Jembatan Kaca Bromo di Seruni Point, Spot Wisata yang Bikin Deg-degan
4 mins read

Jembatan Kaca Bromo di Seruni Point, Spot Wisata yang Bikin Deg-degan

VakansiInfoGunung Bromo memang selalu punya alasan untuk kembali dikunjungi. Selain sunrise, lautan pasir, kawah, hingga Bukit Teletubbies, kini ada pengalaman lain yang bisa dicoba wisatawan, yaitu Jembatan Kaca Bromo di Seruni Point.

Seperti namanya, jembatan ini menawarkan sensasi berjalan di atas lantai kaca sambil menikmati panorama pegunungan dari ketinggian.

Dari atas jembatan, wisatawan bisa melihat bentang alam Bromo dengan Gunung Bromo, Gunung Batok, hingga Gunung Semeru sebagai latar. Buat pencinta fotografi atau yang gemar berburu konten, tempat ini tentu menarik untuk masuk dalam itinerary liburan.

Jembatan Kaca Bromo Aman untuk Wisatawan

Jembatan Kaca Bromo memiliki panjang sekitar 130 meter dan menjadi salah satu daya tarik baru di kawasan Seruni Point.

Sebelum dibuka untuk wisatawan, jembatan ini telah melalui proses pengujian dan kelayakan untuk memastikan aspek keselamatannya.

Meski begitu, sensasi berjalan di atas lantai kaca tetap bisa membuat jantung berdebar. Dari atas jembatan, wisatawan dapat melihat area di bawah kaki sekaligus menikmati panorama pegunungan.

Kehadiran jembatan kaca juga membuat Seruni Point semakin menarik. Kawasan ini bukan hanya tempat menikmati sunrise, tetapi juga menawarkan pengalaman wisata yang berbeda.

Fasilitas di Seruni Point

Selain jembatan kaca, kawasan Seruni Point dilengkapi berbagai fasilitas penunjang.

Ada amphitheater, plaza, area parkir, jalur pedestrian, hingga gardu pandang yang dapat digunakan wisatawan untuk menikmati suasana sekitar.

Waktu pagi dan sore juga bisa menjadi pilihan menarik bagi pemburu foto. Cahaya matahari yang lebih lembut dapat membuat panorama pegunungan terlihat semakin dramatis.

Berapa Harga Tiket Jembatan Kaca Bromo?

Harga tiket Jembatan Kaca Bromo untuk wisatawan domestik disebut sekitar Rp55.000, sedangkan wisatawan mancanegara dikenakan tarif sekitar dua kali lipat.

Baca Juga  World Tourism Day Golf Challenge 2023, Bali Usung Promosi Wisata Alam dan Geopark

Namun, perlu diingat bahwa tiket jembatan kaca berbeda dengan tiket masuk Taman Nasional Bromo Tengger Semeru.

Jadi, jika ingin menjelajahi beberapa destinasi Bromo sekaligus, siapkan anggaran tambahan untuk tiket masuk sesuai lokasi yang akan dikunjungi.

Harga maupun ketentuan tiket dapat berubah, sehingga sebaiknya cek informasi terbaru sebelum berangkat.

Jam Buka Jembatan Kaca Bromo

Jembatan Kaca Bromo dapat dikunjungi pada pagi hingga sore hari.

Jika ingin mendapatkan suasana yang lebih nyaman, kamu bisa datang sekitar pukul 08.00–10.00 WIB atau 15.30–17.00 WIB.

Pada waktu tersebut, sinar matahari biasanya tidak terlalu terik. Datang lebih pagi juga bisa menjadi pilihan jika ingin menghindari antrean.

Perlu Naik Jeep untuk ke Jembatan Kaca?

Kalau ingin mengeksplorasi Bromo, menggunakan Jeep bisa menjadi pilihan yang lebih praktis.

Medan menuju sejumlah destinasi wisata Bromo memiliki jalan yang menanjak dan berliku. Dengan kendaraan yang sesuai dan pengemudi yang memahami medan, perjalanan bisa terasa lebih nyaman.

Apalagi, wisatawan biasanya tidak hanya datang untuk melihat jembatan kaca. Banyak yang sekaligus mengunjungi sunrise point, kawah, savana, Pasir Berbisik, dan destinasi lainnya.

Tips Liburan ke Jembatan Kaca Bromo

Sebelum berangkat, jangan lupa menyiapkan beberapa hal berikut:

  • Bawa jaket. Suhu di kawasan Bromo bisa cukup dingin, terutama pagi hari.
  • Gunakan sepatu yang nyaman. Pilih alas kaki dengan grip yang baik agar lebih nyaman ketika berjalan.
  • Bawa barang secukupnya. Tas yang terlalu berat bisa membuat perjalanan kurang nyaman.
  • Siapkan kamera atau smartphone. Panorama dari Seruni Point sayang kalau dilewatkan.
  • Cek kondisi cuaca. Cuaca pegunungan dapat berubah sewaktu-waktu, sehingga penting melihat prakiraan cuaca sebelum berangkat.
Baca Juga  Menikmati Keindahan Pantai Batu Hiu, “Si Sirip Hiu” dari Selatan Pangandaran

Periode Mei hingga September sering menjadi pilihan wisatawan karena kondisi cuaca cenderung lebih mendukung. Namun, kondisi aktual tetap perlu diperhatikan sebelum perjalanan.

Pilihan Penginapan di Sekitar Bromo

Kalau ingin lebih santai mengeksplorasi Bromo, menginap di sekitar kawasan wisata bisa menjadi pilihan.

Beberapa akomodasi yang dapat dipertimbangkan antara lain Plataran Bromo Resort, Jiwa Jawa Resort, Lava View Lodge, Cafe Lava Hostel, dan Bromo Terrace Hotel.

Pilihan penginapan bisa disesuaikan dengan kebutuhan, mulai dari resort dengan fasilitas lengkap hingga akomodasi yang lebih ramah di kantong.

Destinasi Wisata yang Bisa Dikunjungi Sekaligus

Sudah jauh-jauh ke Bromo, sayang kalau hanya mengunjungi Jembatan Kaca.

Kamu bisa memasukkan beberapa destinasi lain dalam itinerary, seperti Penanjakan, Bukit Kingkong, Bukit Cinta, Kawah Bromo, Savana, Pasir Berbisik, hingga Pura Luhur Poten.

Menggunakan Jeep bisa menjadi pilihan praktis jika ingin mengunjungi beberapa lokasi dalam satu perjalanan.

Jembatan Kaca Bromo di Seruni Point menawarkan pengalaman berbeda untuk menikmati keindahan kawasan Bromo.

Selain panorama Gunung Bromo, Batok, dan Semeru, wisatawan juga bisa merasakan sensasi berjalan di atas lantai kaca dari ketinggian.

Dengan fasilitas yang semakin lengkap, tempat ini bisa menjadi salah satu pilihan menarik untuk kamu yang sedang merencanakan liburan ke Bromo.

Jadi, sudah siap menguji nyali di Jembatan Kaca Seruni Point? (Fai)

About The Author