Sekolah Siaga Kependudukan Diperkuat, BKKBN Siapkan Remaja Hadapi Bonus Demografi Menuju Indonesia Emas 2045

Sekolah Siaga Kependudukan Diperkuat, BKKBN Siapkan Remaja Hadapi Bonus Demografi Menuju Indonesia Emas 2045

VakansiInfo, Jakarta – Indonesia sedang berada di momen langka: jumlah penduduk usia produktif jauh lebih besar dibandingkan usia nonproduktif. Bonus demografi ini disebut sebagai “kesempatan emas” yang hanya datang sekali dalam sejarah bangsa. Namun tanpa persiapan matang, peluang itu bisa berubah menjadi beban.

Di sinilah peran Sekolah Siaga Kependudukan (SSK) menjadi krusial.

Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Kemendukbangga/BKKBN) menegaskan penguatan SSK sebagai strategi utama membentuk generasi muda yang sehat, cerdas, dan siap menghadapi masa depan. Deputi Bidang Pengendalian Penduduk, Bonivasius Prasetya Ichtiarto, menyebut program ini bukan sekadar kegiatan tambahan di sekolah, melainkan bagian dari pembentukan karakter dan kesadaran hidup.

“Sekolah Siaga Kependudukan adalah wadah pembelajaran dan pembentukan karakter. Anak-anak tidak hanya belajar akademik, tetapi juga memahami isu kependudukan, kesehatan reproduksi, perencanaan keluarga, dan masa depan mereka,” ujarnya.

Data menunjukkan, rata-rata lama sekolah di Indonesia masih 9,37 tahun atau setara SMP. Di sisi lain, angka kelahiran remaja, pernikahan dini, hingga persoalan kesehatan mental menjadi tantangan serius. Jika tidak diantisipasi, bonus demografi justru berisiko memicu pengangguran dan masalah sosial.

Baca Juga  Pemerintah Tegaskan Perlindungan Anak di Ruang Digital

Melalui SSK, siswa dibekali edukasi sejak dini tentang perencanaan masa depan, perlindungan remaja, kesehatan mental, serta bahaya narkoba dan bullying. Sekolah juga diarahkan menjadi ruang aman, inklusif, dan mendukung tumbuh kembang anak.

Program ini dijalankan dengan pendekatan layanan, di mana sekolah mendapat pendampingan berkelanjutan agar implementasi benar-benar sesuai kebutuhan di lapangan. BKKBN pun menggandeng Bappenas, Kementerian Pendidikan, Kementerian Agama, serta pemerintah daerah untuk memperluas jangkauan program.

Dengan penguatan Sekolah Siaga Kependudukan, pemerintah optimistis generasi muda Indonesia tak hanya siap menghadapi bonus demografi, tetapi juga mampu membawa bangsa menuju Indonesia Emas 2045. (Mur)

About The Author

Pilihan Redaksi

YouTube & Google Perkuat Ekosistem Digital Aman untuk Anak, Gandeng Pemerintah di Safer Internet Day 2026

YouTube & Google Perkuat Ekosistem Digital Aman untuk Anak, Gandeng Pemerintah di Safer Internet Day 2026