
Sudahkah Tunjangan Hari Raya (THR) Anda cair?
VakansiInfo, Jakarta – Bagi banyak orang, momen ini selalu terasa menyenangkan. Saldo rekening bertambah, rencana pun langsung bermunculan: membeli baju baru, mengirim hampers, mudik, hingga mentraktir keluarga. Namun sering kali kebahagiaan itu tak berlangsung lama. Setelah Lebaran usai, barulah terasa bahwa THR habis tanpa jejak.
Masalahnya biasanya bukan pada jumlahnya, melainkan pada ketiadaan rencana. Padahal, THR adalah pemasukan tambahan di luar gaji rutin—kesempatan langka yang bisa memperkuat kondisi keuangan jika dikelola dengan bijak.
Agar keuangan tetap stabil setelah Idulfitri, berikut strategi sederhana yang bisa diterapkan:
1. Prioritaskan Kewajiban dan Berbagi (10–15%)
Sisihkan terlebih dahulu untuk zakat fitrah, sedekah, atau membantu keluarga. Selain menunaikan kewajiban, langkah ini membantu kita mengatur pengeluaran dengan lebih sadar dan terukur.
2. Lunasi Utang dan Cicilan (10–20%)
Paylater atau kartu kredit sering terasa ringan setiap bulan, tetapi bisa menumpuk tanpa disadari. Mengurangi beban ini dengan THR akan membuat kondisi finansial jauh lebih lega setelah Lebaran.
3. Alokasikan untuk Kebutuhan Lebaran (40–50%)
Mudik, hidangan khas, angpao, dan pakaian baru tetap penting karena Lebaran adalah momen kebersamaan. Namun, tetapkan batas anggaran agar pengeluaran tidak melebar.
4. Amankan Dana Darurat dan Tabungan (10–20%)
Sisihkan sebagian untuk dana darurat atau instrumen likuid seperti emas, tabungan syariah, atau reksa dana pasar uang syariah. Dana ini akan sangat membantu jika ada kebutuhan mendadak setelah hari raya.
5. Lengkapi dengan Perlindungan Keuangan
Tabungan memang penting, tetapi risiko besar seperti sakit atau kecelakaan dapat mengurasnya dalam waktu singkat. Karena itu, perlindungan finansial menjadi bagian penting dari perencanaan yang matang.
Sebagai bentuk ikhtiar yang lebih menyeluruh, Sun Life Indonesia melalui layanan syariahnya menghadirkan solusi berbasis prinsip tolong-menolong (tabarru’). Konsep ini memungkinkan peserta saling membantu menghadapi risiko kehidupan secara transparan dan sesuai prinsip syariah.
THR sejatinya bukan hanya untuk membuat Lebaran terasa meriah, tetapi juga untuk memperkuat fondasi keuangan keluarga. Dengan pembagian yang terencana—untuk kewajiban, utang, kebutuhan hari raya, tabungan, dan perlindungan—Anda tidak hanya merayakan Idulfitri dengan bahagia, tetapi juga melangkah lebih tenang setelahnya.
Selamat merencanakan THR dengan bijak, dan selamat merayakan Idulfitri bersama keluarga tercinta. (Eff)
