Sab. Agu 30th, 2025

Program GENIUS, Cara Seru NFA Ajarkan Anak Gizi Sehat dan Anti Boros Makanan

Program GENIUS, Cara Seru NFA Ajarkan Anak Gizi Sehat dan Anti Boros Makanan

VakansiInfo – Badan Pangan Nasional (NFA) terus memperkuat ketahanan pangan dan gizi melalui Program GENIUS (Gerakan Edukasi dan Pemberian Pangan Bergizi untuk Siswa). Program ini tidak hanya memberikan kudapan bergizi di sekolah. Tetapi juga menanamkan edukasi penting tentang pola makan sehat dan pengelolaan pangan secara bijak sejak usia dini.

Dalam acara Temu Ilmiah Nasional PERSAGI 2025 di Jakarta, Jum’at (11/07/2025) lalu. Direktur Kewaspadaan Pangan NFA, Nita Yulianis. Menekankan pentingnya edukasi berkelanjutan dalam program makan bergizi di sekolah.

“Program pemberian makan bergizi untuk anak sekolah hanya akan berdampak optimal jika di sertai dengan edukasi berkelanjutan. Literasi pangan dan gizi berperan penting dalam membentuk perilaku konsumsi sehat. Mengurangi potensi sisa makanan, dan mencegah pemborosan pangan sejak usia dini,” jelas Nita.

Edukasi di lakukan melalui pendekatan yang menyenangkan, seperti yel-yel, jingle, dan poster. Anak-anak di ajak memahami pentingnya sarapan, mengenal makanan bergizi, serta membiasakan pola hidup bersih.

“Kami menggunakan pendekatan yang menyenangkan seperti yel-yel, jingle, dan poster. Untuk menanamkan kebiasaan sarapan, memilih makanan bergizi, serta hidup bersih dan sehat,” tambahnya.

Baca Juga  Langkah NFA Perkuat Pengawasan Keamanan Pangan Segar Guna Sukseskan MBG
Berdasarkan evaluasi tahun 2024 oleh AIPGI, program ini menunjukkan dampak positif. Status gizi siswa meningkat, angka gizi kurang dan buruk menurun. Serta pemahaman mereka tentang pentingnya pangan beragam dan pencegahan sisa makanan turut meningkat.

Kepala NFA, Arief Prasetyo Adi, menyebutkan bahwa program GENIUS juga berkontribusi terhadap penurunan angka kelaparan nasional (Prevalence of Undernourishment/PoU) yang tercatat 8,27% pada 2024, membaik dari 8,53% di tahun sebelumnya.

“Perubahan perilaku dan kesadaran gizi anak-anak menjadi pondasi utama dalam membangun masa depan bangsa yang sehat, kuat, dan berdaya saing,” ujar Arief.

Sementara itu, Ketua Komite III DPD RI, Filep Wamafma, menyampaikan dukungan terhadap kebijakan nasional Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan menyoroti pentingnya kesiapan tenaga ahli gizi di daerah.

“Yang paling penting adalah bagaimana kesiapan tenaga ahli gizi di daerah dalam mendukung program ini. Oleh sebab itu, kita akan benahi struktur birokrasi, khususnya tentang peran pemerintah daerah dalam menyiapkan tenaga-tenaga ahli gizi,” katanya.

Diluncurkan pada 2023, Program GENIUS kini telah diintegrasikan ke dalam Program MBG—salah satu program prioritas nasional yang digagas Presiden Prabowo Subianto. Langkah ini bertujuan memperluas intervensi gizi dan membentuk generasi sehat menuju Indonesia Emas 2045.

Baca Juga  NFA Ajak Mahasiswa Berperan Aktif Tumbuhkan Perilaku Stop Boros Pangan

(Eff)

Related Post