Sab. Agu 30th, 2025

“The Daughters of Eve”: Koleksi Bridal Spektakuler Karya Sembilan Desainer di Indonesia Fashion Week 2025

“The Daughters of Eve”: Koleksi Bridal Spektakuler Karya Sembilan Desainer di Indonesia Fashion Week 2025

Vakansiinfo — Perhelatan hari kedua BTN Indonesia Fashion Week 2025 menghadirkan momen istimewa lewat pagelaran koleksi bridal bertajuk “The Daughters of Eve”, yang dikurasi oleh kreator mode ternama Abineri Ang. Koleksi ini melibatkan sembilan desainer berbakat, yaitu Nicole Boenawan, Vanessa Khosasi, Megallery.studio by Mega Ramadhani, Naomi Humara, Color Paradise, White Petals Atelier, Cinthia Ang, Jannice Marvellyn Wong, dan Rei Nathaca.

Abineri Ang menekankan bahwa tema “The Daughters of Eve” di pilih untuk memberi kebebasan penuh bagi para desainer. Dalam mengekspresikan kreativitas mereka. “Saya ingin para perancang menciptakan karya yang sebebas-bebasnya, karena di panggung fashion. Desain justru harus lepas dari keterikatan klien,” ujar Abineri.

Nicole Boenawan membuka peragaan dengan koleksi bertema “Renewed Within”, memadukan elemen gaun pengantin dengan cheongsam. Ia mengangkat perjalanan spiritual menuju kemurnian, yang ia deskripsikan sebagai bagian dari empat tahap menuju kesempurnaan jiwa. “Debut saya di IFW ini menggambarkan proses transformasi dari pendosa menuju penyempurnaan,” ucap Nicole.

Vanessa Khosasi melanjutkan dengan koleksi “En Rêve” yang menampilkan 12 gaun A-line berkarakter lembut dan elegan. Dengan sentuhan manik dan lipit kombinasi satin serta organza. “Desain saya mencerminkan dualitas perempuan: lembut tapi kuat, feminin namun penuh ketegasan,” jelas Vanessa.

Baca Juga  SD Angkasa 12 Halim Peringati Maulid Nabi Muhammad SAW 1446 H Penuh Khidmat
Mega Ramadhani dari Megallery.studio menghadirkan “Fashion Soul”. Koleksi 12 busana dengan permainan tekstur, asimetri, dan palet warna yang menggambarkan ekspresi batin. “Koleksi ini merefleksikan praktik mindfulness dan emosi melalui kain, motif, dan warna,” kata Mega.

Naomi Humara juga menampilkan desain yang lembut namun tetap berkarakter kuat. Di ikuti oleh Color Paradise dengan koleksi unik berupa gaun panjang yang di lukis tangan dengan motif hewan sebagai simbol personalitas. “Gaun kami bukan sekadar busana, tapi cerminan dari jiwa pemakainya,” ungkap pihak Color Paradise.

White Petals Atelier menampilkan “Ball of the Seasons”, koleksi gaun yang terinspirasi dari 12 personal color sub-seasons. Di bimbing oleh Polene Tan dari Jakarta International Color Academy (JICA). “Kami ingin gaun pengantin tampil seperti kulit kedua, memperkuat pancaran batin setiap pengantin,” jelas Shalena Beatrice.

Debutan Cinthia Ang memamerkan “PERENNIALS” Spring/Summer 2026 dengan busana siang hingga malam yang kental dengan nuansa romantis dan feminin. “Debut ini adalah suara baru di dunia mode yang mengutamakan keindahan abadi dan keberlanjutan,” kata Cinthia.

Baca Juga  Sering Jadi Bumbu Dapur, Lengkuas Rempah Ajaib Kaya Manfaat

Koleksi “Iredescent” dari Jannice Marvellyn Wong hadir dalam siluet wedding ball gown yang glamor, lengkap dengan draping dan aplikasi bunga 3D. “Saya mengambil inspirasi dari busana pesta mewah favorit saya,” ujar Jannice.

Sebagai penutup, Rei Nathaca menghadirkan koleksi “ENIGMA”, berisi 12 gaun penuh misteri dan daya pikat emosional. “ENIGMA adalah perkenalan identitas brand saya yang menekankan perpaduan keanggunan dan keberanian,” kata Reinatha.

Pagelaran “The Daughters of Eve” menjadi salah satu sorotan utama di IFW 2025, menegaskan bahwa gaun pengantin bukan hanya tentang kemewahan visual, tetapi juga kedalaman makna dan ekspresi pribadi.

(Sam)

Related Post