Rapi Films Rilis Teaser “Yang Lain Boleh Hilang, Asal Kau Jangan”

Rapi Films Rilis Teaser “Yang Lain Boleh Hilang, Asal Kau Jangan”

Vakansiinfo, Jakarta – Bagaimana rasanya ketika orang yang paling kita cintai perlahan melupakan kita? Pertanyaan emosional inilah yang menjadi inti dari film terbaru produksi Rapi Films dan Screenplay Films berjudul Yang Lain Boleh Hilang, Asal Kau Jangan, yang resmi merilis teaser trailer perdananya.

Film ini mengangkat kisah sebuah keluarga yang diuji saat sang ibu mulai kehilangan ingatan akibat penyakit yang dideritanya. Judulnya bukan sekadar rangkaian kata puitis, melainkan sebuah ungkapan cinta dan janji seorang anak kepada ibunya.

Dilema Anak Sulung di Tengah Memudarnya Ingatan

Cerita berfokus pada Kesha (Yasmin Napper), anak sulung dari tiga bersaudara yang terbiasa mengalah demi kebutuhan keluarga. Ia hidup berdampingan dengan Kanya (Sofia Shireen), anak kedua yang berprestasi dan menjadi kebanggaan ibu, serta Karlo (Jourdan Omar), si bungsu yang membutuhkan perhatian lebih karena kondisi kesehatannya.

Di tengah dinamika tersebut, Kesha menyimpan keinginan sederhana: hidup mandiri dan mengejar mimpinya. Namun, sebelum langkah itu terwujud, kenyataan pahit datang. Sang ibu, Yuke Yolanda (Lulu Tobing), mulai kehilangan ingatan—bahkan perlahan melupakan orang-orang terdekatnya.

Baca Juga  Landing Perdana Robot Gedeg di Kerajaan Salabintana - (Part 4)

Kondisi ini membuat Kesha berada di persimpangan sulit: melanjutkan masa depan yang telah ia rancang, atau kembali untuk menjaga ibunya sebelum semua kenangan benar-benar menghilang.

Akting Emosional dan Kisah yang Relatable

Kekuatan cerita semakin terasa melalui penampilan para pemain, termasuk Ibnu Jamil sebagai sosok ayah yang tegar dan penuh tanggung jawab. Film ini menampilkan bagaimana sebuah keluarga yang awalnya hangat perlahan berubah menjadi asing karena memudarnya ingatan.

Yasmin Napper mengungkapkan bahwa memerankan Kesha memberinya perspektif baru tentang makna kehilangan. Baginya, kehilangan paling menyakitkan bukan ketika seseorang pergi secara fisik, tetapi ketika mereka masih ada namun tak lagi mengenali kita.

Kolaborasi yang Sarat Makna

Produser Sunil Samtani menyebut film ini sebagai refleksi mendalam tentang hubungan anak dan orang tua. Sementara sutradara Kuntz Agus menekankan bahwa film ini dirancang agar penonton tidak hanya menyaksikan, tetapi juga merasakan emosi yang kompleks di dalamnya.

Dengan naskah dari Alim Sudio, film ini menghadirkan kisah yang dekat dengan kehidupan banyak orang—tentang cinta, kehilangan, dan pilihan sulit dalam keluarga.

Baca Juga  Tangis Haru di Cirebon dan Medan! Roadshow & Special Screening “Air Mata di Ujung Sajadah 2” Disambut Meriah

Pada akhirnya, Yang Lain Boleh Hilang, Asal Kau Jangan mengajak penonton merenungkan satu hal: dalam hidup, mungkin banyak yang bisa hilang—kesempatan, mimpi, bahkan waktu. Namun, jangan sampai kita hilang dari hati dan ingatan orang yang paling kita sayangi. (Sam)

About The Author

Pilihan Redaksi

ASICS Luncurkan SONICSMASH™ FF, Dukung Komunitas Padel Indonesia

ASICS Luncurkan SONICSMASH™ FF, Dukung Komunitas Padel Indonesia

Passion for Planet, Aksi Nyata Hotel Ciputra Jakarta untuk Lingkungan

Passion for Planet, Aksi Nyata Hotel Ciputra Jakarta untuk Lingkungan