Sab. Agu 30th, 2025

Pantomim Heri Cokro: Mencari Pemimpin ldeal Untuk Kota Bogor

Pantomim Heri Cokro: Mencari Pemimpin ldeal Untuk Kota Bogor

Vakansiinfo – Menyimak dinamika demokrasi Pilwalkot Bogor yang semarak, tampak aneka media kampanye para bakal calon walikota yang memenuhi seluruh penjuru mata angin ruang publik Kota Bogor. Seolah menjadi sampah visual yang mengurangi estetika ruang kota nan indah ini.

Dari media kampanye tersebut kita menyaksikan begitu minim program edukasi tersampaikannya visi, misi dan program para calon. Kecuali hanya gambar potret diri dan jargon mengawang yang kurang membumi.

Kita tetiba di sadarkan bahwa begitu banyak pula para calon wajah baru yang kurang familiar di mata hati warga kota. Baik sosoknya, kiprahnya, atau pun kontribusinya bagi pembangunan dan kemajuan kota selama ini.

Kecuali Sosok Dedie A Rachim yang memang di rasa sangat familiar. Karena memang sebelum proses pilkada ini, dirinya adalah Wakil Wali Kota yang mendampingi Bima Arya sebagai Wali Kota Bogor.

Dedie A Rachim selama ini adalah sosok penentu yang melengkapi kisah sukses Bima Arya dalam memimpin kota. Dia adalah sosok sentral yang menopang kinerja Wali Kota. Sebagai Wakil Wali Kota, Dedie A Rachim di kenal sebagai pribadi yang ramah, santun dan peduli. Hampir tidak terdengar keluhan warga yang kesulitan mendapat akses untuk bersilaturahmi dan berbagi cerita dengannya.

Selain itu, Dedie A Rachim juga di kenal sebagai sosok pemimpin yang bersih dan amanah. Di bawah kendalinya tiap program penting pembangunan kota bisa terealisasi.

Hampir di semua kalangan masyarakat kota Bogor, Dedi A Rachim juga di rasakan kepedulian dan kontribusinya. Terhadap setiap kegiatan warga hingga ke pelosok perkampungan, dia selalu hadir bersama warga. Entah kegiatan pembangunan swadaya warga, kegiatan umkm, rembuk warga hingga saksi nikah dan hajatan warga lainnya.

Baca Juga  Wisata Taman Kota di Jakarta, Menyatu dengan Alam di Tengah Kota
Sosok yang membumi ini adalah bukti kecintaannya pada warga serta kotanya. Dedie A Rachim tak pernah terlihat lelah, mengeluh, marah atau berwajah masam ketika berinteraksi di tengah warga kota Bogor.

Sosok pemimpin ideal yang membumi ini juga memiliki kemampuan interaksi sosial yang baik. Public speakingnya juga lancar, mengurai segala bentuk program dengan cara yang genial, motivator handal dan eksekutor pembangunan yang terbukti kompeten. Intinya di diri Dedie A Rachim terdapat segala syarat kompetensi untuk menjadi pemimpin utama warga Kota Bogor dalam merealisasikan harapan warganya.

Berdasar hal ini, mengusik pula seorang seniman yang berkarya hampir di semua bentuk ekspresi seni. Seperti teater, happening art, musik, melukis dan menulis puisi. Heri Cokro, demikian biasa dia di sapa, mencoba merespon proses Pilwalkot Bogor melalui karya spontanitas berupa pantomim yang di perankan pada Minggu 4 Agustus 2024 di Taman Malelang Sukasari, Bogor timur.

Pantomim ini menggambarkan proses betapa sulitnya upaya pencarian pemimpin kota yang ideal.

Happening Art Unik Warnai Kegiatan Diskusi Publik Pitulasan #4 Bersama Dedie A Rachim
Foto: Istimewa Jangkar Jiwa Media Ckr03

Pantomim Heri cokro

Heri Cokro adalah sosok seniman yang telah berkarya sejak masa sekolah di SMSR Negeri Bandung (sekarang SMK 14). Dan semasa kuliah di Jurusan Pendidikan Seni Rupa Universitas Negeri Yogyakarta. Selama kuliah sejak tahun 1996-2004 dirinya aktif membentuk komunitas seni. Antara lain Al-Farabi UNY, Kelompok Seni Senandika, Organisasi Kultural Daya Pemuda Indonesia dan asrama Kujang Jawa Barat di Yogyakarta.

Heri Cokro juga aktif bersama komunitas pergerakan mahasiswa mengusung gerakan reformasi 98 dengan menampilkan karya-karya happening art, musikalisasi dan teatrikalisasi puisi yang kritis terhadap penguasa pada saat itu. Sebagai aktifis Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) bahkan pernah menjadi Ketua HMI Cabang Bulaksumur Sleman pada tahun 2000-2002, dia juga rajin mendinamisir lembaga seni di lingkungan HMI.

Baca Juga  Sensasi Berbuka Puasa ala Turki di Luminor Hotel Bogor Padjadjaran

Mantan Kepala Sekolah SMP Pangerasan dan SMK Sirojul Huda 3 Kabupaten Bogor, Heri Cokro juga membentuk kelompok teater siswa Teater Kirana PEC dan Teater Asik Sirojul Huda 3 dalam upayanya membentuk karakter siswa yang kritis, kreatif dan percaya diri.

Selepas membina sekolah, Heri Cokro saat ini aktif membentuk Yayasan Daya Putra Bangsa yang bergerak di bidang Pendidikan dan pemberdayaan masyarakat di wilayah Kecamatan Cijeruk Kabupaten Bogor.

Kali ini, karena sering berinteraksi dengan para seniman dan aktifis sosial di Kota Bogor, dirinya merasa turut terpanggil untuk aktif mencari sosok dan pola kepemimpinan Kota Bogor yang bisa diterima dan mencintai warga Kota Bogor, maka bersama kawan-kawannya terciptalah Gerakan Dedie Rachim Kreatif Center yang diharapkan bisa mensosialisasikan sosok terbaik untuk memimpin Kota Bogor, Dedie A Rachim!

Visualisasi pencarian pemimpin kota Bogor digambarkan oleh sesosok pantomimer yang begitu kesulitan memilah dan memilih suatu wujud benda yang terbaik, hingga akhirnya sosok tersebut menemukan gambar seseorang di sebuah buku yang terbuang, di dalam buku tersebut saat dibuka menunjukkan gambar calon pemimpin Kota Bogor yaitu gambar Dedie A Rachim, maka atas petunjuk gambar tersebut, wujud nyata wajah merakyat calon pemimpin yang mumpuni menurut petunjuk alam menampakkan diri dalam wujud personifikasi Dedie A Rachim.

Dengan keyakinan ditemukannya gambaran tersebut, maka pantomimer merasa yakin dan percaya bahwa dialah orang terbaik yang siap memimpin kota Bogor. Di akhir performnya dia mengacungkan ibu jarinya untuk sosok Dedie A Rachim sebagai pilihan terbaik memimpin Kota Bogor menuju kemajuan.

(Ckr03/Red)

Related Post