Borong 3 Emas di ASEAN Para Games 2025, Nur Ferry Pradana Pilih Investasikan Bonus
In

VakansiInfo, Jakarta – Di balik gemerlap medali emas yang diraih atlet, tersimpan cerita perjuangan, pengorbanan, dan tekad yang tak pernah padam. Hal itu tergambar dari sosok Nur Ferry Pradana yang tampil gemilang di ajang ASEAN Para Games 2025.

Atlet para atletik asal Medan ini sukses menyapu bersih tiga nomor lomba yang diikutinya, yakni lari 100 meter T47, 200 meter T47, dan 400 meter T47, dengan masing-masing berbuah medali emas. Prestasi tersebut tak hanya mengharumkan nama Indonesia, tetapi juga menjadi bukti konsistensi dan kerja kerasnya selama bertahun-tahun.

Bonus Jadi Bentuk Apresiasi Nyata

Keberhasilan tersebut kini berbuah manis. Ferry mengaku bersyukur setelah bonus dari pemerintah akhirnya cair. Baginya, apresiasi ini bukan sekadar angka, melainkan bentuk nyata perhatian negara terhadap atlet disabilitas.

Ia pun menyampaikan terima kasih kepada Prabowo Subianto atas dukungan yang diberikan kepada para atlet.

Menurut Ferry, bonus ini menjadi salah satu hal yang paling dinantikan setelah perjuangan panjang di arena pertandingan.

Baca Juga  Festival Olahraga Disabilitas 2025: Membangkitkan Semangat Anak Berkebutuhan Khusus di Batam

“Ini yang kami tunggu. Ketika akhirnya turun, rasanya luar biasa bahagia,” ungkapnya.

Tak Dihabiskan, Bonus Jadi Investasi Masa Depan

Berbeda dengan anggapan sebagian orang, Ferry tidak ingin menggunakan bonus tersebut untuk hal konsumtif. Ia justru memilih langkah yang lebih bijak dengan mengalokasikannya untuk kebutuhan jangka panjang.

Sebagian bonus akan digunakan sebagai tambahan modal usaha, sementara sisanya dipersiapkan untuk investasi, termasuk pendidikan anak.

Baginya, penting bagi seorang atlet untuk memikirkan masa depan sejak dini, mengingat karier olahraga memiliki batas waktu.

“Sebisa mungkin dimaksimalkan untuk investasi,” ujarnya.

Langkah ini sekaligus menjadi pesan penting bagi atlet lain agar lebih bijak dalam mengelola keuangan, sehingga hasil jerih payah di lapangan bisa memberikan manfaat berkelanjutan.

Cedera Tak Menghentikan Semangat

Di balik prestasi gemilang tersebut, Ferry ternyata harus berjuang melawan cedera lutut yang sudah dirasakannya sejak tampil di Thailand. Saat ini, ia tengah fokus menjalani pemulihan agar bisa kembali ke performa terbaiknya.

Namun, kondisi tersebut tidak menyurutkan semangatnya. Ferry justru menjadikannya sebagai tantangan untuk bangkit lebih kuat.

Baca Juga  Robi Syianturi Pertajam Rekor Nasional Half Marathon di Casablanca Marathon 2025

Ia kini membidik ajang berikutnya, yakni ASEAN Para Games di Malaysia, yang juga menjadi momen spesial karena menandai 10 tahun perjalanannya di pemusatan latihan nasional (pelatnas).

Target Baru, Semangat yang Sama

Dengan pengalaman dan pencapaian yang telah diraih, Ferry memiliki tekad kuat untuk kembali memberikan yang terbaik bagi Indonesia. Ia ingin membuktikan bahwa keterbatasan bukanlah penghalang untuk meraih prestasi.

Perjalanan panjangnya di dunia olahraga telah mengajarkan banyak hal, mulai dari disiplin, kerja keras, hingga pentingnya ketahanan mental.

Kisah Nur Ferry Pradana menjadi inspirasi bahwa kemenangan sejati bukan hanya soal medali, tetapi juga tentang bagaimana seseorang mampu bangkit, bertahan, dan memberi dampak bagi masa depan.

Di tengah segala tantangan, ia tetap melangkah—membawa harapan, semangat, dan kebanggaan untuk Indonesia. (Fai)

About The Author

Author

vakansiinfooffcial@gmail.com

Related Posts