Sab. Agu 30th, 2025

Presiden Prabowo: Kebahagiaan Petani Adalah Kebahagiaanku, Harga Gabah Tertinggi dalam 7 Tahun Terakhir, Panen Serentak 14 Provinsi

Presiden Prabowo: Kebahagiaan Petani Adalah Kebahagiaanku, Harga Gabah Tertinggi dalam 7 Tahun Terakhir, Panen Serentak 14 Provinsi

Vakansiinfo – Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, dengan penuh kegembiraan menyampaikan rasa bahagianya pada acara Panen Raya Nasional yang di gelar serentak di 14 provinsi dan 157 kabupaten/kota di Majalengka, Jawa Barat, pada Senin (07/04/2025). Dalam kesempatan tersebut, Presiden Prabowo menegaskan kebahagiaannya yang luar biasa dan menyebutkan kata “bahagia” hingga enam kali. Mengungkapkan rasa syukurnya atas peningkatan kesejahteraan petani Indonesia.

“Hari ini mungkin yang paling bahagia, yang paling gembira adalah saya sendiri, Presiden Republik Indonesia.” Ujar Presiden Prabowo di tengah suasana sukacita panen raya.

Kebahagiaan ini juga di rasakan langsung oleh para petani di berbagai daerah. Kodiman, Ketua Gapoktan Subur Makmur di Kabupaten Serang, Banten, mengungkapkan rasa syukurnya atas peningkatan harga gabah yang kini mencapai Rp6.500 per kilogram. Lebih tinggi dari sebelumnya yang hanya Rp5.500 per kilogram. “Alhamdulillah, berkat Presiden Prabowo Subianto, harga gabah kami naik,” ujarnya.

Di Lampung Tengah, petani merasakan hal serupa, dengan lonjakan harga gabah dari Rp4.000 menjadi Rp6.500 per kilogram. “Kami sangat bersyukur, ini anugerah bagi kami sebagai petani,” kata perwakilan petani setempat.

Di Ngawi, Jawa Timur, petani juga menyampaikan kebahagiaan mereka atas kebijakan Presiden yang memperbaiki kesejahteraan mereka. “Harga gabah kami mencapai Rp6.500, dan pupuk mudah di dapatkan. Kami merasa sangat bahagia,” ungkap petani dari Ngawi.

Baca Juga  Menkes Pastikan Kesiapan Kubu Raya Gelar Cek Kesehatan Gratis dan Pembangunan RS di Daerah 3T
Melihat antusiasme para petani, Presiden Prabowo memperpanjang durasi acara yang awalnya di rencanakan satu jam menjadi dua jam, dan memberikan apresiasi tinggi kepada para petani. “Saudara-saudara berjasa, saudara-saudara adalah pahlawan produksi,” tegasnya.

Juru Bicara Presiden, Prita Laura, menambahkan bahwa kebahagiaan Presiden adalah kebahagiaan seluruh petani Indonesia. Menurut Prita, Presiden sangat peduli dengan petani dan bertekad untuk mewujudkan kesejahteraan petani, serta mendorong Indonesia untuk menjadi lumbung pangan dunia.

“Saya baru mendengar dalam satu momen Presiden Prabowo menyebutkan kata ‘bahagia’ hingga enam kali. Beliau merasa bahagia karena bisa membahagiakan petani dan mendorong hasil panen terbaik dalam tujuh tahun terakhir,” kata Prita.

Prita juga menyoroti perubahan signifikan dalam kebijakan yang mempermudah akses petani terhadap pupuk, benih unggul, serta meningkatkan harga gabah. “Baru enam bulan masa pemerintahan, Presiden telah merombak banyak sistem yang sebelumnya merugikan petani,” tambahnya.

Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman, melaporkan bahwa serapan gabah oleh Bulog meningkat pesat hingga 2.000%, dari 35.000 ton menjadi 800.000 ton, sebagai hasil dari kebijakan pemerintah yang pro-petani.

Baca Juga  Kampi Hotel Legian Bali, Menikmati Pesona Pulau Dewata dengan Akomodasi “Instagenic”

Menurut data Badan Pusat Statistik (BPS), produksi padi nasional pada Januari-April 2025 tercatat mencapai 13,94 juta ton gabah kering giling (GKG), setara dengan 8,03 juta ton beras, yang merupakan rekor tertinggi dalam tujuh tahun terakhir. Kebijakan percepatan tanam, distribusi pupuk, dan irigasi yang lebih baik turut mendukung pencapaian ini.

Para petani juga mengakui perbedaan signifikan di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo. Dani, seorang Penyuluh Pertanian di Majalengka, menilai kebijakan yang diterapkan pemerintah sangat konsisten dari tingkat Presiden hingga pelaksanaan di lapangan, yang membuahkan hasil yang memuaskan.

“Yang berbeda di kepemimpinan Pak Prabowo adalah kebijakan yang dikawal dengan sangat baik, dari atas hingga ke bawah. Ini yang membuat hasilnya berbeda,” kata Dani.

Surdi, seorang petani di Majalengka, menambahkan, “Dulu, hasil tani kami sedikit dan sering ada cekcok di rumah. Tapi sekarang, hasilnya melimpah dan keluarga di rumah senang. Terima kasih Pak Prabowo.”

Dengan kebijakan yang berpihak pada petani, Presiden Prabowo berharap kesejahteraan petani terus meningkat, dan Indonesia bisa mencapai swasembada pangan serta menjadi lumbung pangan dunia.

(Mur)

Related Post