
VakansiInfo, Jakarta – Libur Lebaran tak selalu harus diisi dengan mudik atau perjalanan jauh. Bagi warga ibu kota yang memilih tetap di Jakarta, kini ada cara baru menikmati liburan tanpa harus keluar kota—bahkan tanpa perlu keluar negeri.
Mengusung konsep tematik yang unik, Aston Priority Simatupang Hotel & Conference Center Jakarta menghadirkan program “Staycation to Seoul”, sebuah pengalaman menginap yang membawa suasana Korea Selatan langsung ke tengah kota.
Program ini menjadi alternatif menarik di tengah padatnya arus mudik. Alih-alih terjebak kemacetan, tamu justru diajak “berlibur” dengan konsep yang kreatif dan berbeda.
Sejak proses check-in, pengalaman sudah terasa tidak biasa. Tamu akan menerima room pass yang dirancang menyerupai paspor, lengkap dengan boarding pass ala tiket penerbangan menuju Korea. Sentuhan detail ini membuat pengalaman menginap terasa seperti memulai perjalanan ke luar negeri.
Tak hanya itu, tamu juga bisa menikmati sajian kuliner khas Korea dalam program “60 Second to Seoul”. Hidangan ini menjadi salah satu daya tarik utama, menghadirkan cita rasa autentik yang semakin melengkapi nuansa liburan ala Negeri Ginseng.
General Manager Aston Priority Simatupang Hotel & Conference Center Jakarta, Andi Gevika Rizki, menjelaskan bahwa konsep ini hadir sebagai solusi bagi masyarakat yang ingin tetap menikmati momen liburan meski tidak bepergian jauh.
“Melalui program Staycation to Seoul, kami ingin menghadirkan pengalaman liburan yang menyenangkan dan berbeda. Tidak semua orang melakukan perjalanan jauh saat Lebaran, sehingga kami menghadirkan konsep staycation tematik agar tamu tetap bisa merasakan suasana liburan yang seru, bahkan seolah sedang berada di Korea,” ujarnya.
Tren staycation sendiri kini semakin diminati, khususnya di kalangan masyarakat urban. Liburan praktis tanpa repot perjalanan jauh menjadi pilihan, terutama bagi keluarga yang ingin tetap menghabiskan waktu berkualitas bersama di momen Lebaran.
Dengan konsep berbasis pengalaman seperti ini, staycation tak lagi sekadar menginap di hotel. Lebih dari itu, menjadi cara baru untuk “pergi jauh” tanpa benar-benar meninggalkan kota. (Mur)
