooftop dengan View Citylight