Waspada! Ini Ciri-Ciri Oli Palsu yang Bisa Merusak Mesin Kendaraan

Waspada! Ini Ciri-Ciri Oli Palsu yang Bisa Merusak Mesin Kendaraan

VakansiInfo – Para pemilik kendaraan bermotor perlu lebih waspada saat membeli oli mesin. Pasalnya, oli palsu masih banyak beredar di pasaran dan berpotensi merugikan, bahkan merusak mesin kendaraan. Padahal, oli memiliki peran penting dalam melumasi, mendinginkan, serta membersihkan mesin agar tetap bekerja optimal, irit bahan bakar, dan tahan lama.

Sayangnya, penggunaan oli palsu justru bisa menurunkan performa kendaraan dan mempercepat kerusakan mesin. Karena itu, mengenali ciri-ciri oli palsu menjadi langkah penting agar tidak salah pilih.

1. Perhatikan kemasan

Oli palsu umumnya dikemas menyerupai produk asli, tetapi kualitas kemasannya jauh lebih buruk. Botol atau kaleng oli sering terlihat kusam, mudah rusak, bocor, atau bahkan tanpa segel yang rapi. Selain itu, oli palsu biasanya tidak dilengkapi hologram, nomor seri, atau kode produksi resmi yang bisa dicek ke produsen. Jika kemasan terlihat mencurigakan, sebaiknya hindari membeli produk tersebut.

2. Warna dan tekstur tidak wajar

Dari segi tampilan, oli palsu sering memiliki warna dan tekstur yang berbeda dibanding oli asli. Bisa terlihat terlalu encer, terlalu kental, atau keruh. Bahkan, tak jarang oli palsu mengandung kotoran, endapan, atau menimbulkan bau tidak sedap. Untuk memastikan, Anda bisa meneteskan oli ke kertas putih dan membandingkannya dengan oli asli. Jika perbedaannya mencolok, besar kemungkinan oli tersebut palsu.

3. Harga terlalu murah

Harga juga bisa menjadi indikator penting. Oli palsu biasanya di jual jauh lebih murah dari harga pasaran karena menggunakan bahan berkualitas rendah atau hasil daur ulang. Produk seperti ini umumnya juga tidak memiliki izin edar atau sertifikat resmi. Jika menemukan oli dengan harga yang tidak masuk akal, sebaiknya jangan mudah tergiur. Ingat, harga murah belum tentu aman untuk mesin kendaraan.

4. Efek buruk pada mesin

Penggunaan oli palsu biasanya langsung terasa dampaknya. Mesin bisa menjadi cepat panas, mengeluarkan suara kasar, hingga muncul asap berlebihan. Dalam jangka panjang, oli palsu juga dapat menyebabkan karat, korosi, dan kerak di dalam mesin, sehingga memperpendek usia pakai kendaraan. Jika setelah ganti oli muncul gejala tidak normal, ada kemungkinan oli yang digunakan tidak asli.

Itulah beberapa ciri oli palsu yang perlu diketahui para pemilik kendaraan bermotor. Dengan lebih teliti saat membeli oli, Anda bisa melindungi mesin kendaraan dari kerusakan dan memastikan performanya tetap optimal. Jangan sampai tergiur harga murah, karena risikonya justru bisa jauh lebih mahal.

(Fai)

About The Author

Pilihan Redaksi

Kandungan Nutrisi Air Kelapa dan Manfaatnya untuk Tubuh, Segar dan Sehat Alami

Kandungan Nutrisi Air Kelapa dan Manfaatnya untuk Tubuh, Segar dan Sehat Alami

Media Relations dalam Marketing, Kunci Membangun Brand dan Kepercayaan Publik

Media Relations dalam Marketing, Kunci Membangun Brand dan Kepercayaan Publik