Sab. Agu 30th, 2025

Sekoteng, Minuman Hangat Khas Indonesia yang Penuh Kehangatan

Sekoteng, Minuman Hangat Khas Indonesia yang Penuh Kehangatan

Vakansiinfo – Sekoteng adalah salah satu minuman tradisional Indonesia yang sudah di kenal sejak lama, terutama di daerah Jawa. Seperti halnya wedang ronde, sekoteng menjadi pilihan minuman hangat yang sangat cocok di konsumsi saat cuaca dingin. Minuman ini memiliki cita rasa yang manis, pedas, dan segar, serta kaya akan rempah yang dapat memberikan kehangatan di tubuh. Meskipun tampilannya sederhana, sekoteng memiliki daya tarik tersendiri dan menjadi bagian dari budaya kuliner Indonesia.

Asal-usul dan Sejarah Sekoteng

Sekoteng berasal dari kata “koteng,” yang dalam bahasa Jawa merujuk pada sesuatu yang di panaskan atau di rebus, yang mengacu pada cara penyajian minuman ini yang menggunakan bahan-bahan yang di rebus. Sejarah pasti mengenai asal usul sekoteng tidak terlalu jelas, namun minuman ini sudah ada sejak zaman kolonial dan terkenal di berbagai daerah, terutama di Jawa Tengah dan Yogyakarta.

Pada masa itu, sekoteng di jajakan oleh pedagang kaki lima yang berkeliling di malam hari, terutama saat cuaca dingin. Minuman ini menjadi pilihan populer karena selain rasanya yang enak, sekoteng juga di percaya memiliki khasiat untuk menghangatkan tubuh, menyegarkan, serta membantu meredakan sakit perut.

Bahan-bahan dan Cara Penyajian

Sekoteng terbuat dari berbagai bahan yang di kombinasikan dengan kuah jahe yang hangat dan pedas. Bahan utama dari sekoteng meliputi kacang hijau rebus, kolang-kaling, ketan hitam, dan berbagai bahan lainnya yang menambah tekstur dan cita rasa minuman ini.

Baca Juga  Masalah Hipertensi, tanggung jawab siapa?

Berikut adalah beberapa bahan yang umum di gunakan dalam pembuatan sekoteng:

  • Jahe: Bahan utama yang memberikan rasa pedas dan hangat pada sekoteng. Jahe juga berfungsi sebagai bahan yang baik untuk kesehatan, seperti meredakan flu, melancarkan peredaran darah, dan menghangatkan tubuh.
  • Kacang hijau: Dikenal dengan kemampuannya untuk memberikan rasa gurih yang lembut, kacang hijau rebus menjadi pelengkap yang nikmat dalam sekoteng.
  • Kolang-kaling: Bahan ini memberikan tekstur kenyal dan rasa manis yang segar, sangat cocok dipadukan dengan bahan-bahan lainnya.
  • Ketupat atau ketan hitam: Beberapa varian sekoteng juga dilengkapi dengan ketupat kecil atau ketan hitam, yang memberikan rasa kenyal dan karbohidrat yang cukup untuk memberi energi.
  • Gula merah atau gula pasir: Untuk memberikan rasa manis pada kuah sekoteng yang hangat.

Cara penyajian sekoteng sangat mudah. Bahan-bahan tersebut di rebus bersama dengan air jahe yang telah di beri gula merah, sehingga menghasilkan kuah manis yang pedas. Minuman ini biasanya di sajikan dalam gelas atau mangkuk dengan tambahan kacang tanah sangrai di atasnya. Sekoteng dapat disajikan hangat dan sangat cocok untuk dinikmati di malam hari atau saat musim hujan.

Manfaat Kesehatan Sekoteng

Sekoteng bukan hanya enak, tetapi juga memiliki beberapa manfaat kesehatan. Kandungan jahe dalam sekoteng sangat baik untuk tubuh, terutama dalam menghangatkan tubuh di saat udara dingin atau hujan. Jahe juga di kenal dapat melancarkan pencernaan, meredakan mual, serta mengurangi peradangan.

Baca Juga  Polytron Hadir di SIAL Interfood 2024: Tampilkan Inovasi dan Produk Terbaru untuk Industri F&B

Selain itu, kacang hijau yang di gunakan dalam sekoteng kaya akan protein dan serat, yang membantu menjaga kesehatan pencernaan dan memberikan rasa kenyang. Kolang-kaling, yang biasanya mengandung sedikit kalori, memberi rasa kenyal yang menyegarkan. Penggunaan gula merah sebagai pemanis alami juga memberikan keuntungan, karena gula merah mengandung mineral yang baik bagi tubuh, seperti zat besi, magnesium, dan kalium.

Sekoteng dalam Budaya Indonesia

Sekoteng memiliki peran yang penting dalam budaya kuliner Indonesia, terutama sebagai sajian minuman yang hangat di malam hari. Biasanya, sekoteng di sajikan oleh pedagang kaki lima yang berkeliling pada malam hari, seringkali dipadukan dengan makanan ringan lainnya. Minuman ini menjadi pilihan populer di musim hujan atau saat cuaca dingin, karena selain dapat menghangatkan tubuh, sekoteng juga memberikan rasa kenyang dan memuaskan.

Di beberapa daerah, sekoteng juga menjadi bagian dari tradisi dalam acara-acara tertentu, seperti pasar malam atau perayaan khusus. Kehangatan dari secangkir sekoteng tidak hanya terasa pada tubuh, tetapi juga dalam interaksi sosial yang tercipta antara penjual dan pembeli.

Sekoteng adalah minuman tradisional Indonesia yang kaya akan cita rasa dan manfaat kesehatan. Dengan bahan-bahan yang sederhana namun penuh rempah, sekoteng memberikan kehangatan dan kenikmatan yang tidak hanya menyegarkan tubuh tetapi juga menyatukan orang-orang dalam kebersamaan. Sebagai minuman yang penuh tradisi dan sejarah, sekoteng tetap menjadi pilihan favorit bagi banyak orang, terutama di saat cuaca dingin.

(Ati)

Related Post